News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Timur Tengah Memanas, LPEI Target Pembiayaan Ekspor Tembus Rp40 Triliun di 2026

Permintaan pembiayaan ekspor dari pelaku usaha nasional masih terjaga kuat, tanpa tanda-tanda pelemahan signifikan.
Sabtu, 18 April 2026 - 10:37 WIB
Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Gresik, tvOnenews.com – Di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik yang terus memanas, khususnya di kawasan Timur Tengah, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank justru menunjukkan sikap agresif.

Permintaan pembiayaan ekspor dari pelaku usaha nasional masih terjaga kuat, tanpa tanda-tanda pelemahan signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman menegaskan, bahwa hingga saat ini geliat eksportir dalam mengakses pembiayaan tetap tinggi, meskipun tekanan global meningkat.

“Permintaan pembiayaan masih tinggi, sejauh ini belum berpengaruh,” ujar Sulaeman dalam acara media briefing Kementerian Keuangan di Gresik, Jawa Timur, dikutip Sabtu (18/4/2026).

Kinerja solid tersebut tercermin dari total portofolio pembiayaan LPEI yang mencapai sekitar Rp36 triliun sepanjang 2025. Angka ini mencakup pembiayaan komersial serta Penugasan Khusus Ekspor (PKE) yang menjadi instrumen penting dalam mendukung program strategis nasional.

Memasuki 2026, LPEI memasang target ambisius dengan proyeksi pertumbuhan pembiayaan sekitar 10 persen secara tahunan, mendekati Rp40 triliun. Strategi ekspansi difokuskan pada penyeimbangan portofolio antarsegmen guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

“Kalau kita total sekarang itu Rp 36 triliun portofolio LPEI pada tahun lalu. Target tahun ini kita bertumbuh sekitar 10 persen,” ujar Sulaeman.

Lebih lanjut, Sulaeman menjelaskan bahwa pertumbuhan pembiayaan tidak akan bertumpu pada satu segmen saja. Segmen korporasi diperkirakan tumbuh moderat di bawah 10 persen, sementara sektor usaha kecil, menengah, dan komersial justru didorong lebih agresif dengan target pertumbuhan di atas 10 persen.

Namun, tekanan geopolitik mulai terasa di sejumlah lini. Industri manufaktur menjadi salah satu sektor yang paling rentan, terutama karena ketergantungan terhadap bahan baku impor.

Selain itu, eksportir yang menyasar pasar negara terdampak konflik juga mulai menghadapi tantangan, termasuk pembatalan pesanan dari kawasan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, dampak tersebut dinilai belum menyebar luas. LPEI melihat peluang tetap terbuka lebar di pasar nontradisional yang relatif lebih stabil dan tidak terdampak konflik.

Sebagai langkah antisipatif, LPEI menggenjot strategi diversifikasi pasar ekspor melalui skema PKE. Kawasan Afrika dan Asia Selatan kini menjadi target ekspansi baru untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengumumkan struktur organisasi yang baru Badan Gizi Nasional (BGN).
Internet Bukan Hanya Soal Kecepatan, Stabilitas Kini Jadi Prioritas, Ini Kriteria yang Perlu Diperhatikan

Internet Bukan Hanya Soal Kecepatan, Stabilitas Kini Jadi Prioritas, Ini Kriteria yang Perlu Diperhatikan

Kebutuhan internet rumah di Indonesia terus berubah seiring meningkatnya aktivitas digital. Stabilitas jaringan, latency rendah, dan kemampuan mendukung banyak perangkat kini
Belum Main Bareng Megawati Hangestri, Setter Nomor 1 Korea Sudah Bikin Rival Hyundai Hillstate Waspada

Belum Main Bareng Megawati Hangestri, Setter Nomor 1 Korea Sudah Bikin Rival Hyundai Hillstate Waspada

Megawati Hangestri dipastikan akan mendapat dukungan dari salah satu setter terbaik Korea Selatan saat memperkuat Hyundai Hillstate pada musim 2026-2027.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengumumkan struktur organisasi yang baru Badan Gizi Nasional (BGN).
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Mensesneg Bocorkan Penyebab Utama Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Mensesneg Bocorkan Penyebab Utama Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Seperti diketahui, BGN adalah
Komentar Menohok Dasco Terkait Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana, Singgung Tata Kelola dan Kerjasama

Komentar Menohok Dasco Terkait Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana, Singgung Tata Kelola dan Kerjasama

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad lontarkan komentar menohok usai Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala BGN. Selain itu Dasco
Ditanya soal Pencopotan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Irma Suryani: Saya Sudah Wanti-wanti dari Awal

Ditanya soal Pencopotan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Irma Suryani: Saya Sudah Wanti-wanti dari Awal

Pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, ternyata menyedot perhatian publik hingga menuai komentar elite politik, seperti Anggota Komisi IX DPR RI, Irma
Selengkapnya

Viral