News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Soroti Sistem Pangan Nasional, Sebut Masih Temukan Kerentanan

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menyoroti soal sistem pangan nasional yang dinilai masih rentan. Beberapa hal ini jadi tantangan besar.
Sabtu, 18 April 2026 - 19:40 WIB
ilustrasi lahan pertanian.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menyoroti soal sistem pangan nasional yang dinilai masih rentan.

Di dalam Konferensi Studi Nasional (KSN) PMKRI, pada tahun 2026 kerentanan pangan menjadi masalah mendasar yang bisa memiliki dampak luas terhadap perekonomian, keadilan ekologis, dan perlindungan masyarakat adat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait ketahanan pangan nasional, hal yang harus disoroti bukanlah semata terkait produksi, tapi juga kebijakan yang berkelanjutan.

Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan KSN PMKRI menilai kedaulatan pangan belum memberi dampak signifikan meskipun telah ditetapkan sebagai prioritas pembangunan nasional.

PMKRI menyoroti masih terdapat ketimpangan kebijakan. Hal ini dapat dilihat dari produktivitas sektor pertanian yang dinilai masih rendah.

Ketua Presidisium Pengurus Pusat PMKRI, Susan menegaskan pihaknya akan terus mengawal kebijakan terkait ketahanan pangan berdasarkan hasil KSN.

“PMKRI berkomitmen untuk mengawal hasil KSN ini melalui langkah advokasi yang konkret dan berkelanjutan. Kami akan memastikan bahwa rekomendasi ini menjadi bagian dari proses pengambilan kebijakan yang berpihak pada rakyat, petani, dan masyarakat adat,” kata Susan, Sabtu (18/4/2026).

Mengutip data BPS, sektor pertanian menyerap sekitar 29 tenaga kerja nasional. Akan tetapi, hal ini tidak banyak berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yakni sekitar 12-13 persen.

Fenomena alam seperti El Nino yang terjadi tahun 2023-2024 juga menekan hasil panen dan mengganggu produksi di berbagai daerah.

PMKRI kemudian menyoroti dari perspektif ekologis, bahwa program-program strategis nasional misalnya food estate masih belum sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Bahkan, beberapa kajian mengungkapkan proyek ini mengalami tantangan serius, seperti degradasi lahan gambut hingga produktivitas yang rendah.

Deforestasi dalam beberapa tahun terakhir juga masih berada dalam angka ratusan ribu hektare per tahun. PMKRI menilai hal ini akan berdampak pada daya lingkungan yang menurun.

Oleh karenanya, salah satu yang didorong PMKRI adalah percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Organisasi mahasiswa ini juga menilai konflik agraria masih marak terjadi karena kebijakan yang belum partisipatif.

Berdasarkan data Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), setidaknya terjadi 200-300 konflik yang melibatkan puluhan ribu kepala keluarga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Sherly Tjoanda Ukir Sejarah, Pemprov Maluku Utara Naik Kelas dengan Raihan WTP dari BPK RI

Gubernur Sherly Tjoanda Ukir Sejarah, Pemprov Maluku Utara Naik Kelas dengan Raihan WTP dari BPK RI

Kepemimpinan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali mendapat sorotan positif setelah Pemerintah Provinsi Malut sukses meraih opini WTP dari BPK RI.
ASC Padel Team Pasang Target Tinggi, Incar Prestasi di Turnamen Internasional

ASC Padel Team Pasang Target Tinggi, Incar Prestasi di Turnamen Internasional

Kehadiran tim tersebut tidak hanya ditujukan untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi nasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Terungkap! Ruben Onsu Sudah Pernah Menegur Soal Anak dan Giorgio Antonio, Jawaban Sarwendah Malah Bikin Kaget

Terungkap! Ruben Onsu Sudah Pernah Menegur Soal Anak dan Giorgio Antonio, Jawaban Sarwendah Malah Bikin Kaget

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait keterlibatan anak-anak mereka dalam aktivitas media sosial kini memasuki babak baru.
Ratusan Kios Ilegal Dibongkar Sapol PP di Jalur Puncak Cianjur

Ratusan Kios Ilegal Dibongkar Sapol PP di Jalur Puncak Cianjur

Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membongkar 160 kios ilegal di kawasan Puncak Pass-Segar Alam Sabtu (13/6)
Gandeng Kejaksaan hingga KPK, Pertamina Patra Niaga Gelar Mitigasi Risiko Hukum dalam Bisnis Impor Minyak Mentah

Gandeng Kejaksaan hingga KPK, Pertamina Patra Niaga Gelar Mitigasi Risiko Hukum dalam Bisnis Impor Minyak Mentah

Selain memitigasi risiko hukum dalam bisnis impor minyak mentah, forum diskusi yang digelar Pertamina Patra Niaga ini juga menyoroti tentang penguatan tata kelola.
Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia, Kemenangan Tiga Set atas Lebanon Buat Posisi Mediol Yoku Cs Melesat

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia, Kemenangan Tiga Set atas Lebanon Buat Posisi Mediol Yoku Cs Melesat

Update ranking dunia Timnas Voli Putri Indonesia setelah melakoni pertandingan terakhir di fase grup AVC Women's Cup 2026 menghadapi juru kunci Pool B, Lebanon.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru musim 2026/2027. Mantan gelandang AC Milan, dan Liverpool itu dipercaya memimpin Neroverdi.
Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Sabtu 13 Juni: Catat Hasil Impresif di Hari Pertama, McLaren Siap Ganggu Dominasi Mercedes

Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Sabtu 13 Juni: Catat Hasil Impresif di Hari Pertama, McLaren Siap Ganggu Dominasi Mercedes

Jadwal F1 GP Catalunya 2026 masuki hari krusial pada Sabtu 13 Juni dengan agenda sesi Latihan Bebas 3 dan kualifikasi di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly, memberikan komentarnya terkait Muhammad Ferarri yang tidak mendapat kesempatan bermain pada FIFA Matchday Juni 2026.
Selengkapnya

Viral