News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidak Tambang Batu Kapur Karawang, Dedi Mulyadi Heran Dulu Minta Ditutup tapi Kini Harap Dibuka Lagi: Saya Gak Suka

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bingung warga Desa Tamansari, Pangkalan, Karawang minta perizinan tambang batu kapur untuk pabrik semen dibuka lagi.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:59 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sidak lokasi tambang batu kapur untuk pabrik semen di karst Karawang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Karawang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kembali menyidak tambang batu kapur di wilayah Kecamatan Tegalwaru, Karawang, Kamis (30/4/2026).

Dedi Mulyadi didampingi Wakil Bupati Karawang, H. Maslani dan jajaran. Dalam kunjungan itu, ia memfokuskan evaluasi perusahaan terhadap dokumen AMDAL dan legalitas perizinan operasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah itu, Dedi Mulyadi dihampiri oleh Kades Tamansari, Pangkalan, Karawang, Ai Ratnaningsih. Tujuannya menyampaikan suara masyarakat menyikapi perizinan tambang pabrik semen PT Mas Putih Belitung di Desa Tamansari, Pangkalan, Karawang.

KDM sapaan akrabnya kembali bertanya alasan warga unjuk rasa meminta pemerintah mengevaluasi kegiatan pertambangan pada 2025. Pasalnya, lokasi tambang berada di kawasan karst Karawang.

"Ibu dulu dan masyarakat protesnya karena apa? Apa pelanggaran yang dilakukan yang dirasakan oleh warga?," tanya Dedi Mulyadi dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Sabtu (2/5/2026).

Dedi Mulyadi Temukan Fakta Terbaru Alasan Tambang di Karst Karawang Minta Ditutup

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan Kades Tamansari, Pangkalan, Karawang terkait perizinan tambang batu kapur untuk pabrik semen di kawasan karst
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan Kades Tamansari, Pangkalan, Karawang terkait perizinan tambang batu kapur untuk pabrik semen di kawasan karst
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi memahami salah satu keresahan warga akibat perusahaan tidak berkomunikasi. Menurutnya, hal itu bukan menjadi permasalahan utama.

"Bukan karena tidak ngobrol dengan Kades, bukan karena tidak baik dengan tokoh masyarakat, saya nggak mau bukan itu standarnya," terangnya.

Ia menyimpulkan penyebab warga unjuk rasa karena berkaitan dengan kondisi lingkungan. Keberadaan tambang kapur untuk pabrik semen dinilai tidak memenuhi standar lingkungan.

"Standarnya ingin lingkungan yang ada teknokraktiknya kan," lanjutnya.

Ai Ratnaningsih mengatakan, salah satu poin dari unjuk rasa tahun lalu terletak pada dampak kendaraan. Banyak mobil bermuatan besar melintasi jalan di Pangkalan hingga Tegalwaru, Karawang.

"Waktu itu salah satu penuntutannya karena memang jalan (rusak)," ungkap Ai.

KDM tidak membantah hal tersebut. Truk hingga kontainer bermuatan besar dari pabrik pertambangan itu membuat kondisi jalan rusak.

"Artinya, truknya melewati jalan, akhirnya terjadi kerusakan jalan. Pertanyaannya adalah selain perusahaan ini, ada nggak yang truk, kontainernya gede-gede lewat sini?," tanya KDM lagi.

Ai mengaku truk bermuatan besar milik perusahaan pertambangan itu tidak ada yang melewati Desa Tamansari. Namun, masih banyak mobil dioperasikan dari PT Juishin Indonesia lewat di kawasan karst.

KDM Kaget Tambang Pabrik Semen Diminta Kembali Dibuka di Karst Karawang

Di balik percakapan itu, KDM mengetahui kedatangan Kades Tamansari. Ai berusaha menyampaikan keinginan warga agar perusahaan pertambangan kembali dibuka pemerintah. 

Mantan Bupati Purwakarta ini merasa heran pemerintah diminta kembali membuka perizinan pertambangan dari anak perusahaan PT Juishin Indonesia.

"Pertanyaannya kenapa ibu merekomendasikan mengizinkan kembali sekarang?," tanya Dedi Mulyadi.

Ai menjelaskan, pihak perusahaan tambang pabrik semen tersebut telah beritikad baik kepada masyarakat sekitar. Ia mengungkapkan sudah ada komunikasi terhadap warga.

"Dengan kami pemerintahan desa juga. Kebetulan perusahaan siap memenuhi, Pak," imbuh Ai.

Dedi Mulyadi justru menilai keinginan tersebut mengacu pada aspek bersifat personal. Ia memahami itikad dari perusahaan menyadarkan warga setempat.

Hingga pada akhirnya, masyarakat luluh dan membuat gerakan agar perusahaan tambang batu kapur di kawasan tersebut kembali dibuka pemerintah.

Gubernur Jabar ini menegaskan, cara tersebut justru telah salah. Ia menolak keinginan itu karena dinilai tidak konsisten terhadap tujuan awalnya menjaga lingkungan di kawasan karst

"Setelah itu didekati, kemudian diizinkan. Saya tuh paling nggak suka. Jadi, kalau orang harus konsisten, kalau pelanggaran lingkungan mau itu disuap, dikasih duit, dikasih sembako tetap enggak boleh direkomendasi. Itu cara saya memimpin," jelasnya.

Kenapa Warga Minta Tambang Batu Kapur di Karst Karawang Dibuka?

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi meminta pertanyaan berikutnya terkait keinginan warga. Ia menyinggung dampak lingkungan apabila tambang kembali dioperasikan secara legal.

Menurut KDM, pembakaran kapur untuk pabrik semen menciptakan kepulan asap hitam yang pekat. Baginya, hal itu rentan terjadinya polusi udara hingga pelanggaran lingkungan.

Tidak hanya itu, asap hitam tebal dari pembakaran batu kapur itu juga bisa mengganggu kesehatan masyarakat setempat. Ia mengatakan, kondisi ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut.

"Kenapa ibu enggak ada tindakan juga? Enggak diprotes untuk ditutup?," tanya KDM.

Ai menjelaskan alasan pemerintah desa tidak menutup tambang batu kapur tersebut. Pertama, perusahaan mengajak Pemda Karawang merencanakan relokasi tempat operasional pertambangan.

"Kalau untuk ditutup, itu sesuatu hal yang sangat tidak mungkin," terang Kades Tamansari tersebut.

Dedi Mulyadi menegaskan, pemerintah desa harus bersikap objektif. Ia mempertanyakan tempat menjadi tujuan relokasi untuk operasional pertambangan yang baru.

Kemudian, KDM mengulik seputar jaminan untuk pekerja lainnya. Mulai dari BPJS Kesehatan, jaminan hari tua, kecelakaan kerja, dan sebagainya.

Ia memahami kehadiran perusahaan tambang sebagai salah satu sumber ekonomi warga sekitar. Namun, ia juga harus melihat dari aspek dampak kepulan asap hitam yang mencemari lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mengambil langkah menangani tambang di karst Karawang secara berkeadilan. Ia meminta beberapa perusahaan tambang dijadikan satu wadah dan harus menemukan lokasi relokasi yang tepat untuk kebutuhan operasional barunya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral