Viral Minta Tolong ke Prabowo, Kemlu Pastikan PMI Asal Cianjur di Libya Selamat
- Abdul Gani Siregar-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang viral di media sosial setelah mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat bekerja di Benghazi, Libya Timur, dalam keadaan aman dan sehat.
Pemerintah kini mendalami kronologi kasus tersebut sekaligus mengusut dugaan penempatan AJ melalui jalur yang tidak sesuai prosedur.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Heni Hamidah mengatakan penanganan kasus dilakukan bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tripoli sejak informasi mengenai AJ beredar luas di media sosial pada 26 Juni 2026.
“Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tripoli tengah menangani kasus PMI berinisial AJ di Benghazi, Libya Timur, menyusul informasi yang beredar di media sosial pada 26 Juni 2026,” ujar Heni dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).
Kemlu memastikan hasil penelusuran awal menunjukkan AJ berada dalam kondisi selamat.
“KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cidera/luka,” katanya.
Saat ini, KBRI Tripoli bersama pihak-pihak terkait, termasuk AJ dan majikannya, masih melakukan pendalaman guna memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“KBRI Tripoli bersama pihak-pihak terkait, termasuk AJ dan pihak majikan, masih terus melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi kejadian,” lanjut Heni.
Dari hasil penelusuran sementara bersama agensi setempat, Kemlu menemukan bahwa AJ telah bekerja di Benghazi sejak Maret 2025 melalui mekanisme penempatan yang tidak sesuai ketentuan.
“Berdasarkan penelusuran bersama agensi setempat, saudari AJ diketahui telah bekerja di Benghazi, Libya Timur, sejak Maret 2025 melalui jalur penempatan yang tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor,” ungkapnya.
Kemlu menegaskan akan terus mengawal penyelesaian kasus tersebut melalui koordinasi dengan seluruh pihak terkait dan otoritas Libya.
“Kemlu RI melalui KBRI Tripoli akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan otoritas setempat untuk penanganan kasus ini,” kata Heni.
Kasus AJ menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dirinya menangis meminta bantuan agar dapat dipulangkan ke Indonesia.
Load more