News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai, Bawang hingga Beras Meroket, Inflasi Bahan Pokok Tembus 6,24 Persen

Data Bank Indonesia menunjukkan kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 0,22 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Mei 2026.
Rabu, 3 Juni 2026 - 11:22 WIB
Pedagang Cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah sempat mereda pada bulan April, inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food) melonjak tajam pada Mei 2026 seiring terganggunya produksi akibat cuaca ekstrem, berakhirnya musim panen raya, dan meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha.

Data Bank Indonesia menunjukkan kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 0,22 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Mei 2026. Angka ini berbalik arah dibandingkan April 2026 yang masih mencatat deflasi sebesar 0,88 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lonjakan harga terutama terjadi pada sejumlah komoditas strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, mulai dari cabai merah, bawang merah, tomat hingga beras. 

Kombinasi penurunan pasokan dan meningkatnya konsumsi menjadi pemicu utama kenaikan harga di pasar.

Pedagang Cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur
Pedagang Cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan, tekanan inflasi pangan dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan komoditas utama di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

“Inflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas cabai merah, bawang merah, tomat, dan beras seiring penurunan pasokan yang disebabkan oleh gangguan produksi akibat cuaca ekstrem dan berakhirnya musim panen raya di tengah kenaikan permintaan pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha,” kata Ramdan dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Secara tahunan, tekanan pada kelompok pangan bahkan meningkat lebih tajam. Inflasi volatile food tercatat mencapai 6,24 persen (year on year/yoy), hampir dua kali lipat dibandingkan April 2026 yang berada di level 3,37 persen.

Kenaikan tersebut menunjukkan sektor pangan masih menjadi titik paling rentan terhadap gangguan cuaca dan perubahan pola produksi nasional. 

Ketika pasokan menyusut, harga komoditas strategis bergerak cepat naik dan langsung memengaruhi daya beli masyarakat.

Di sisi lain, inflasi inti masih relatif terjaga. Pada Mei 2026, inflasi inti tercatat sebesar 0,22 persen secara bulanan, sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,23 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Bank Indonesia mencatat adanya tekanan harga pada sejumlah komoditas konsumsi, terutama minyak goreng.

“Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi terutama oleh kenaikan harga minyak goreng di tengah ekspektasi inflasi yang tetap terjaga,” ujar Ramdan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta Mengejutkan Soal Kasus Asusila Sesama Jenis di PNJ, Pihak Kampus Ungkap Identitas Pelaku

Fakta Mengejutkan Soal Kasus Asusila Sesama Jenis di PNJ, Pihak Kampus Ungkap Identitas Pelaku

Pihak Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) akhirnya buka suara terkait dugaan tindakan asusila sesama jenis yang terjadi di lingkungan kampus dan sempat menjadi perhatian publik.
Rupiah Loyo Rp17.926 per Dolar AS, Pengamat Sebut Imbas Perang Uranium AS-Iran dan Lonjakan Minyak Dunia

Rupiah Loyo Rp17.926 per Dolar AS, Pengamat Sebut Imbas Perang Uranium AS-Iran dan Lonjakan Minyak Dunia

Rupiah kembali tertekan dan semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Video Diduga Mahasiswa PNJ Berbuat Tak Pantas Sesama Jenis, Orang Tua Sujud Minta Maaf dengan Suara Bergetar

Video Diduga Mahasiswa PNJ Berbuat Tak Pantas Sesama Jenis, Orang Tua Sujud Minta Maaf dengan Suara Bergetar

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan diduga mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kepergok beradegan tidak pantas sesama jenis di area kampus.
Reaksi Volimania Usai PBVSI Terapkan Kebijakan Salary Cap untuk Proliga 2027, Tuai-Pro Kontra

Reaksi Volimania Usai PBVSI Terapkan Kebijakan Salary Cap untuk Proliga 2027, Tuai-Pro Kontra

Keputusan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) untuk menerapkan aturan pembatasan gaji atau salary cap di Proliga 2027 menuai pro dan kontra dari volimania tanah air.
Lensa Berbicara: Foto-foto Penggeledahan Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Terhenti

Lensa Berbicara: Foto-foto Penggeledahan Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Terhenti

Suasana berbeda terlihat di Gedung Badan Gizi Nasional (BGN) saat tim penyidik Kejaksaan Agung RI melakukan penggeledahan pada Rabu (3/6/2026).
Pemerintah Anggarkan Rp3 Miliar Per Tahun untuk Perjalanan Dinas KSP

Pemerintah Anggarkan Rp3 Miliar Per Tahun untuk Perjalanan Dinas KSP

Pemerintah menganggarkan Rp3 miliar untuk alokasi perjalanan dinas Kantor Staf Presiden (KSP). Jumlah anggaran tersebut tidak berubah setiap tahunnya.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Selengkapnya

Viral