News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapal Perang AS di Selat Malaka, Menlu Sugiono Tegas: Ini Bukan Ancaman, Tapi Hak Internasional

Kapal perang AS diketahui melintasi Selat Malaka yang menjadi jalur laut vital yang berbatasan langsung dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada Sabtu, 18 April 2026.
Rabu, 22 April 2026 - 18:14 WIB
Menlu RI Sugiono (kiri) dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kemunculan kapal perang Amerika Serikat (AS) di Selat Malaka sempat memicu sorotan publik. Namun, pemerintah menegaskan bahwa kehadiran militer asing di jalur strategis tersebut bukanlah fenomena baru, melainkan bagian dari praktik hukum internasional yang telah lama berlaku.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut aktivitas kapal perang AS di kawasan itu merupakan bagian dari patroli rutin yang dikenal sebagai Freedom of Navigation Patrol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kira mereka biasa ya, patroli di kawasan. Ada yang namanya Freedom of Navigation Patrol, kan. Itu bukan baru kok, bukan sesuatu yang baru,” ucap Menlu Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Kapal perang AS tersebut diketahui melintasi Selat Malaka pada Sabtu, 18 April 2026—jalur laut vital yang berbatasan langsung dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Lintasannya yang strategis menjadikan kawasan ini sebagai salah satu choke point paling sibuk di dunia.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Tunggul, menegaskan bahwa perlintasan kapal asing, termasuk kapal perang, di wilayah tersebut dilindungi oleh hukum internasional melalui skema Hak Lintas Transit.

“Menanggapi kapal asing yang melintas di Selat Malaka, bahwa hak kapal, termasuk kapal perang yang melintas di perairan tersebut merupakan Hak Lintas Transit (Transit Passage),” kata Tunggul dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, status Selat Malaka sebagai jalur pelayaran internasional memberikan legitimasi bagi kapal asing untuk melintas tanpa hambatan, sebagaimana diatur dalam United Nations Convention on the Law of the Sea.

“Menurutnya, hak transit tersebut sah menurut Pasal 37, 38 dan 38 United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS),” jelas dia.

Indonesia sendiri telah meratifikasi United Nations Convention on the Law of the Sea melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985, yang secara resmi mengakui Selat Malaka sebagai bagian dari jalur pelayaran internasional.

Meski demikian, TNI AL menegaskan bahwa kebebasan melintas bukan berarti tanpa batas. Setiap kapal yang melintasi perairan Indonesia tetap wajib mematuhi aturan keselamatan dan perlindungan lingkungan laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama kapal asing tersebut lintas transit juga tidak boleh melanggar ketentuan sesuai dengan Convention on the International Regulations for Preventing Collisions at Sea (COLREG) 1972 tentang pencegahan tubrukan di laut dan Marine Pollution (Marpol) tentang pencegahan pencemaran berasal dari kapal,” ungkap Tunggul.

Pemerintah memastikan, di tengah dinamika geopolitik global, Indonesia tetap berpegang pada prinsip hukum internasional sekaligus menjaga kedaulatan wilayahnya—tanpa terjebak dalam ketegangan yang tidak perlu. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Pemerintah Indonesia tengah merancang proyek ambisius untuk membangun jaringan jalur kereta api sepanjang 2.772 kilometer di Pulau Kalimantan. 
Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Seorang petani dilaporkan meninggal dunia di tempat, Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara dua orang lainnya menderita luka serius setelah tersambar petir pada Rabu (22/4).
Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Pembalap muda Morgan Holindo Sonmoahi menargetkan hasil lebih baik pada putaran ketiga Eshark Rok Cup setelah berhasil meraih podium ketiga pada seri kedua di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Baru Pemulihan, Lukaku Kembali Tumbang! Mimpi ke Piala Dunia Terancam

Striker Napoli, Romelu Lukaku, kembali mendapat pukulan telak dalam proses pemulihan kebugarannya. Penyerang asal Belgia itu dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani rehabilitasi di negaranya.
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.

Trending

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Dari Belakang ke Podium, Morgan Holindo Curi Perhatian di Eshark Rok Cup

Pembalap muda Morgan Holindo Sonmoahi menargetkan hasil lebih baik pada putaran ketiga Eshark Rok Cup setelah berhasil meraih podium ketiga pada seri kedua di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Pemerintah Indonesia tengah merancang proyek ambisius untuk membangun jaringan jalur kereta api sepanjang 2.772 kilometer di Pulau Kalimantan. 
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Teknologi XPS Hadir di Indonesia untuk Kepentingan Riset, Alat Ini Bisa Ungkap Rahasia Material Skala Nano

Salah satu instrumen yang menjadi andalan para ilmuwan adalah X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS), sebuah teknologi berbasis efek fotolistrik yang mampu mengungkap
Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Tragedi di Tengah Sawah: Petir Sambar Tenda Petani di Agam Sumbar, Satu Orang Meninggal Dunia

Seorang petani dilaporkan meninggal dunia di tempat, Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara dua orang lainnya menderita luka serius setelah tersambar petir pada Rabu (22/4).
Selengkapnya

Viral