News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lakukan Patroli Siber 24 Jam, Komdigi: 12 Juta Konten Negatif Telah Diblokir Sejak 2016 hingga 2024

Komunitas media GalaPos ID menggelar diskusi publik bertajuk “Kebebasan Berekspresi dan Keadilan dalam Tata Kelola Ekosistem Ruang Digital” di Yogyakarta, Senin (25/5/2026).
Rabu, 27 Mei 2026 - 09:10 WIB
diskusi publik “Kebebasan Berekspresi dan Keadilan dalam Tata Kelola Ekosistem Ruang Digital”
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komunitas media GalaPos ID menggelar diskusi publik bertajuk “Kebebasan Berekspresi dan Keadilan dalam Tata Kelola Ekosistem Ruang Digital” di Yogyakarta, Senin (25/5/2026).

Forum ini menjadi ruang dialog antara akademisi, jurnalis, konten kreator, dan pemerintah untuk membahas tantangan moderasi konten, ancaman disinformasi, hingga kebebasan berekspresi di ruang digital Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi berlangsung secara hybrid dan diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta.

Kegiatan ini dipandu praktisi hukum Ade Yan Yan Hasbullah sebagai moderator.

Ade Yan Yan menilai tema diskusi sangat relevan dengan kondisi ekosistem digital saat ini.

Bagi dia, derasnya arus informasi membuat masyarakat rentan kehilangan kemerdekaan akibat kendali algoritma media digital.

“Dua dekade lalu, Yasraf Amir Piliang memperkenalkan konsep ekosistem digital sebagai ‘dunia yang dilipat’, yaitu ruang di mana arus informasi bergerak sangat cepat. Namun, di tengah derasnya arus tersebut, warga negara kerap merasa kehilangan kemerdekaan karena dikendalikan oleh algoritma,” ujar Ade dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Ia juga menilai masyarakat sedang menghadapi disrupsi informasi akibat perkembangan media digital yang semakin masif.

Sementara itu, akademisi Universitas Ahmad Dahlan, Muhammad Najih Farihanto, menambahkan fenomena echo chamber membuat hoaks semakin mudah dipercaya publik, terutama ketika diperkuat akun anonim.

“Konten yang menarik adalah konten yang memainkan emosi,” sebut M Najih, yang juga dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan.

Ia juga menyoroti bahaya akun anonim dalam pembentukan opini publik.

“Amat sangat berbahaya. Karena anonymous ini menjadi pemain utama memainkan opini publik,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan pemerintah perlu hadir untuk menekan penyebaran disinformasi dan ujaran kebencian di media digital.

Dari kalangan kreator digital, konten kreator asal Yogyakarta, Taufik, menilai algoritma platform media sosial belum berpihak pada konten edukatif.

“Kadang konten edukasi yang dibuat dengan susah payah kalah populer dibanding konten receh yang bisa viral hingga belasan juta penonton,” katanya.

Ia berharap platform media sosial memberikan ruang lebih besar bagi konten berkualitas.

“Kami berharap algoritma platform dapat lebih berpihak pada konten yang bermutu dan edukatif,” ujarnya.

Dalam diskusi yang dilakukan secara daring, Ketua Tim Cyber Drone 9 Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Menhariq Noor atau Eriq, menjelaskan pemerintah terus melakukan patroli siber selama 24 jam untuk menekan penyebaran konten negatif.

“Komdigi melalui tim Cyber Drone 9 bekerja selama 24 jam melakukan patroli siber. Sejak 2016 hingga 2024, kami telah memblokir sekitar 12 juta konten negatif, yang mayoritas berkaitan dengan judi online dan pornografi,” jelas Eriq.

Ia menegaskan pemerintah tidak dapat langsung menghapus konten di platform media sosial.

“Terkait take down konten di platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan YouTube, pemerintah tidak dapat langsung menghapus konten tersebut. Kami hanya dapat mengajukan permohonan kepada pihak platform,” paparnya.

Selain membahas moderasi konten dan disinformasi, forum ini juga menyinggung penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI), mekanisme banding terhadap konten yang salah take down, hingga penerapan Right to be Forgotten dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berupaya menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan tetap mendukung kebebasan berekspresi.

