Prabowo: Saya Tak Rela Pejabat yang Dipercaya Rakyat, Kerja Sama dengan Pengusaha Brengsek!
- dok.Youtube Setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang digelar di Monumen Nasional (Monas) pada Jumat, 1 Mei 2025.
Dalam kesempatan itu Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kaum buruh yang selalu mendukung pemerintahannya.
"Saya ucapkan terima kasih atas undangan kepada saya, untuk hadir hari ini bersama saudara-saudara sekalian. Ini kehormatan bagi saya, saya merasa bahwa kaum buruh selalu mendukung saya sekian kali dan saya merasa jadi presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja seluruh Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo mengaku bertekad dalam memperjuangan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Terutama, para buruh yang hidupnya masih sulit.
Ia menegaskan bahwa tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
"Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang dalam kepentingan seluruh rakyat Indonesia dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit, itu adalah tugas saya dan itu adalah tugas pemerintah yang saya pimpin dan itu adalah tekad kami, kami tidak akan gentar. Kami tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia," ungkapnya.
Kepala Negara juga mengaku tak rela ada anak-anak dan ibu-ibu di Indonesia yang kelaparan hingga tak bisa memberikan susu.
Tak hanya itu, Prabowo juga tak rela para menterinya yang diberi kepercayaan oleh masyarakat, malah bekerja sama dengan pengusaha curang dan serakah
"Saya tidak rela, pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha pengusaha brengsek, dengan pengusaha pengusaha serakah," lanjutnya.
Ia juga menyinggung soal Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) yang baru disahkan. Prabowo menegaskan menghormati jerih payah pekerja di Indonesia.
Ia mengatakan bahwa UU PPRT juga pertama kali dalam sejarah Indonesia.
"UU PPRT belum pernah ada, selama ini pekerja-pekerja rumah tangga entah dibayar upah berapa, tidak jelas. Sekarang, pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan UU PPRT. Saya terima kasih, saya terharu, saya diundang di tengah-tengah saudara," ucap Prabowo.
Load more