News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejaksaan Agung mengungkap fakta baru soal barang operasional pelaksanaan MBG yang dilakukan mark up oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 4 Juni 2026 - 15:57 WIB
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat digiring menuju mobil tahanan Kejagung, Rabu (3/6).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung mengungkap fakta baru soal barang operasional pelaksanaan MBG yang dilakukan mark up oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi menerangkan, barang pengadaan yang dimark-up tidak disita, sebab barangnya tersebut sudah didistribusikan ke daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gak (disita barangnya). Kalau barangnya kan sudah distribusi di daerah,” ungkap Syarief, kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

Sementara itu Syarief menuturkan, untuk nilai mark-upnya, tim penyidik masih melakukan perhitungan.

“(Nilai mark-upnya) nanti, masih dihitung angka pastinya,” jelasnya.

Kemudian, Syarief menyebutkan hingga saat ini pihaknya juga masih melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi.

“(Penggeledahan) masih jalan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kejaksaan Agung mengungkap tiga tersangka, yakni Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dan Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya serta Lodewyk Pusung tak hanya melakukan afiliasi terhadap yayasan SPPG, tetapi juga melakukan mark up terhadap pengadaan barang operasional pelaksanaan MBG.

“Bahwa selain menggunakan yayasan yang terafiliasi tersebut, Saudara DH bersama-sama dengan Saudara SS dan Saudara LP dalam melakukan proses pengadaan, baik barang dan jasa di BGN, secara melawan hukum melakukan intervensi kepada PPK. Sehingga dalam penyusunan KAK pengadaan barang dan jasa pada BGN tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan dan adanya markup harga pengadaan,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, di Kejagung, Rabu (3/6/2026).

Lebih lanjut Syarief menerangkan, pengadaan barang yang merugikan negara diantaranya yakni mark up pengadaan motor listrik dengan total Rp1 triliun.

“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp1 triliun,” ungkap Syarief.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Syarief menyebutkan bahwa para tersangka juga melakukan pengadaan sebanyak 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup.

“Pengadaan tablet sebanyak 31.000 sekian yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup. Dan pengadaan televisi 75 inci sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya markup harga. Bahwa terhadap perkara tersebut telah mengakibatkan kerugian keuangan negara,” jelas Syarief.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Komisi XI DPR Usai Muncul Rumor Purbaya Bakal Resign dari Menkeu

Reaksi Komisi XI DPR Usai Muncul Rumor Purbaya Bakal Resign dari Menkeu

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun buka suara terkait adanya isu Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan mengundurkan diri. Bagaimana komentarnya?
An Se-young Ungkap Jalin Persahabatan dengan Megawati Hangestri, Akui Rajin Video Call Megatron

An Se-young Ungkap Jalin Persahabatan dengan Megawati Hangestri, Akui Rajin Video Call Megatron

Tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young mengaku bahwa dirinya menjalin persahabatan dengan Megawati Hangestri.
Dewi Perssik Bongkar Sifat Asli Ruben Onsu di Tengah Polemik Panas dengan Sarwendah, DP: Aku Saksinya

Dewi Perssik Bongkar Sifat Asli Ruben Onsu di Tengah Polemik Panas dengan Sarwendah, DP: Aku Saksinya

Dewi Perssik bongkar sifat asli Ruben Onsu di tengah polemik panas dengan Sarwendah, DP bersaksi sebagai sahabat dan rekan kerja Bensu.
KAI Bandara Sumut Banjir Penumpang saat Libur Waisak-Iduladha, Dirut Porwanto: Layanan Aman Tepat Waktu

KAI Bandara Sumut Banjir Penumpang saat Libur Waisak-Iduladha, Dirut Porwanto: Layanan Aman Tepat Waktu

KAI Bandra mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Hari Raya Waisak dan Iduladha yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026
Noel Divonis 4,5 Tahun Kasus Pengurusan Sertifikasi K3, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Noel Divonis 4,5 Tahun Kasus Pengurusan Sertifikasi K3, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenzer Gerungan atau Noel dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara dalam kasus pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Marc Marquez Blak-blakan Ungkap Alasan Comeback saat MotoGP Italia 2026, Sang Juara Bertahan Tegaskan Itu Semua Demi...

Marc Marquez Blak-blakan Ungkap Alasan Comeback saat MotoGP Italia 2026, Sang Juara Bertahan Tegaskan Itu Semua Demi...

Marc Marquez akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya untuk comeback pada MotoGP Italia 2026 akhir pekan kemarin.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengingatkan kepada pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap menjaga integritas.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jelang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday 2026, Elkan Baggott justru mendapat kabar kurang mengenakkan dari Inggris soal nasibnya di klub.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Pemuda Katolik Apresiasi Gerak Cepat Tersangkakan Pimpinan BGN, Dukung Penuh Penegakan Hukum

Pemuda Katolik Apresiasi Gerak Cepat Tersangkakan Pimpinan BGN, Dukung Penuh Penegakan Hukum

Organisasi Masyarakat (Ormas) PP Pemuda Katolik buka suara soal penegakan hukum yang dilakukan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hingga Wakil Kepala BGN oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar nasional pada Januari hingga Juli 2026.
Selengkapnya

Viral