News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Kasus Jeni Rahmadial Fitri, Dari Klinik Kecantikan hingga Jadi Tersangka

Kronologi Jeni Rahmadial Fitri dari dugaan praktik medis ilegal hingga ditetapkan tersangka. Kasus ini rugikan banyak korban dengan dampak serius.
Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB
Jeni Rahmadial
Sumber :
  • Instagram @jennyrahma55

 

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus yang menyeret nama Jeni Rahmadial Fitri terus menjadi perhatian publik. Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai finalis Puteri Indonesia 2024 ini kini terjerat kasus dugaan praktik medis ilegal yang menimbulkan korban dengan dampak serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut kronologi lengkap Jeni Rahmadial Fitri hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Awal Mula: Promosi Klinik dengan Diskon Besar

Kronologi Jeni Rahmadial Fitri bermula dari aktivitas bisnisnya sebagai Direktur Arauna Beauty Clinic di Pekanbaru. Dalam operasionalnya, Jeni Rahmadial Fitri diduga menawarkan berbagai layanan kecantikan dengan strategi promosi diskon besar-besaran.

Modus ini menarik perhatian banyak calon pelanggan. Korban yang tergiur kemudian mendaftar untuk menjalani berbagai tindakan perawatan, termasuk prosedur yang tergolong tindakan medis.

Dugaan Tindakan Medis Tanpa Izin

Seiring berjalannya waktu, muncul dugaan bahwa Jeni Rahmadial Fitri tidak hanya menjalankan bisnis kecantikan, tetapi juga melakukan tindakan medis secara langsung.

Dalam kronologi Jeni Rahmadial Fitri, ia disebut-sebut melakukan prosedur operasi terhadap sejumlah klien tanpa memiliki kompetensi maupun izin resmi sebagai tenaga medis.

Lebih jauh, Jeni Rahmadial Fitri juga diduga mengaku sebagai dokter, padahal tidak memiliki:

  • Surat Tanda Registrasi (STR)

  • Surat Izin Praktik (SIP)

Fakta ini menjadi titik krusial dalam perkembangan kasus Jeni Rahmadial Fitri.

Korban Mulai Mengalami Dampak Serius

Kronologi Jeni Rahmadial Fitri berlanjut ketika sejumlah korban mulai merasakan dampak negatif setelah menjalani tindakan di klinik tersebut.

Para korban dilaporkan mengalami:

  • Kerusakan pada bagian wajah

  • Luka serius hingga cacat permanen

  • Trauma psikologis mendalam

Jumlah korban yang terdata mencapai sekitar 15 orang. Dampak yang dialami memperkuat dugaan bahwa tindakan yang dilakukan dalam kasus Jeni Rahmadial Fitri tidak sesuai standar medis.

Laporan Resmi Dilayangkan ke Aparat

Kasus Jeni Rahmadial Fitri mulai masuk ke ranah hukum setelah laporan resmi diajukan pada 25 November 2025. Kuasa hukum korban kemudian mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan dari para korban.

Dalam proses ini, pihak kuasa hukum juga memperoleh konfirmasi dari Ikatan Dokter Indonesia yang menyatakan bahwa Jeni Rahmadial Fitri bukan seorang dokter dan tidak terdaftar secara resmi.

Temuan ini semakin memperkuat posisi hukum dalam kronologi Jeni Rahmadial Fitri.

Penyelidikan Polisi dan Penguatan Bukti

Setelah laporan diterima, aparat kepolisian mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus Jeni Rahmadial Fitri. Proses ini mencakup pemeriksaan saksi, korban, serta pengumpulan dokumen pendukung.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau yang dipimpin oleh Ade Kuncoro Ridwan kemudian mendalami dugaan pelanggaran yang dilakukan.

Dalam kronologi Jeni Rahmadial Fitri, penyelidikan ini menjadi tahap penting sebelum penetapan status hukum.

Jeni Rahmadial Fitri Ditetapkan sebagai Tersangka

Puncak dari kronologi Jeni Rahmadial Fitri terjadi ketika pihak kepolisian resmi menetapkan dirinya sebagai tersangka. Tidak hanya itu, Jeni Rahmadial Fitri juga langsung menjalani penahanan.

Ia dijerat dengan:

  • Pasal 429 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

  • Juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

Penetapan ini menandai bahwa kasus Jeni Rahmadial Fitri telah memasuki tahap hukum yang lebih serius.

Kasus Jeni Rahmadial Fitri Jadi Sorotan Publik

Kronologi Jeni Rahmadial Fitri yang melibatkan dunia kecantikan dan dugaan praktik medis ilegal memicu perhatian luas dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Jeni Rahmadial Fitri yang sebelumnya dikenal lewat prestasi kini menjadi perbincangan karena kasus hukum yang menimpanya. Peristiwa ini juga memunculkan kekhawatiran terkait maraknya praktik layanan kecantikan yang tidak memenuhi standar medis.

Kasus Jeni Rahmadial Fitri sekaligus menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam memilih layanan, terutama yang berkaitan dengan tindakan medis. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadin Sambut Baik Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, Harap Kebijakan Lingkungan Berjalan Seiring dengan Industri

Kadin Sambut Baik Jumhur Hidayat sebagai Menteri LH, Harap Kebijakan Lingkungan Berjalan Seiring dengan Industri

Pengalaman Jumhur Hidayat di bidang ketenagakerjaan dan hubungan industrial menjadi bekal penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan lingkungan dan keberlanjutan industri.
Bhayangkara FC Tutup Mata dengan Kondisi Persib yang Dikudeta Borneo FC di Puncak Klasemen

Bhayangkara FC Tutup Mata dengan Kondisi Persib yang Dikudeta Borneo FC di Puncak Klasemen

Bhayangkara FC akan menjamu Persib Bandung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Jika Persib mengalahkan Bhayangkara FC, Maung Bandung akan kembali berada di puncak klasemen. 
Hasil Drawing Piala Uber 2026: Berstatus Sebagai Juara Grup C, Indonesia Tantang Tuan Rumah di Babak Perempat Final

Hasil Drawing Piala Uber 2026: Berstatus Sebagai Juara Grup C, Indonesia Tantang Tuan Rumah di Babak Perempat Final

Hasil Drawing Piala Uber 2026 untuk babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung mulai dari besok, Kamis (30/4/2026).
Akses Sempit Hambat Pemadaman, Kebakaran Rumah di Jatipulo Dipicu Korsleting Listrik

Akses Sempit Hambat Pemadaman, Kebakaran Rumah di Jatipulo Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran di Jatipulo Jakarta Barat dipicu korsleting listrik, akses sempit hambat pemadaman, kerugian Rp30 juta tanpa korban jiwa.
Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dipindah ke Jakarta, Keluarga Pilih RS Dekat Rumah

Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dipindah ke Jakarta, Keluarga Pilih RS Dekat Rumah

Korban kecelakaan kereta Bekasi dipindah ke RS Jakarta, kondisi membaik usai operasi dan tidak mengalami patah tulang.
Reaksi Media Vietnam usai John Herdman Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala ASEAN 2026

Reaksi Media Vietnam usai John Herdman Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala ASEAN 2026

Media Vietnam menyoroti keputusan John Herdman yang memanggil 23 pemain Timnas Indonesia untuk pemusatan latihan jelang Piala ASEAN 2026, kekuatan skuad garuda.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral