Prabowo Gerak Cepat Respons Gempa Palu, Istana Minta Warga Waspadai Ancaman Susulan
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah bergerak cepat merespons gempa bumi yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026).
Selain menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa, pemerintah memastikan koordinasi penanganan darurat langsung dilakukan bersama pemerintah daerah guna mempercepat bantuan kepada para korban terdampak.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah menaruh perhatian serius terhadap dampak gempa yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta sejumlah warga mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.
“Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap kejadian gempa di Palu kemarin, yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat,” kata Prasetyo, di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).
Menurut Prasetyo, sejak pagi pemerintah pusat telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.
“Pagi tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat respons terhadap korban sekaligus memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif di tengah kondisi pascagempa yang masih dinamis.
Pemerintah juga menaruh perhatian terhadap potensi terjadinya gempa susulan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti seluruh informasi resmi yang disampaikan otoritas terkait.
Prasetyo mengungkapkan pemerintah telah meminta Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid untuk terus memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat agar tidak lengah menghadapi kemungkinan bencana lanjutan.
“Dan termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan,” tandas Prasetyo. (agr/rpi)
Load more