Diplomasi Ekonomi Prabowo di Prancis Hasilkan Komitmen US$15 Miliar, Setara 25 Persen FDI RI
- Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Anindya juga mengapresiasi langkah Menteri Luar Negeri Sugiono yang melakukan reformasi di lingkungan Kementerian Luar Negeri dengan membentuk Direktorat Jenderal Diplomasi Ekonomi sebagai ujung tombak baru penguatan hubungan ekonomi internasional Indonesia.
“Dan Pak Menlu juga membentuk vertikal baru di kementerian yaitu Direktorat Jenderal Diplomasi Ekonomi. Dan ini adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana kita melihat pemerintah mendorong diplomasi ekonomi ini ke depan,” katanya.
Sebagai respons terhadap semakin agresifnya langkah pemerintah di panggung global, Kadin Indonesia juga melakukan penyesuaian organisasi dengan membentuk unit khusus yang menangani keterlibatan internasional.
“Pak Menlu, kami juga di sini untuk melaporkan bahwa guna mengimbangi langkah Bapak Presiden dan Pak Menlu, kami harus membentuk Kadin GEO, Global Engagement Office,” ungkap Anindya.
Menurut dia, langkah tersebut diperlukan karena pemerintah saat ini menunjukkan komitmen kuat untuk memperluas keterlibatan Indonesia dalam jejaring ekonomi dunia.
“Karena ini mungkin salah satu masa di mana kita melihat pemerintah benar-benar ingin terlibat secara global. Dan untuk Kadin, tentu saja kita tahu porsi kita, kita fokus pada perdagangan dan investasi,” pungkasnya. (agr/ree)
Load more