Gerah Dituding Berikan Persib Bonus dari BJB, KDM Beberkan Nama-nama Pembeli Sapi Miliknya
- jabarprov.go.id
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gerah terus dituding berikan bonus Rp1 miliar kepada Persib yang bersumber dari Bank Jabar Banten (BJB).
Dedi Mulyadi membantah keras soal tudingan yang beredar di media sosial tersebut.
Ia menegaskan sumber dana tersebut sepenuhnya berasal dari tabungan pribadinya dan hasil penjualan sapi, bukan dari dana Bank BJB seperti yang dituduhkan.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM ini sampai sampai ditantang mengungkap nama-nama pembeli sapi miliknya oleh warganet.
"Masih ada yang bertanya urusan bonus Persib, kemudian ada yang bertanya, itu yang beli sapinya siapa aja?," ungkap KDM dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, pada Senin (8/6/2026).
Sebelumnya, muncul unggahan di media sosial yang menuduh KDM memberikan bonus kepada Persib Bandung menggunakan dana yang bersumber dari Bank BJB dengan dalih hasil penjualan sapi.
"Ini saya jelasin ya, dana yang diberikan Rp1 miliar untuk Persib, itu diambil dari rekening tabungan saya dan tabungan saya itu diisi, di antaranya itu hasil penjualan sapi," tegasnya.
"Siapa yang beli sapinya? oh banyak nih, ada Teguh, ada Pak Arief, Pak Yana, ada Ibu Darmawati, Bapak Setiawan, ada Ibu Sa'diah, ada Rialdi, ada namaya juga Dedi, ada Rudi, ada Ibu Linda, ada Ibu Fitri, ada Bapak Anggi ada Bapak Asep Sanjaya, ada Bapak Aldi," katanya membeberkan sejumlah nama pembelinya.
Ia mengatakan jumlah sapi yang dibeli pelanggannya sangat variative, tidak hanya satu ekor saja.
"Nah ini ada nih, ada yang beli satu, ada yang beli dua, ada yang beli tiga, ada juga yang beli empat, kalau saya sebutin panjang banget yang belinya, karena banyak banget yang belinya," tuturnya.
KDM pun mengantisipasi jika dia kembali dituding dengan nama pembeli palsu.
"Nah kemudian itu nama-namanya palsu? ini dilengkapi dengan data tanda terima dan lokasi (alamat) pengiriman, dimana sapi itu dikirim. Nanti kalau suatu saat ternyata diperlukan data-datanya sudah saya siapkan, karena saya mengantisipasi segala berbagai kemungkinan. Siapa tahu suatu saat, saya ada yang nanya, dan harus dibawa bukti pengiriman sapinya, foto pengiriman sapinya, foto penerimanya juga ada lengkap," tegasnya.
Load more