News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamendagri Bima Arya: Mahasiswa Harus Punya Mental Aktivis, Daya Saing Global dan Hati Nasionalis

Wamendagri Bima Arya di hadapan peserta Rapimnas II KAMMI di Banten, menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia harus punya mental aktivis, berdaya saing global, dan nasionalis.
Selasa, 16 Juni 2026 - 17:55 WIB
Wamendagri Bima Arya ajak mahasiswa jadi aktivis berdaya saing global.
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak mahasiswa membangun mental aktivis, menguasai kompetensi global, dan memperkuat semangat nasionalisme sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di era yang penuh disrupsi dan ketidakpastian. Menurutnya, generasi muda perlu terus belajar, memperluas wawasan, serta mampu membaca perubahan zaman secara cermat.

Pesan tersebut disampaikan Bima saat menjadi narasumber Seminar Nasional bertema “Geopolitik Global dan Tantangan Generasi Muda Indonesia” dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Pandeglang, Banten, Senin (15/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Bima mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan KAMMI sebagai ruang dialog yang penting bagi pengembangan kapasitas generasi muda. Menurutnya, forum diskusi mahasiswa merupakan investasi untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berkarakter tangguh, memiliki daya juang tinggi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan.

"Kalau istilah saya, kalian harus punya mental aktivis, keahlian (daya saing) global, dan hati nasionalis," kata Bima.

Lebih lanjut, dengan merujuk pada pemikiran sosiolog Anthony Giddens, Bima menjelaskan konsep generasi kosmopolitan, yakni generasi yang mampu memadukan identitas lokal, nasional, dan global secara seimbang.

Karakter tersebut dinilai penting agar generasi muda dapat berkiprah di tingkat dunia tanpa kehilangan akar kebangsaan dan kearifan lokal.

"Di era global bisa cas, cis, cus punya networking. Di konteks nasional juga kokoh jiwa kebangsaannya. Tetapi punya akar lokal yang juga sangat kuat," ucapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Bima mengingatkan mahasiswa agar memahami berbagai perubahan yang terjadi, baik di tingkat nasional maupun global, sebagai bekal menghadapi era disrupsi dan ketidakpastian.

Untuk memperkaya perspektif, ia merekomendasikan buku The Great Wave: The Era of Radical Disruption and the Rise of the Outsider karya Michiko Kakutani yang menggambarkan dunia yang semakin diwarnai disrupsi radikal dan berbagai kejutan yang sulit diprediksi.

Menurutnya, salah satu fenomena yang menarik untuk dicermati adalah munculnya figur-figur di luar arus utama yang mampu mengubah lanskap politik, sosial, maupun ekonomi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa perubahan besar sering kali lahir dari kondisi yang tidak terduga.

"Ini realitanya the rise of outsider. Pertanyaannya bukan siapa mengambil apa, jatah siapa, diambil siapa, bukan. Tapi lebih dalam dari itu, adalah mengapa ini terjadi? Apakah ada kejenuhan kepada mainstream? Apakah kemudian juga pemain-pemain lama ini kurang siaga? Itu menarik untuk menjadi bahan kontemplasi," ungkapnya.

Menurut Bima, dunia saat ini tengah memasuki era ketidakpastian yang menuntut para pemimpin masa depan memahami keterkaitan antara dinamika global dan persoalan domestik. Karena itu, kemampuan beradaptasi, berpikir terbuka, serta memahami keberagaman menjadi modal penting dalam kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa pemimpin yang baik adalah sosok yang ditempa oleh perbedaan dan terbiasa berinteraksi dengan beragam pandangan, latar belakang, maupun keyakinan.

"Biasa berbeda, enggak harus selalu homogen dan sama. Tapi sangat terbiasa dengan perbedaan pikiran, pendapat, ideologi, keyakinan, dan semuanya," tandasnya.

Seminar nasional tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAMMI Ahmad Jundi Khalifatullah beserta jajaran pengurus dan kader KAMMI. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Patra Niaga Dukung Aktivitas Masyarakat selama Perayaan Tahun Baru Islam, Tambah 922 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim

Pertamina Patra Niaga Dukung Aktivitas Masyarakat selama Perayaan Tahun Baru Islam, Tambah 922 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jatim

Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan energi di wilayah Jatim, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. 
Bicara Jepang Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia 2026, Bung Towel Sebut Kekuatan Samurai Biru Bukan Kebetulan

Bicara Jepang Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia 2026, Bung Towel Sebut Kekuatan Samurai Biru Bukan Kebetulan

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel melihat keberhasilan Timnas Jepang menahan imbang Belanda di Piala Dunia 2026 sudah sangat layak.
Tantang FIFA, Pelatih Iran Luapkan Kekecewaan Perlakuan Tak Adil Tuan Rumah Piala Dunia, Mesti PP Meksiko-AS

Tantang FIFA, Pelatih Iran Luapkan Kekecewaan Perlakuan Tak Adil Tuan Rumah Piala Dunia, Mesti PP Meksiko-AS

Iran yang tampil di Grup G dan bermain di Amerika Serikat justru harus segera meninggalkan Los Angeles kembali ke Meksiko setelah menahan imbang Selandia Baru, Selasa (16/6/2026) pagi WIB. 
Soal Kapan Jokowi Resmi Kenakan Jaket PSI, Waketum Isyana Bagoes Oka Beberkan Agenda Politiknya

Soal Kapan Jokowi Resmi Kenakan Jaket PSI, Waketum Isyana Bagoes Oka Beberkan Agenda Politiknya

Wakil Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka angkat bicara soal kapan Joko Widodo (Jokowi) akan resmi menjadi Dewan Pembina PSI dan melangsungkan agenda politiknya.
Betapa Kecewanya Kimi Antonelli usai Gagal Finis di Detik-detik Terakhir F1 GP Catalunya 2026, Ia Sampai Bilang Begini

Betapa Kecewanya Kimi Antonelli usai Gagal Finis di Detik-detik Terakhir F1 GP Catalunya 2026, Ia Sampai Bilang Begini

Kimi Antonelli harus menelan pil pahit pada F1 GP Catalunya 2026 setelah gagal ia menyelesaikan balapan saat peluang finis podium sudah berada di depan mata.
Pemerintah Bakal Rilis BBM Jenis Baru Pada 1 Juli, Bahlil: Saya akan Rapat dengan Tim Uji Coba

Pemerintah Bakal Rilis BBM Jenis Baru Pada 1 Juli, Bahlil: Saya akan Rapat dengan Tim Uji Coba

Pemerintah memastikan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, yaitu biodiesel B50 akan diimplementasikan mulai 1 Juli 2026. Sebelum resmi diterapkan, pemerintah

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral