News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Bekasi Timur Picu Desakan Percepatan Double-Double Track, DPR Soroti Sistem Keselamatan KRL

Kecelakaan kereta di Bekasi Timur dorong percepatan double-double track. DPR nilai proyek ini penting untuk kurangi kepadatan dan tingkatkan keselamatan.
Rabu, 29 April 2026 - 18:11 WIB
Bantu Pengguna KRL, KAI Commuter Sediakan Shuttle Bus usai Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Sumber :
  • dok viva semarang/ KAI Commuter

Jakarta, tvOnenews.com - Desakan percepatan pembangunan double-double track (DDT) menguat setelah insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Jawa Barat. Tragedi yang menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya itu dinilai menjadi alarm serius bagi pengelolaan transportasi rel di kawasan padat seperti Jabodetabek.

Anggota Komisi V DPR RI, Rofik Hananto, menegaskan bahwa percepatan pembangunan double-double track merupakan solusi jangka panjang untuk mengurangi kepadatan jalur kereta, khususnya lintas Jakarta–Cikarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Double-Double Track Jadi Solusi Kemacetan Jalur KRL

Menurut Rofik, keberadaan double-double track akan memberikan dampak signifikan terhadap operasional kereta api. Dengan jalur ganda yang lebih terpisah, frekuensi perjalanan dapat diatur lebih baik dan konflik antar kereta dapat diminimalkan.

“Dengan double track, frekuensi dan pergerakan kereta bisa lebih teratur, mengurangi kepadatan, serta meminimalkan potensi konflik,” ujarnya.

Proyek double-double track sendiri selama ini memang digadang-gadang sebagai solusi untuk memisahkan jalur kereta jarak jauh dan kereta komuter, yang saat ini masih berbagi lintasan.

Kronologi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Insiden yang terjadi pada Senin (27/4/2026) melibatkan kereta Commuter Line Cikarang dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

Berdasarkan penjelasan Kementerian Perhubungan, kronologi kecelakaan bermula dari tabrakan antara KRL Bekasi–Cikarang dengan sebuah mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian tersebut:

  • Petugas menghentikan kereta lain (PLB 5568) di Stasiun Bekasi Timur

  • Kereta Argo Bromo Anggrek yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya gagal berhenti sempurna

  • Tabrakan pun tidak terhindarkan

Peristiwa ini menyebabkan korban jiwa dan luka dalam jumlah besar, sekaligus memicu evaluasi besar-besaran terhadap sistem keselamatan kereta.

Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api

Rofik menekankan bahwa selain percepatan double-double track, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ia meminta PT Kereta Api Indonesia dan pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh.

Beberapa poin yang disorot antara lain:

  • Sistem sinyal darurat

  • Kecepatan komunikasi antar masinis

  • Protokol penghentian kereta di jalur padat

  • Pengawasan dan disiplin petugas

Menurutnya, sistem keselamatan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.

Perlintasan Sebidang Jadi Titik Rawan

Kecelakaan ini juga menyoroti bahaya perlintasan sebidang. Rofik menilai perlu ada penegakan aturan yang lebih tegas terhadap pengendara yang melintasi jalur kereta.

Ia mengingatkan bahwa kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak seperti kendaraan biasa. Dalam kondisi tertentu, jarak pengereman kereta bisa mencapai ratusan hingga ribuan meter.

Karena itu, pelanggaran di perlintasan sebidang menjadi salah satu faktor risiko utama dalam kecelakaan kereta.

Double-Double Track Dinilai Mendesak

Dengan meningkatnya volume perjalanan kereta di wilayah aglomerasi, proyek double-double track dinilai semakin mendesak untuk direalisasikan secara menyeluruh.

Keberadaan double-double track diyakini dapat:

  • Memisahkan jalur KRL dan kereta jarak jauh

  • Mengurangi kepadatan lintasan

  • Meningkatkan keselamatan perjalanan

  • Mengoptimalkan jadwal operasional

Desakan ini menjadi semakin kuat pasca kecelakaan Bekasi Timur, yang memperlihatkan betapa rentannya sistem yang ada saat ini.

Tragedi Jadi Momentum Pembenahan

Insiden di Bekasi Timur menjadi momentum bagi pemerintah dan operator untuk mempercepat reformasi sistem perkeretaapian nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Percepatan pembangunan double-double track tidak lagi sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Dengan tekanan dari DPR dan perhatian publik yang tinggi, langkah konkret diharapkan segera diambil agar sistem transportasi rel Indonesia menjadi lebih aman dan andal di masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dorong Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital, Telkom Buka Peluang Cuan Lewat Program Sobat Indibiz

Dorong Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital, Telkom Buka Peluang Cuan Lewat Program Sobat Indibiz

Program SOBIZ yang diluncurkan Telkom dirancang sebagai wadah bagi perempuan untuk memperoleh tambahan penghasilan dengan menjadi agen pemasaran layanan digital Indibiz.
AC Milan Kena Scam Investasi Bodong, Striker Rp600 Miliar Milik Rossoneri Gagal Total dan Terancam Didepak dari San Siro

AC Milan Kena Scam Investasi Bodong, Striker Rp600 Miliar Milik Rossoneri Gagal Total dan Terancam Didepak dari San Siro

Masa depan Christopher Nkunku di AC Milan berada di persimpangan jalan. Performa yang belum konsisten membuat manajemen klub mempertimbangkan opsi melepasnya.
Belum Tendang Bola, Media Vietnam Sudah Peringatkan John Herdman Hal Ini di Timnas Indonesia

Belum Tendang Bola, Media Vietnam Sudah Peringatkan John Herdman Hal Ini di Timnas Indonesia

Media Vietnam langsung memberi sorotan tajam kepada John Herdman bahkan sebelum Timnas Indonesia memulai laga di Piala ASEAN 2026, menilai komposisi pemain.
Tak Kapok Insiden Bekasi Timur, Mobil Putih Terobos Palang Perlintasan KA di Kota Yogyakarta Bikin Publik Geram

Tak Kapok Insiden Bekasi Timur, Mobil Putih Terobos Palang Perlintasan KA di Kota Yogyakarta Bikin Publik Geram

Aksi nekat seorang pengemudi mobil berwarna putih kembali memicu kemarahan publik setelah terekam menerobos palang pintu perlintasan JPL 349 petak antara Stasiun Lempuyangan-Maguwo, Kota Yogyakarta pada Rabu (29/4/2025) siang. 
Tak Ingin Pakai Tanda Tangan Elektronik, Rektor UII Pilih ‘Wiridkan’ Doa pada 200 Ribu Ijazah Mahasiswa

Tak Ingin Pakai Tanda Tangan Elektronik, Rektor UII Pilih ‘Wiridkan’ Doa pada 200 Ribu Ijazah Mahasiswa

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Fathul Wahid mengaku telah menandatangani 200.000 Ijazah tanpa menggantikannya dengan tanda tangan elektronik.
Bursa Transfer Belum Dibuka, AC Milan Kebut 2 Negosiasi Jelang Kompetisi Berakhir: Rampungkan Kesepakatan Mario Gila dan Leon Goretzka

Bursa Transfer Belum Dibuka, AC Milan Kebut 2 Negosiasi Jelang Kompetisi Berakhir: Rampungkan Kesepakatan Mario Gila dan Leon Goretzka

AC Milan menunjukkan keseriusan dalam membangun ulang kekuatan tim untuk musim depan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas skuad demi target juara.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral