Kutuk Keras Agresi Israel, Arab Saudi Tegas Tolak Pelanggaran Kedaulatan Lebanon
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Arab Saudi mengutuk peningkatan serangan Israel di Lebanon, dan memperbarui penolakannya terhadap setiap pelanggaran kedaulatan Lebanon.
Dalam sebuah pernyataan, Senin (1/6), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyerukan kepada komunitas internasional untuk “memikul tanggung jawabnya dalam mengakhiri agresi ini dan menghentikan pergerakan militer Israel yang bertujuan untuk memperluas invasi ke wilayah Lebanon.”
Arab Saudi juga menegaskan “pentingnya menjaga kedaulatan Lebanon dan keselamatan rakyat Lebanon sesuai dengan perjanjian internasional yang relevan.”
Pernyataan tersebut menegaskan kembali “pentingnya mematuhi Perjanjian Taif dengan cara yang memastikan perluasan otoritas negara Lebanon atas seluruh wilayahnya,” serta mematuhi keputusan pemerintah Lebanon “untuk membatasi senjata secara eksklusif kepada negara dan lembaga-lembaga sahnya.”
Menurut Kemlu Saudi, langkah-langkah tersebut akan membantu menjamin “pemulihan keamanan dan stabilitas bagi Lebanon dan rakyatnya”.
Israel terus melancarkan serangannya terhadap Lebanon sejak awal Maret, di tengah gencatan senjata yang mulai berlaku pada 17 April dan diperpanjang selama 45 hari setelah pembicaraan tidak langsung yang dimediasi oleh AS.
Kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini memerintahkan untuk meningkatkan serangan, dan pasukan negara tersebut merebut Kastil Beaufort yang strategis bagi Lebanon.(ant/ree)
Load more