News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 60 persen Rakyatnya Petani, Gubernur Sherly Tjoanda ingin Bangun Infrastruktur: Keterbatasan Jual ke Pasar

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara ingin membangun infrastruktur secara masif. Guna membangun ekonomi dari berbagai sektor.
Rabu, 29 April 2026 - 10:03 WIB
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram Sherly Tjoanda @s_tjo

Jakarta,tvonenews.com- Bagi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kemudahan rakyat dalam beraktivitas ialah prioritasnya, termasuk konektivitas ke Pasar.

Konektivitas ini bermaksud ingin membangun ekonomi yang baik untuk Maluku Utara sendiri. Sherly Tjoanda masih melihat adanya keterbatasan akses menjual hasil panen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara tersebut tinggi. Namun belum sejalan dengan pembangunan infrastruktur.

Menurut Gubernur Maluku Utara itu sekitar 60 persen rakyatnya adalah pekerja sebagai Petani.

"Sebanyak 60 persen penduduk merupakan petani dan 20 persen nelayan, namun mereka kesulitan membawa hasil produksi ke pasar karena keterbatasan jalan dan jembatan," jelasnya, dikutip dari antara, Rabu (29/4).

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram Sherly Tjoanda @s_tjo

Sejalan dengan Sherly Tjoanda Laos, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan pelabuhan penyeberangan di beberapa wilayah.

Ditambah, juga butuh penambahan frekuensi kapal Tol Laut guna menekan biaya logistik.

"Tanpa konektivitas jalan, jembatan, dan pelabuhan, biaya logistik akan tetap tinggi dan masyarakat tidak merasakan manfaat pembangunan," pesan Sherly.

Usulannya tersebut, semuanya disampaikan dalam rapat bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI pada masa reses di Ternate.

Dalam mewujudkan hal itu, Sherly menyebut pemerintah daerah menghadapi pemotongan anggaran dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) yang secara total mencapai Rp3,5 triliun.

Sehingga mengharapkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Guna membangun infrastruktur tadi.

Sherly menyebutkan dana usulannya sebesar Rp2,9 triliun. Itu semua dikelola dalam sejumlah program prioritas meliputi pembangunan dan perbaikan jalan provinsi.

Kemudian ada juga, percepatan pembangunan ibu kota Sofifi, serta penguatan konektivitas kawasan industri melalui pembangunan ruas Maba–Sagea.

Pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan akses bandara melalui ruas Trans Kie Raha guna memangkas waktu tempuh dari Sofifi ke bandara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Sherly juga menyoroti status Sofifi yang hingga kini belum memiliki kode wilayah mandiri dan masih berada di bawah administrasi Kota Tidore Kepulauan.

"Kami mendorong agar Sofifi segera memiliki kode wilayah sendiri untuk mempercepat pembangunan," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, anak korban kecelakaan kereta di Bekasi menceritakan chat terakhir ibunya kepada dirinya. 
Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karsioglu mendapatkan sambutan hangat dari Duta Besar Turki, Talip Küçükcan usai membawa Megawati Hangestri dan kawan-kawan mempertahankan gelar juara di Proliga 2026.
“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

“Mamah Pulang Malam” Chat Terakhir Guru Nurlaela ke Anak Semata Wayang Sebelum Tewas dalam Tragedi Kereta Bekasi

Pesan singkat itu diterima sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu sang anak menanyakan keberadaan ibunya yang belum pulang.
Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos

Menurut Sandhi, dugaan sementara mengarah pada masalah teknis berupa gangguan kelistrikan pada taksi listrik tersebut,
Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Usai Kecelakaan Maut di Bekasi, Dedi Mulyadi Murka Soal Perlintasan Liar Kereta: Jangan Ada Korban Lagi!

Menurut Dedi Mulyadi, penyelesaian persoalan ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu institusi. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah pusat, operator perkeretaapian, pemerintah daerah, hingga warga sekitar jalur rel.
Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

Alasan KNVB Tak Mau Lihat NAC Breda Menangkan Tuntutan dalam Kasus Dean James: Liga Belanda dalam Bahaya!

KNVB tidak akan menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan dalam kasus Dean James. Sebab, hal itu akan berdampak kepada Liga Belanda secara keseluruhan.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral