Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyudahi masa jabatannya sebagai Kakorlantas Polri pada Sabtu (4/7/2026).
Beragam respons positif pun diberikan kepada Agus Suryo terkait serangkaian program miliknya saat memimpin Korlantas Polri diantaranya komunitas ojek online (Ojol).
Agus Suryo menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas Ojol Nusantara, yang telah mendukung berbagai program keselamatan berlalu lintas selama masa kepemimpinannya.
"Dari hati yang tulus, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebersamaan, dukungan, kepercayaan, dan persaudaraan yang telah saudara-saudaraku berikan selama ini," kata Agus Suryo, Jakarta, Minggu (5/7/2026).
Ia mengatakan berbagai program diantaranya Polantas Menyapa telah dilaporkan kepada Kapolri untuk menunggu arahan dan kebijakan selanjutnya.
"Dari kebersamaan itu, saya semakin memahami bahwa keluarga besar Ojol Nusantara bukan hanya bagian dari masyarakat pengguna jalan, tetapi juga merupakan mitra penting dan saudara seperjalanan," katanya.
Di sisi lain, Dianton selaku perwakilan Ojol Nusantara Provinsi Jambi menilai Agus Suryo merupakan sosok pemimpin yang mampu membangun komunikasi antara Polri dan para pengemudi ojek daring.
Menurutnya program Polantas Menyapa menjadi wadah yang mempererat hubungan antara anggota Polri dengan masyarakat khususnya komunitas pengemudi Ojol.
"Dengan hati yang penuh haru dan rasa kehilangan yang begitu mendalam, kami menyampaikan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya. Bagi kami, Bapak bukan hanya seorang pemimpin di Korps Lalu Lintas, tetapi juga sosok panutan, sahabat, sekaligus keluarga besar," ungkap Dianton.
Senada dengan itu, Erna selaku pengemudi ojol yang tergabung dalam URC Bergerak dan Ojol Nusantara Provinsi DKI Jakarta mengaku terkejut mendengar pergantian jabatan tersebut.
Ia mengaku bersyukur pernah mengikuti kegiatan Polantas Menyapa yang memberinya kesempatan bertemu langsung dengan Agus Suryo.
"Kabar yang mengejutkan buat aku pribadi dan teman-teman lain. Di saat hati kita saling terikat, kami harus kehilangan sosok Bapak Jenderal kami. Waktu yang baru kita rangkai harus terputus oleh waktu dan tugas," ujar Erna.
"Ada hal yang sangat saya banggakan dan rasa syukur sangat mendalam, karena saya bisa bersalaman, berpelukan, dan menatap Bapak dari dekat, yang selama ini hanya bisa dilihat di televisi," sambungnya.
Load more