Sapi Kurban Mengamuk dan Lepas di Ciputat, Warga Panik Kejar hingga Bikin Lalu Lintas Tersendat
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Suasana Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan mendadak heboh setelah seekor sapi kurban lepas saat hendak disembelih pada Rabu (27/5/2026). Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian warga hingga memicu aksi kejar-kejaran di tengah jalan raya.
Momen sapi kurban yang lepas itu viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @infotangselpride dengan keterangan “Sapi Kurban Lepas Hebohkan Jalan Ir. H. Juanda Ciputat, Warga Ikut Mengejar”.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga berlarian di sekitar jalan raya untuk mengejar sapi yang kabur. Hewan kurban tersebut bahkan sempat melintas di area sekitar restoran dan membuat situasi di lokasi menjadi ramai.
Kondisi semakin menegangkan ketika sapi tersebut berlari menuju jalan utama dan menyeberang di tengah arus kendaraan. Akibatnya, lalu lintas di kawasan Jalan Ir. H. Juanda sempat mengalami kepadatan karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan.
Sapi Lepas Saat Akan Disembelih
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai sapi kurban yang lepas tersebut.
Ia mengatakan kejadian itu diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah menerima informasi yang viral di media sosial, petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Pada hari Rabu 27 Mei 2026 pukul 13.00 WIB piket fungsi pimpinan IPDA Rinto Hardianto (Pawas) melakukan cek TKP adanya informasi dari media sosial bahwa ada hewan kurban (sapi) yang lepas di Jl. Ir. H. Juanda,” ujar Bambang kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).
Bambang menjelaskan, sapi tersebut berasal dari Masjid As Salam yang berada di Jalan Semanggi I RT 1/3, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Menurut keterangan panitia kurban, insiden bermula saat sapi hendak dilakukan penyembelihan. Namun tiba-tiba hewan tersebut mengamuk hingga talinya terlepas.
“Adapun kronologis kejadian menurut keterangan panitia kurban, pada saat hewan kurban sapi tersebut akan dipotong, tiba-tiba sapi tersebut brontak dan talinya terlepas kemudian sapi tersebut lari ke arah jalan raya,” jelas Bambang.
Warga Sempat Kejar Sapi di Jalan Raya
Aksi pengejaran terhadap sapi kurban itu pun terjadi di sepanjang jalan. Sejumlah warga tampak berusaha mengarahkan sapi agar tidak semakin jauh berlari ke kawasan padat kendaraan.
Dalam video viral yang beredar di media sosial, warga terlihat berlari sambil berteriak untuk membantu menangkap sapi tersebut. Situasi itu membuat perhatian pengguna jalan dan masyarakat sekitar langsung tertuju ke lokasi kejadian.
Sapi tersebut sempat berlari cukup jauh hingga akhirnya berhasil diamankan di samping asrama putri UIN di Kelurahan Pisangan.
Setelah berhasil ditangkap, sapi kemudian dibawa kembali ke Masjid As Salam menggunakan kendaraan bak terbuka untuk selanjutnya dilakukan proses penyembelihan.
“Selanjutnya sapi tersebut tertangkap di samping asrama putri UIN Kelurahan Pisangan dan selanjutnya dibawa kembali ke Masjid As Salam dengan menggunakan kendaraan bak terbuka untuk dilakukan pemotongan sekiranya pukul 11.00 WIB,” lanjut Bambang.
Polisi Pastikan Tidak Ada Korban
Meski sempat menimbulkan kepanikan warga dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat, polisi memastikan insiden sapi kurban lepas tersebut tidak menimbulkan korban.
Kapolsek Ciputat Timur menegaskan tidak ada warga yang mengalami luka-luka maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.
“Dalam peristiwa tersebut tidak adanya korban baik luka-luka maupun material,” tegas Bambang.
Peristiwa sapi kurban lepas ini pun menjadi perhatian publik setelah videonya ramai dibagikan di media sosial. Banyak warga yang mengaku kaget melihat sapi berlari di tengah jalan raya padat kendaraan di kawasan Ciputat.
Kejadian hewan kurban lepas saat proses penyembelihan memang kerap terjadi, terutama ketika hewan mengalami stres atau panik menjelang pemotongan. Karena itu, proses pengamanan hewan kurban biasanya dilakukan dengan pengawasan ketat agar tidak membahayakan warga sekitar maupun pengguna jalan. (saa/nsp)
Load more