Siapa Sosok Misterius yang Temukan Nadira Az-Zahra? Ini Kata Keluarga Mahasiswi Telkom University soal Identitasnya
- Kolase Istimewa & Telkom University
Jakarta, tvOnenews.com - Nadira Az-Zahra (21), mahasiswi Program Studi S1 Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC), Fakultas Ilmu Terapan (FIT), Telkom University sempat dilaporkan hilang selama hampir enam hari.
Nadira Az-Zahra kini dinyatakan telah ditemukan dalam kondisi selamat. Keberadaan mahasiswi Telkom University angkatan 2025 tersebut terakhir kali diamankan oleh seseorang di Kota Bandung, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.
Budhi Purwana, paman Nadira Az-Zahra mengungkapkan sosok di balik penemuan keponakannya. Identitas seseorang yang mengamankan wanita berusia 21 tahun masih misterius.
Budhi memahami kehebohan yang terjadi terutama terkait identitas sosok di balik menemukan Nadira. Ia memastikan seseorang mengamankan keponakannya adalah warga.
"Untuk identitas sosok yang menemukan itu dia warga biasa," ujar Budhi saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (7/7/2026).
Apakah Masih Kerabat atau Kenal dengan Nadira Az-Zahra?
- Istimewa
Lebih lanjut, Budhi menyikapi kabar terkait identitas warga penemu Nadira. Sebab, sosoknya dianggap mengenali keponakannya yang berusia 21 tahun tersebut.
Budhi memastikan sosok di balik penemuan ini bukanlah kerabat maupun mengenali mahasiswi Telkom University tersebut. Seseorang yang melihat keberadaan keponakannya hanya warga biasa.
"Bukan kerabat, bukan teman maupun kenal. Warga yang menemukan sama sekali tidak mengenali Nadira, dia hanya warga biasa," tuturnya.
Alasan Mengamankan Mahasiswi Telkom University yang Hilang
Budhi mengatakan bahwa, hingga kini warga yang menemukan Nadira enggan memberikan identitasnya. Sosok misterius tersebut mempunyai alasan mengamankan mahasiswi Prodi S1 SIKC Telkom University yang hilang hampir selama enam hari.
Kata Budhi, penemu Nadira hanya ingin berbuat kebaikan. Oleh karena itu, pihak keluarga diminta untuk menjaga identitasnya.
Tambah Budhi, sosok tersebut mengamankan keponakannya karena mengetahui pemberitaan yang menghebohkan publik. Sejak sepekan terakhir, kabar hilangnya Nadira viral di media sosial.
Informasi di ruang publik sangat membantu sosok tersebut untuk mengenali ciri-ciri Nadira. Hal ini memudahkannya untuk mengamankan wanita asal Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.
"Mungkin karena kebaikannya, dia enggak mau (identitas) dan darimana asalnya diekspos. Dia tahu kabar Nadira hilang dari media sosial atau sebaran informasi," terangnya.
Kabar ini juga membuat sosok penemu Nadira menghubungi pihak keluarga. Budhi mengatakan, pihaknya dihadirkan informasi bahagia bahwa mahasiswi berusia 21 tahun itu telah ditemukan dalam kondisi sehat walafiat.
Tak hanya itu, Nadira juga tengah berada dalam kondisi sendirian. Situasi ini membuat warga yang menemukan langsung mengamankan mahasiswi Telkom University tersebut.
Budhi menambahkan, hanya saja kondisi Nadira dalam keadaan tidak memungkinkan. Perubahan tingkah laku hingga fisik yang sangat lemah membuat keponakannya tidak ingin ditemukan dan berbicara terkait motif mendadak hilang secara misterius.
Terkini, pihak keluarga melakukan pengawasan dan mendampingi Nadira. Tujuannya untuk memulihkan agar kondisinya benar-benar kembali pulih.
Ia juga menginformasikan fakta terbaru lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak keluarga memastikan tidak ada barang yang dibawa Nadira hilang dan masih dalam kondisi utuh.
Selain itu, pihak keluarga dan kepolisian belum menemukan indikasi tindak pidana. Hal yang baru didapatkan hanya kondisi kelelahan tanpa ditemukan luka dan sebagainya.
Kronologi Mahasiswi Prodi SIKC Telkom University Hilang
Sebelumnya, kabar Nadira Az-Zahra menghilang misterius mencuat di media sosial. Pihak keluarga mengungkapkan kronologi mahasiswi Prodi SIKC Tel-U tersebut mendadak hilang.
Awal mula peristiwa ini terjadi saat Nadira berpamitan untuk berangkat ke kampusnya, yakni Telkom University pada 30 Juni 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam aktivitas sehari-harinya, Nadira memang kerap kali menggunakan layanan ojek online (ojol). Seusai 20 menit berpamitan, ia sempat mengabarkan orang tuanya bahwa dirinya telah tiba di Telkom University.
Setelah beberapa jam kemudian, pihak keluarga coba menghubungi Nadira. Upaya tersebut berakhir gagal lantaran ponsel wanita tersebut telah mati.
Fakta lainnya mengenai kejanggalan setelah komunikasi dengan keluarga mendadak terputus. Nadira mendadak keluar dari seluruh grup WhatsApp baik yang berisi nomor keluarga maupun kerabatnya.
Kejanggalan ini membuat pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Bandung pada 1 Juli 2026. Selepas itu, keluarga juga mendatangi pihak Rektorat Telkom University untuk bantu menyebarkan informasi hingga mencari keberadaan Nadira.
Selain itu, keluarga juga melacak keberadaan Nadira melalui nomor ponselnya. Budhi mengatakan, keluarga bahkan mencari riwayat layanan ojol yang dipakai saat berangkat ke kampus.
Di tengah pencarian, Nadira sempat dikonfirmasi telah ditemukan. Namun pihak keluarga membantah dan rentan terindikasi informasi hoaks.
(hap)
Load more