News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Santri Dibakar Senior, Sebenarnya Faktor Kesengajaan atau Kelalaian?

Lembaga Perlindungan Anak Mataram menyoroti motif dalam kronologi kasus santri dibakar senior di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Lombok Tengah.
Rabu, 8 Juli 2026 - 15:27 WIB
Kasus Pembakaran Tiga Santri Viral, Polda NTB Bertindak Akui Segera Tetapkan Tersangka
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Mataram, Joko Jumadi menyoroti kasus santri diduga dibakar oleh senior. Peristiwa ini terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW di Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Joko mulanya mengungkap kronologi kasus tiga santri dibakar senior di lingkungan pesantren di kawasan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu terjadi pada sekitar 13 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kejadiannya itu di mana di salah satu ruangan di pondok pesantren," ujar Joko saat dihubungi tvOne, Rabu (8/7/2026).

Motif Kasus Santri Dibakar Senior Efek Kesengajaan atau Kelalaian?

Joko kemudian menyebutkan bahwa kronologi yang beredar memiliki beberapa versi. Pertama, penyebab tiga santri terbakar di sebuah ruangan akibat ulah senior atau temannya.

Ia menambahkan, versi kedua mengacu pada motif tiga santri terbakar karena kelalaian. Hal ini mengakibatkan mereka mengalami luka bakar berat dan salah satu di antaranya meninggal dunia.

"Ini masih ada dua versi. Ada versi yang menyatakan bahwa itu mungkin ada kesengajaan, tetapi ada versi lain juga menyatakan bahwa itu ada kelalaian," terangnya.

Dari kronologi yang didapat, Joko menjelaskan, kejadian ini bermula saat santri berkumpul di sebuah ruangnan pondok. Kala itu salah seorang santri bernama Moh. Reyhan meminta temannya membeli bensin.

"Awalnya diminta untuk membeli bensin guna membersihkan tembok. Kemudian, setelah datang bensinnya, jadi bensin itu dibuat dan disimpan di dua botol mineral," bebernya.

Lanjut Joko, bensin tersimpan di botol mineral berukuran 600 ml disimpan di kamar terlapor. Sementara, yang satunya dibawa ke ruangan di tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam momen itu, terlapor kemudian menyalakan api. Hingga pada akhirnya, percikan api tersebut menyambar ke mika yang dibalut dengan plastik.

"Kemudian api itu juga menyambar ke botol itu, lalu botol itu tumpah. Akhirnya membakar seluruh kamar itu," lanjutnya.

Terlapor dan seorang santri yang menjadi saksi bernama Yusuf Sapi'i berhasil keluar dari ruangan tersebut. Sementara, tiga santri lainnya terjebak dan gagal melarikan diri.

Adapun tiga santri yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran di dalam ruangan tersebut, di antaranya bernama Sahril Sobirin, Sahid Al Hudri, serta Ahmad Deven Ramadhan.

"Mereka tidak bisa keluar. Hingga kemudian ada orang dari luar yang mendobrak kamar itu dan akhirnya korban bisa diselamatkan," jelasnya.

Sayangnya ketiga korban mengalami luka bakar mencapai di atas rata-rata 85 persen. Akan tetapi, kondisi satu santri bernama Sahril terus mengalami penurunan hingga pada akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Februari 2026, tepat sehari sebelum Ramadhan 2026.

Sementara, berdasarkan dari data kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah, NTB yang tertuang dalam surat resmi Nomor B-043/Kk.18.02/3/PP.00.07/06/2026, kronologi kejadian ini bermula saat kelima santri tersebut berkumpul di waktu istirahat pada pukul 13.45 Wita.

Mereka rencananya akan membuat ketapel. