Polisi Ungkap Taksi Green SM Berhenti Mendadak Sebelum Tertabrak KRL di Bekasi, Diduga karena Pengaruh Medan Magnet
- TikTok @jakartainsidecom/X @TMCPoldaMetro
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap soal pemeriksaan sementara mengenai ada atau tidaknya pengereman dalam peristiwa taksi Green SM tertemper KRL di wilayah Bekasi, beberapa waktu lalu.
Kepala Seksi Kumpul Olah dan Kaji Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe mengatakan, hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa taksi tersebut memang berhenti seketika.
“(Taksi) Berhenti seketika,” kata Sandhi, kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Sandhi menerangkan, hal tersebut terjadi diduga adanya medan magnet, pihaknya masih melakukan pendalaman.
“(Dugaan karena medan magnet) Sedang kami dalami,” jelas Sandhi.
Ia menambahkan, akan melakukan gelar perkara untuk membuat peristiwa menjadi terang.
“Pasti gelar perkara akan dilakukan untuk kepentingan penyidikan yang transparan dan profesional,” tutur Sandhi.
Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mengungkapkan insiden taksi tertemper KRL yang diduga memicu tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) naik ke tahap penyidikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, saat ini perkara tersebut ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Terkait tentang update perkara kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, ini ditangani dalam proses penyelidikan dan penyidikan, ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dan ini sudah naik tingkat
penyidikan, tahap penyidikan,” kata Budi, di Monas, Kamis (30/4/2026).
Lebih lanjut, Budi mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman CCTV.
“Kalau naik penyidikan itu, ini proses lidik sampai dengan proses sidik. Artinya kita juga masih melakukan pendalaman terkait tentang saksi-saksi ke mana arah pidananya dalam proses penanganan ini. Sehingga harus ada pendalaman,” jelas Budi.
Sementara itu, Budi mengatakan, saat ini Puslabfor Mabes Polri juga sudah turun tangan untuk melihat penyebab apakah ini karena sistem kelistrikan, apakah sinyal dari komunikasi yang terputus.
“Nah ini masih kita dalami karena memang kita melihat kejadian baru beberapa hari lalu,” ungkap Budi. (Ars)
Load more