News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Target Besar Gubernur Dedi Mulyadi, bakal Bebaskan Jabar dari Kabel Semrawut pada 2029: Merusak Wajah Kota

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menargetkan kabel telekomunikasi dan listrik di Jabar yang semrawut tertata rapi lewat sistem bawah tanah pada 2029.
Rabu, 6 Mei 2026 - 04:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkap langkah strategisnya. Hal ini sebagai target besarnya untuk Jabar ke depannya.

Dedi Mulyadi mengungkapkan komitmen terus menata besar-besaran terhadap infrastruktur di Jabar. Fokus utamanya mencakup penataan digitalisasi kabel telekomunikasi lewat sistem bawah tanah (underground).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menyampaikan target untuk Jabar khusus pada tahun 2029. Ia berkomitmen akan melakukan pola integrasi pembangunan dalam penataan jaringan kabel telekomunikasi dan listrik di Jabar.

KDM sapaan akrabnya meyayangkan banyak kabel yang semrawut di pusat-pusat Kabupaten/Kota. Menurutnya, hal itu sangat berbahaya hingga merusak keindahan tata ruang kota di Jawa Barat.

"Saya tidak ingin lagi melihat kabel bergelantungan di jalan-jalan kota. Itu merusak kota dan berbahaya," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya dikutip, Rabu (6/5/2026).

Dedi Mulyadi Targetkan Kabel di Pusat Kota di Jabar Sudah Rapi pada 2029

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mempunyai komitmen serius. Jaringan kabel telekomunikasi dan listrik tersebar di pusat-pusat kota sudah rapi.

Mantan Bupati Purwakarta itu menjelaskan, target tersebut akan mulai digarap besar-besaran pada 2029. Maka dari itu, ia akan mengalihkan posisi penataan kabel lewat sistem underground.

"Target kita jelas, pada 2029, kota-kota di Jawa Barat sudah bebas dari kabel semrawut," tegasnya.

Maka dari itu, ia mengadakan pertemuan di awal Mei 2026. Di dalamnya membahas terkait penataan kabel yang tidak tertata rapi.

KDM mendorong pemerintah mengajak kerja sama kepada sejumlah pihak. Mulai dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dan perusahaan penyedia layanan internet.

KDM Ungkap Rencana Awal Penataan Kabel Semrawut di Jabar

Lebih lanjut, KDM menyampaikan dari hasil pertemuan tersebut. Salah satunya rencana mengenai tahap awal penataan kabel di pusat-pusat kota di Jabar.

Gubernur Jabar ini mengatakan, penataan akan dimulai dari kawasan Gedung Sate, Kota Bandung. Alasannya lantaran kawasan ini merupakan pusat pemerintahan di Jabar.

Ia menambahkan, jika penataan berjalan sempurna di kawasan Gedung Sate, Pemprov Jabar akan memperluas ke berbagai wilayah perkotaan di Provinsi Jawa Barat.

Pria berusia 55 tahun ini mencontohkan perluasan penataan setelah dilakukan di kawasan Gedung Sate, salah satunya Karawang. Nantinya, pemerintah akan melibatkan operator telekomunikasi dan asosiasi terkait.

"Kami mulai dari pusat dulu, misalnya dari Gedung Sate. Itu kan simbol, kalau di sana rapi, daerah lain harus ikut," terangnya.

Dedi Mulyadi memberikan penilaian terkait keberadaan kabel semrawut. Ia yang suka dengan estetika pemandangan tentu tidak menginginkan persoalan ini berada di Jabar.

Kata dia, selain mengganggu pemandangan, persoalan kabel telekomunikasi dan listrik yang semrawut juga berdampak pada keselamatan masyarakat.

Kemudian, kabel-kabel yang tidak terurus juga menyangkut pada efisiensi tata kota. Maka dari itu, Pemprov Jabar menargetkan penataan hal ini setidaknya pada 2029.

"Kabel yang tidak tertata itu rawan putus, rawan kebakaran, dan membahayakan masyarakat. Ini bukan sekadar soal enak dilihat, tapi soal keamanan," jelasnya.

Maka dari itu, Dedi Mulyadi menginginkan program penataan kabel melalui sistem bawah tanah berjalan efektif. Ia pun memberikan penekanan terhadap integrasi pekerjaan infrastruktur di Jabar.

Kata KDM, minimal tidak ada lagi kegiatan pembongkaran fasilitas yang terjadi secara berulang. Contohnya terletak pada pembangunan trotoar, kemudian dibongkar akibat banyak kabel.