Melalui berbagai peraturan perundangan-undangan, Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) diwajibkan menindak konten berbahaya seperti disinformasi dan ujaran kebencian melalui sistem SAMAN.

Platform yang melanggar dapat dikenai sanksi, mulai dari teguran hingga pemblokiran.

Namun, pengawasan ruang digital masih menghadapi tantangan. Konten edukatif, kritis, dan kreatif kadang ikut terhapus, sementara hoaks dan misinformasi justru cepat menyebar.

Karena itu, diperlukan aturan yang seimbang agar ruang digital tetap aman tanpa membatasi kebebasan berekspresi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seruan Prabowo di KTT BRICS 2026: Kelemahan Harus Menjadi Kekuatan

Seruan Prabowo di KTT BRICS 2026: Kelemahan Harus Menjadi Kekuatan

Presiden Prabowo Subianto mendorong negara BRICS mengubah kerentanan menjadi kekuatan ekonomi dengan menggabungkan sumber daya, teknologi, produksi, dan pasar.
Hasil Super League 2026-2027: Arema FC Curi Poin di Kandang PSM Makassar

Hasil Super League 2026-2027: Arema FC Curi Poin di Kandang PSM Makassar

Hasil imbang 3-3 tercatat dalam laga yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026). PSM Makassar terpaksa membagi poin dengan Arema FC.
Hasil Super League 2026-2027: Persita Remontada, Brace David Da Silva Digagalkan Gol Telat Aleksa Andrejic

Hasil Super League 2026-2027: Persita Remontada, Brace David Da Silva Digagalkan Gol Telat Aleksa Andrejic

Skor akhir 3-2 membuat Java United gagal mencuri poin dari Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (13/9/2026). 
Hukum Shalat Memakai Kaos Oblong, Sah atau Tidak? Begini Penjelasan Ulama

Hukum Shalat Memakai Kaos Oblong, Sah atau Tidak? Begini Penjelasan Ulama

Menutup aurat menjadi salah satu syarat sah yang wajib dipenuhi setiap muslim sebelum menunaikan shalat, apakah sah atau tidakkah shalat dengan kaos oblong?
Shin Tae-yong Bongkar Kunci Sukses Persija Sikat Persib Bandung

Shin Tae-yong Bongkar Kunci Sukses Persija Sikat Persib Bandung

Kejeniusan olah taktik pelatih Shin Tae-yong sukses membawa Persija Jakarta mengamankan kemenangan krusial atas rival abadi mereka, Persib Bandung, pada pekan -
BRICS Dorong Pembentukan Bursa Gandum Bersama, Perdagangan Komoditas Pertanian akan Diperluas

BRICS Dorong Pembentukan Bursa Gandum Bersama, Perdagangan Komoditas Pertanian akan Diperluas

BRICS mendorong pengembangan bursa perdagangan gandum bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi dampak gejolak harga serta gangguan pasokan global.

Trending

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi kasus Betrand Peto yang diduga terseret laporan TPKS, bermula dari unggahan viral hingga polisi membenarkan adanya laporan dan penyelidikan.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Ryan Garcia vs Conor Benn yang akan berlangsung pada pagi ini.
Viral Link Full Tanpa Sensor Video Biksu dengan Wanita Thailand, Pakar Siber Imbau Warganet Waspada Jebakan Phishing

Viral Link Full Tanpa Sensor Video Biksu dengan Wanita Thailand, Pakar Siber Imbau Warganet Waspada Jebakan Phishing

Perbincangan mengenai perburuan tautan atau link video yang melibatkan mantan kepala biara Wat Phutthaisawan biksu Phra Wachirayan Wi (66) di Ayutthaya Thailand
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Ryan Garcia vs Conor Benn.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap hasil tinju dunia hari ini, di mana Ryan Garcia berhasil mengalahkan Conor Benn lewat TKO secepat kilat. Sedangkan Jai Opetaia sukses mempertahankan sabuk gelar juara Zuffa Boxing dan The Ring kelas penjelajah.
Selengkapnya

Viral