Gaduh Soal Video Satir Prabowo, Ketua Umum PERMAHI Desak Publik Jaga Marwah Simbol Negara
- Setpres
Menurutnya, kritik yang sehat seharusnya menjadi pisau bedah yang tajam untuk menguliti tata kelola pemerintahan, menguji apakah ada penyalahgunaan wewenang (detournement de pouvoir) atau tindakan sewenang-wenang aparat (onrechtmatige overheidsdaad) yang mencekik rakyat.
"Satir yang kasar. Sama sekali tidak meninggalkan ruang bagi perbaikan regulasi maupun reformasi birokrasi," katanya.
Menurut Azhar yang dibutuhkan bangsa ini bukanlah peluru-peluru narasi yang saling menjatuhkan atau membelah opini masyarakat.
Azhar menyerukan sebuah panggilan suci bagi seluruh pemuda, mahasiswa, dan elemen bangsa untuk menyatukan barisan, membuang jauh ego polarisasi, dan bersama-sama menjaga kehormatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (muu)
Load more