"Semua harus masuk satu sistem sejak awal. Sekali kita bangun, harus tuntas. Jangan ada gali-tutup yang merusak fasilitas publik," minta dia secara tegas.

Mantan anggota DPR RI ini menyadari target ini tidak bisa dijalankan sendiri oleh Pemprov Jabar. Ia mendesak pemerintah kabupten dan kota ikut terlibat dalam komitmen tersebut.

Ia menambahkan, setidaknya pemerintah daerah menggunakan pola yang sama. Tujuannya untuk menghindari ketimpangan penataan antarwilayah sehingga nantinya akan bersifat merata.

"Provinsi dan kabupten/kota harus satu pola. Kalau tidak, yang rapi hanya sebagian, tapi yang lain tetap semrawut," ucapnya.

Dalam penutupnya, Dedi Mulyadi menyampaikan alasan utama dari penataan kabel bawah tanah. Hal ini menjadi bagian dari transformasi besar pemerintah membuat kota modern agar Jabar semakin rapi dan aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita ingin kota-kota di Jawa Barat naik kelas-lebih tertib, lebih aman, dan punya standar infrastruktur yang baik. Ini bukan proyek jangka pendek, ini fondasi masa depan Jawa Barat," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Piala Dunia 2026: Argentina, Prancis dan Norwegia Lolos 32 Besar, 1 Wakil Asia Gugur

Klasemen Piala Dunia 2026: Argentina, Prancis dan Norwegia Lolos 32 Besar, 1 Wakil Asia Gugur

Klasemen Piala Dunia 2026, Selasa (23/6/2026), hadirkan sejumlah kepastian. Daftar tim 32 besar telah bertambah setelah Argentina, Prancis, dan Norwegia lolos.
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara

Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara

Dalam rangka memperingati Hari Menstruasi Sedunia (Menstrual Hygiene Day) 2026, UNICEF Indonesia, Kimberly Clark-KC Softex dan SPEAK Indonesia sebagai penyelenggara berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara
Pentas Karya "LENTERA AKSA", Wadah Kreativitas Siswa Satu Panggung Seribu Cerita

Pentas Karya "LENTERA AKSA", Wadah Kreativitas Siswa Satu Panggung Seribu Cerita

SD Negeri Model Sleman sukses menggelar acara "Pentas Karya" bertajuk "Lentera Aksa: Satu Panggung Seribu Cerita" yang diselenggarakan di Aula Grha Garuda SD Negeri Model Sleman.
Polisi Ungkap Motif Pelemparan Molotov di Koja, Ternyata Dipicu Masalah Asmara

Polisi Ungkap Motif Pelemparan Molotov di Koja, Ternyata Dipicu Masalah Asmara

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto menyebutkan, permasalahan ini dipicu akibat masalah asmara. Terduga pelaku cemburu dengan kekasih baru mantan istrinya.
Piala Dunia 2026: Reaksi Berkelas Haaland Usai Cetak Brace dan Bantu Norwegia Pecah Rekor 28 Tahun

Piala Dunia 2026: Reaksi Berkelas Haaland Usai Cetak Brace dan Bantu Norwegia Pecah Rekor 28 Tahun

Erling Haaland kembali menjadi pahlawan Norwegia usai membawa timnya menaklukkan Senegal 3-2 di lanjutan Grup I Piala Dunia 2026, Selasa (23/06/2026) pagi WIB.
Hadiri Puncak Bakti Kesehatan, Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat dan Anggota

Hadiri Puncak Bakti Kesehatan, Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat dan Anggota

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan puncak bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat III Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026). 

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Diduga Korupsi Dana Hibah Pariwisata Rp68,5 M, Kejari Sleman Tahan Anggota DPRD RA

Kejari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menahan seorang anggota DPRD setempat berinisial RA terkait kasus dugaan korupsi penyelewengan dana hibah pariwisata
Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Detik-detik Polres Metro Bekasi Sita 1.825 Butir Obat Keras Ilegal di Tarumajaya

Beredar kabar terkait detik-detik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi menyita 1.825 butir obat keras daftar G dalam pengungkapan kasus peredaran obat
Trump Cabut Sanksi Minyak Iran Sementara, IAEA Boleh Masuk, Ekspor Bebas ke AS hingga Agustus 2026

Trump Cabut Sanksi Minyak Iran Sementara, IAEA Boleh Masuk, Ekspor Bebas ke AS hingga Agustus 2026

Pemerintahan Amerika Serikat (AS) untuk sementara dilaporkan mencabut sanksi terhadap penjualan minyak Iran. Hal ini menindaklanjuti salah satu komitmen utama
Selengkapnya

Viral