GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Minta Pemerintah Segera Merespons Surat Kadin China demi Menjaga Kepercayaan Investor

Sebelumnya, kamar dagang China di Indonesia menyampaikan surat resmi yang menyoroti sejumlah persoalan yang dikeluhkan pelaku usaha.
Jumat, 22 Mei 2026 - 09:38 WIB
Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, meminta pemerintah merespons serius surat resmi kamar dagang China di Indonesia yang ditujukan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Sebelumnya, kamar dagang China di Indonesia menyampaikan surat resmi yang menyoroti sejumlah persoalan yang dikeluhkan pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Khaeron, berbagai keluhan yang disampaikan investor China harus ditelusuri secara menyeluruh demi menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.

“Ya itu dibuktikan saja dulu. Kalau kemudian memang Kadin China, memang keras sekali surat itu. Dan saya kira tinggal nanti pemerintah Indonesia meresponsnya dengan cara apa,” kata Khaeron di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026).

Ia menilai, pemerintah memiliki instrumen penegakan hukum yang lengkap untuk menelusuri berbagai dugaan persoalan yang disampaikan dalam surat tersebut, mulai dari praktik korupsi, pemerasan, hingga dugaan penyalahgunaan kewenangan.

“Apakah dengan penelusuran secara hukum diserahkan kepada aparat penegak hukum. Kita ada instrumen negara, ada kepolisian, ada kejaksaan, ada KPK. Ya silakan itu ditelusuri,” ujarnya.

Khaeron menegaskan, apabila dugaan pelanggaran tersebut terbukti, maka penindakan harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak yang berada di dalam pemerintahan.

“Kalau benar ya saya kira kita bisa melihat kok sekarang, tidak memandang apakah di dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan. Bahkan yang sedang dalam eksekutif juga ditindak secara tegas,” katanya.

Menurutnya, penegakan hukum yang adil dan pemberantasan korupsi menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik maupun kepercayaan investor terhadap Indonesia.

“Ini akan menjadi fondasi yang sangat krusial untuk penegakan hukum, kemudian menegakkan hukum seadil-adilnya. Pemberantasan korupsi ini akan menjadi fondasi yang sangat fundamental dalam membangun kepercayaan publik ke depan,” tegasnya.

Khaeron juga meyakini pemerintah akan memberikan respons terhadap surat tersebut karena sifatnya resmi dan menyangkut kepercayaan internasional terhadap iklim investasi Indonesia.

“Saya yakin pasti direspons oleh negara karena ini surat resmi dari Kadin China. Jadi menurut saya memang harus direspons. Kalau tidak direspons, nanti bisa menurunkan tingkat kepercayaan internasional kepada Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, kamar dagang China di Indonesia mengirim surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto yang berisi berbagai keluhan terkait iklim usaha di Indonesia. 

Dalam surat itu, investor China menyoroti kenaikan pajak dan royalti, pengetatan aturan devisa hasil ekspor (DHE), pengurangan kuota bijih nikel, hingga dugaan praktik penegakan hukum yang dinilai berlebihan dan membuka ruang korupsi maupun pemerasan.

Investor China menilai kondisi tersebut telah mengganggu operasional bisnis, menurunkan kepastian usaha, dan memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan investasi mereka di Indonesia. (muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Sekuat 5,9 M di Manado, Diakibatkan Aktivitas Lempeng Laut Maluku

Gempa Sekuat 5,9 M di Manado, Diakibatkan Aktivitas Lempeng Laut Maluku

Gempa sekuat 5,9 M yang mengguncang wilayah Kota Manado - sekitarnya pada Jumat pagi, diakibatkan oleh aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.
Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko Travel Haji dan Toko Oleh-Oleh di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Rp250 Juta

Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko Travel Haji dan Toko Oleh-Oleh di Mojoagung Jombang, Kerugian Capai Rp250 Juta

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) di Dusun Mojolegi, Desa Mojolegi, Kecamatan Mojoagung, Kamis (21/5/2026) sore. Kerugian ditaksir Rp250 juta.
Bekali Keterampilan Wastra, Dekranas Gelar Bimtek bagi UMKM Alor

Bekali Keterampilan Wastra, Dekranas Gelar Bimtek bagi UMKM Alor

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian secara resmi menutup Bimtek Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang wastra, Selasa (19/5/2026). 
Penuhi Bahan Baku Kosmetik Global, Bontang Siap Produksi Asam Lemak

Penuhi Bahan Baku Kosmetik Global, Bontang Siap Produksi Asam Lemak

Asam lemak (fatty acid) yang merupakan bahan baku penting pembuatan industri manufaktur mulai kosmetik, sabun, detergen, plastik, tekstil, pelumas, hingga produk perawatan pribadi, akan diproduksi.
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.700, Investor Waspadai Risiko Pengetatan Aturan Ekspor SDA via DSI

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.700, Investor Waspadai Risiko Pengetatan Aturan Ekspor SDA via DSI

Kehati-hatian juga meningkat menjelang data neraca transaksi berjalan kuartal I-2026 yang akan dirilis Jumat, menyusul defisit kuartal IV-2025 yang didorong oleh kesenjangan harga minyak yang lebih lebar. 
IHSG Dibuka Anjlok 1,64 Persen ke Level 5.995 Jumat Pagi, Bursa Asia dan Wall Street Menguat

IHSG Dibuka Anjlok 1,64 Persen ke Level 5.995 Jumat Pagi, Bursa Asia dan Wall Street Menguat

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Selengkapnya

Viral