Komunikasi Terakhir Keluarga dengan Mendiang Ain: Minta Dijemput hingga Telepon Terakhir Tidak Diangkat
- Medsos Kompas
Jakarta, tvOnenews.com - Tragedi kecelakaan kereta api di Bekasi Timur menyisakan luka mendalam, terutama bagi keluarga korban. Di antara nama yang berpulang, sosok Nur Ainia Eka Rahmadhynna atau yang akrab disapa Ain menjadi salah satu kisah yang paling menyentuh.
Ain, karyawati Kompas TV, sempat dinyatakan hilang kontak sebelum akhirnya dipastikan menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin malam (27/4/2026).
Komunikasi Terakhir yang Tak Terjawab
Momen terakhir komunikasi antara Ain dan keluarganya kini menjadi kenangan yang menyisakan kesedihan. Adik korban, Zhafa, mengungkapkan bahwa kakaknya sempat pulang kerja dan berencana dijemput seperti biasa.
Namun, komunikasi yang semula terlihat normal berubah menjadi kepanikan ketika Ain tidak lagi bisa dihubungi.
“Kak, angkat teleponnya,” cerita Zhafa kala melakukan siaran langsung dengan Kompas TV siang ini, Selasa (28/4/2026) saat mencoba menghubungi Ain yang tak merespons.
Awalnya, keluarga mengira ponsel Ain hanya tidak aktif atau kehabisan daya. Namun, seiring waktu berlalu, kekhawatiran mulai muncul.
Ponsel Masih Aktif, Tapi Tak Ada Jawaban
Menurut penuturan keluarga, hingga waktu subuh ponsel Ain sebenarnya masih bisa dihubungi. Nada sambung masih terdengar, bahkan pesan WhatsApp masih masuk.
Hal ini sempat memberi harapan bahwa Ain dalam kondisi baik.
“Dari Subuh, HP kakak masih bisa dihubungi dan WhatsApp-nya masih berdering,” ungkap Zhafa.
Namun situasi berubah drastis ketika memasuki pagi hari.
Sekitar pukul 07.00 WIB, ponsel Ain mendadak tidak aktif. Upaya menghubungi kembali tidak lagi membuahkan hasil.
Di titik itulah keluarga mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
Pelacakan Terakhir di Stasiun Bekasi
Upaya pencarian pun dilakukan secara mandiri oleh keluarga. Berdasarkan pelacakan terakhir, posisi ponsel Ain terdeteksi berada di kawasan Stasiun Bekasi.
Kakak dan ayah korban langsung bergerak menuju lokasi, termasuk mendatangi sejumlah rumah sakit di Bekasi untuk mencari informasi.
Namun hingga saat itu, belum ada kepastian mengenai keberadaan Ain.
Kabar kecelakaan kereta yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek baru diketahui keluarga melalui grup WhatsApp pada malam hari.
Load more