News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka usai pernyataannya soal 'ulama dan pesantren di Madura dalam
Rabu, 15 April 2026 - 01:02 WIB
Sekjen PKS, Aboe Bakar Al Habsyi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka usai pernyataannya soal 'ulama dan pesantren di Madura dalam pusaran narkoba' viral di media sosial dan menuai polemik luas. Khususnya di kalangan ulama dan masyarakat Madura.

Aboe Bakar mengaku telah dipanggil oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas ucapannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan tak kuasa menahan tangis saat memberikan klarifikasi di hadapan publik.

“Panggilan ini saya penuhi dengan baik, karena saya merasa bertanggung jawab apa yang saya katakan,” ucap Aboe Bakar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026). 

Dengan suara bergetar, ia menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

“Saya harus mengatakan saya minta maaf. Minta maaf yang dalam karena menurut saya memang bahasa saya terlalu globalisir dan salah. Sekali lagi saya minta maaf,” ucapnya sambil terisak.

Ia menjelaskan, pemanggilan tersebut terkait potongan video pernyataannya dalam rapat kerja bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) beberapa waktu lalu, yang kemudian memicu kegaduhan.

“Hari ini saya dipanggil MKD memberikan keterangan sehubungan dengan potongan video pernyataan saya dalam rapat kerja bersama BNN ya, yang kemudian menimbulkan polemik di tengah masyarakat khususnya di kalangan ulama dan masyarakat Madura,” jelasnya.

Secara khusus, ia menyampaikan permintaan maaf kepada ulama dan masyarakat di empat kabupaten di Madura.

“Pertama, saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada ulama, kiai, mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep,” ujarnya.

Aboe Bakar menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk menghina atau menyudutkan ulama maupun pesantren.

“Tidak ada niat sedikit pun saya untuk menghina, menyudutkan para ulama, nggak ada. Itu guru-guru yang saya cintai semua,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pernyataannya sebelumnya disampaikan dalam konteks keprihatinan terhadap maraknya peredaran narkoba.

“Perlu saya jelaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks keprihatinan agar tidak masuk ke wilayah-wilayah pesantren dan masyarakat,” katanya.

Namun ia mengakui cara penyampaiannya keliru hingga menimbulkan multitafsir.

“Saya ulangi lagi pernyataan saya kurang tepat, sehingga menimbulkan multitafsir,” ucapnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, ia mengaku telah berupaya melakukan klarifikasi langsung kepada para tokoh di Madura.

“Saya sudah mencoba mendatangi semua tokoh-tokoh ini nanti saya akan berusaha mendatangi mereka semua sesuai kemampuan saya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa ulama dan pesantren memiliki peran penting dalam menjaga moral bangsa, termasuk dalam upaya pencegahan narkoba.

“Ulama dan pesantren adalah pilar utama dalam menjaga moral dan akhlak bangsa,” katanya.

Terakhir, Aboe Bakar menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran penting agar lebih berhati-hati dalam berbicara di ruang publik.

“Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan di ruang publik. Saya berkomitmen untuk terus menjaga etika, kehormatan, dan marwah sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia,” tandasnya.

Perlu diketahui, polemik ini bermula dari pernyataan Habib Aboe dalam rapat dengar pendapat di DPR bersama Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dan Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso pada Selasa (7/4), yang membahas RUU Narkotika dan Psikotropika.

Dalam forum tersebut, Habib Aboe meminta aparat menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah pihak di Madura, termasuk kalangan ulama dan lingkungan pesantren, dalam peredaran narkoba.

“Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa?,” ucap Habib Aboe.

Ia menilai besarnya keuntungan dalam bisnis narkoba menjadi salah satu faktor yang menarik keterlibatan oknum.

“Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia mengaku khawatir praktik tersebut melibatkan pihak-pihak yang memiliki posisi atau pengaruh tertentu, termasuk jaringan bisnis besar yang beroperasi di wilayah perbatasan dan pesisir.

“Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, saya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak. Karena ini, atau pebisnis-pebisnis besar. Kita harus pikirkan itu daerah-daerah perbatasan, daerah-daerah pinggiran laut, dan sebagainya,” tambahnya. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persikotas Tutup Gelaran Piala Presiden di Babak 16 Besar dengan Kemenangan

Persikotas Tutup Gelaran Piala Presiden di Babak 16 Besar dengan Kemenangan

Langkah Persikotas Tasikmalaya dipastikan terhenti di babak 16 besar setelah hasil minor di dua pertandingan sebelumnya hingga akhirnya ditutup dengan kemenangan. 
LPG Melon Mau Diganti, Bahlil Ungkap Uji Coba Tabung CNG 3 kg segera Tuntas Juli

LPG Melon Mau Diganti, Bahlil Ungkap Uji Coba Tabung CNG 3 kg segera Tuntas Juli

Pemerintah saat ini mengkaji pemakaian CNG agar bisa menjadi alternatif pengganti tabung LPG 3 kilogram agar segera mengurangi ketergantungan impor energi.
Bojan Hodak Batal Pimpin Harimau Malaya? FAM Resmi Tunjuk Sosok Ini Sebagai Pelatih Timnas Malaysia

Bojan Hodak Batal Pimpin Harimau Malaya? FAM Resmi Tunjuk Sosok Ini Sebagai Pelatih Timnas Malaysia

Sebelumnya, nama Bojan Hodak santer terdengar sebagai pelatih baru Timnas Malaysia menggantikan Peter Cklamovski. Sampai akhirnya, FA Malaysia resmi menunjuk Tan Cheng Hoe sebagai pelatih interim Timnas Malaysia. 
Penyelundupan Narkoba Lewat Oseng-Oseng Cumi di Lapas Jakarta Berhasil Digagalkan, Pelaku Dijanjikan Imbalan Rp500 Ribu

Penyelundupan Narkoba Lewat Oseng-Oseng Cumi di Lapas Jakarta Berhasil Digagalkan, Pelaku Dijanjikan Imbalan Rp500 Ribu

Penyelundupan narkoba yang dibawa pengunjung ke Lapas Narkotika Jakarta secara tersembunyi di dalam makanan oseng-oseng cumi berhasil digagalkan. 
Upaya Memutus Rantai Kemiskinan Dimulai dari Ruang Belajar Anak-anak

Upaya Memutus Rantai Kemiskinan Dimulai dari Ruang Belajar Anak-anak

Pengamat pendidikan menilai keberadaan ruang belajar alternatif di lingkungan masyarakat memiliki peran penting, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses ke pendidikan.
Duetkan Dua Murid Valentino Rossi di MotoGP 2027, Massimo Rivola Yakin Pecco dan Bezzecchi Bisa BAya Aprilia Berjaya

Duetkan Dua Murid Valentino Rossi di MotoGP 2027, Massimo Rivola Yakin Pecco dan Bezzecchi Bisa BAya Aprilia Berjaya

Aprilia akan mengandalkan dua murid Valentino Rossi yakni Francesco Bagnaia dan Marco bezzecchi untuk gelaran MotoGP 2027.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Selengkapnya

Viral