AS-Iran Sepakat Berdamai, Indonesia: Patuhi Komitmen yang Disepakati Demi Deeskalasi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia menyambut positif tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran yang disebut-sebut akan mengakhiri ketegangan berkepanjangan di Timur Tengah serta membuka peluang terciptanya stabilitas keamanan dan ekonomi global yang lebih kuat.
Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Indonesia menilai kesepakatan tersebut sebagai langkah penting menuju penyelesaian konflik secara damai setelah kawasan Timur Tengah selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik panas geopolitik dunia.
“Indonesia menyambut baik pemberitaan mengenai tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran sebagai perkembangan positif menuju penyelesaian konflik secara damai serta terciptanya perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan,” demikian keterangan tertulis Kemlu RI, Selasa (16/6/2026).
Indonesia juga memberikan apresiasi kepada negara-negara dan pihak yang terlibat dalam proses mediasi hingga tercapainya kesepakatan tersebut.
“Kami mengapresiasi upaya seluruh pihak dan para mediator yang telah berkontribusi secara konstruktif dalam memfasilitasi dialog dan mendorong penyelesaian perbedaan secara damai,” lanjut Kemlu.
Pemerintah Indonesia menegaskan pentingnya menjaga momentum yang telah tercipta melalui komitmen semua pihak untuk menahan diri dan menghindari langkah-langkah yang berpotensi memicu eskalasi baru.
“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk terus menahan diri, mematuhi komitmen yang telah disepakati, serta terlibat secara konstruktif melalui dialog guna menjaga momentum menuju de-eskalasi,” tulis Kemlu.
Indonesia juga mendorong implementasi penuh dari kesepakatan yang telah dicapai dan menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai upaya internasional yang bertujuan menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
“Indonesia mendorong implementasi kesepakatan dan menegaskan kembali kesiapan untuk mendukung berbagai upaya yang bertujuan memajukan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan, sesuai dengan hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegas Kemlu.
Pernyataan Indonesia muncul setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai setelah melalui proses perundingan intensif.
“Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah tercapai,” tulis Sharif melalui media sosial X.
Load more