GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tukang Rujak Cabuli Siswi SD, Ternyata Tetangga Dekat Korban dan Keluarga Kenal Sejak Lama

Tukang rujak di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap siswi SD.
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:50 WIB
Ilustrasi pencabulan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tukang rujak di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap siswi SD.

Atas perbuatannya, tukang rujak tersebut terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatres PPA/PPO Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nunu Suparmi mengatakan pelaku sudah ditangkap dan diproses.

"Sudah ditangkap, sudah diproses. Disangkakan Pasal 473 KUHP tentang Tindak Pidana Persetubuhan dan atau Perbuatan Cabul terhadap Anak, ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujarnya, Selasa (19/5/2026). 

Nunu menyebut pelaku merupakan tetangga dekat korban yang telah dikenal keluarga sejak lama.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku bukanlah guru ngaji yang memanfaatkan statusnya sebagai guru ngaji untuk melancarkan aksi pencabulan itu.

"Bukan sebagai guru ngaji, melainkan sebagai tetangga dekat yang sudah dikenal korban sejak korban berumur lima tahun," terangnya. 

“Kedua orang tua korban mempunyai pekerjaan yang pulang terkadang sampai larut malam sehingga sering menitipkan korban ke pelaku," sambungnya.

Nunu menyebut kedekatan itu membuat korban percaya. Terlebih lagi pelaku sering memberikan uang Rp5-10 ribu hingga jajanan kepada korban.

Pelaku mengaku melakukan aksi bejatnya sejak sekitar tahun 2022 hingga terakhir sekitar bulan Maret 2026 sebanyak empat kali di berbagai lokasi. 

Awalnya, sambung Nunu, orang tua korban tidak tahu apa-apa soal kejadian yang selama ini menimpa anak mereka karena korban juga takut memberi tahu kejadian yang dialaminya.

Akan tetapi, lambat laun kasus itu terbongkar setelah teman korban mengetahui insiden itu dan melapor ke gurunya.

"Guru sekolah bernama D menerima laporan tersebut pada 12 Mei 2026. Barulah ibu korban mengetahui dan melaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat," pungkasnya. (ant/nsi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Korea Selatan: Jung Ho-young Dicoret, Para Jagoan Hyundai Hillstate Mendominasi

Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Korea Selatan: Jung Ho-young Dicoret, Para Jagoan Hyundai Hillstate Mendominasi

Daftar pemain Timnas Voli Putri Korea Selatan, di mana para jagoan Hyundai Hillstate mendominasi sedangkan Jung Ho-young dicoret.
Inggris Berpeluang Kirim 6 Wakil ke Liga Champions Musim Depan

Inggris Berpeluang Kirim 6 Wakil ke Liga Champions Musim Depan

Keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa membuka skenario baru soal perebutan tiket Liga Champions musim depan.
2 Pemain Asing Persija Jakarta Umumkan Nasib untuk Super League Musim Depan: Saya Sangat Berharap

2 Pemain Asing Persija Jakarta Umumkan Nasib untuk Super League Musim Depan: Saya Sangat Berharap

Pemain asing Persija Jakarta, Jean Mota dan Paulo Ricardo, sama-sama mengutarakan harapan untuk tetap berseragam Macan Kemayoran pada musim depan.
Penyebab Persija Jakarta Gagal Juara Super League 2025-2026 Terungkap, Ternyata Kekurangan Sosok Ini

Penyebab Persija Jakarta Gagal Juara Super League 2025-2026 Terungkap, Ternyata Kekurangan Sosok Ini

Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko mengungkapkan salah satu kelemahan terbesar timnya pada musim ini hingga menyebabkan mereka gagal menjadi juara Super League.
Agen Korea Yakin Duet Megawati Hangestri dan Kim Da-in Akan Mengguncang V-League: Kombinasi Hebat

Agen Korea Yakin Duet Megawati Hangestri dan Kim Da-in Akan Mengguncang V-League: Kombinasi Hebat

Megawati Hangestri diprediksi bakal tampil semakin berbahaya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate, bahkan agen voli Korea yakin duet keduanya bisa mengguncang
Penganiayaan Lansia Pengusaha Laundry di Tamansari Jakarta Barat Bukan Upaya Perampokan, Begini Penjelasan Polisi

Penganiayaan Lansia Pengusaha Laundry di Tamansari Jakarta Barat Bukan Upaya Perampokan, Begini Penjelasan Polisi

Kasus penganiayaan lansia pengusaha laundry di Tamansari, Jakarta Barat, bukanlah bagian dari upaya perampokan.

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Selengkapnya

Viral