Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!
- tvOneNews
Bandung, tvOnenews.com - Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya berinisial YTR (29), menyampaikan permintaan maafnya.
Taufik Hidayat mengungkapkan permintaan maafnya kepada pihak keluarga YTR. Pernyataan tersebut saat disampaikan pelaku dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Jumat (26/6/2026).
Taufik Hidayat mengaku menyesal atas seluruh perbuatannya. Tindakannya selama bertahun-tahun membuat korban potensi cacat seumur hidup.
"Saya minta maaf atas apa yang dilakukan saya salah. Saya menyesal, saya minta maaf," ujar Taufik Hidayat.
- Antara
Taufik Hidayat dihadirkan dalam keadaan mengenakan baju tahanan. Selain itu, kedua tangan tersangka penyekapan dan penganiayaan tersebut juga telah terikat tali ties.
Ia digiring oleh pihak kepolisian untuk berhadapan langsunng dengan para awak media. Ia hanya bisa menunjukkan sikapnya yang tertunduk lemas.
Namun, polisi beberapa kali memperintahkan agar pacar YTR tersebut mengangkat kepalanya. Akan tetapi, Taufik kembali memperlihatkan dirinya hanya tertunduk lemas.
Dalam konferensi pers tersebut, sejumlah awak media memberikan beberapa pertanyaan secara langsung. Namun demikian, Taufik Hidayat lebih pilih tidak menjawabnya dan langsung digiring oleh polisi ke sebuah ruangan sel tahanan khusus.
Reaksi Keluarga YTR
- tvOneNews
Pihak keluarga korban pun langsung merespon permintaan maaf dari tersangka. Kakak YTR, Afif justru menolak ungkapan penyesalan Taufik Hidayat.
Ia yang mewakili keluarga korban meminta satu hal kepada pihak kepolisian. Afif berharap agar Taufik tidak dihukum mati.
"Kami tidak menginginkan (Taufik Hidayat) dihukum mati, serahkan saja ke keluarga," ujar Afif.
Afif dan keluarga korban menginginkan Taufik diserahkan kepada pihaknya. Permintaan tersebut memiliki alasan agar tersangka juga mendapat perlakuan yang sama.
"Serahkan ke keluarga saya setahun dua tahun, waktu yang sama saat menyekap adik saya. Saya ingin (Taufik Hidayat) diserahkan ke keluarga saya, biar saya yang menghakimi dia," tegasnya.
Afif tidak menyangka kondisi YTR telah hancur lebur. Bukan hanya fisiknya saja, tetapi hati dan mentalnya rusak dan harus kehilangan masa depannya.
"Adik yang saya bangga-banggakan dihancurkan sama dia, enggak ada kata maaf. Dia enteng minta maaf, enggak ada kata maaf!," kesal dia.
Load more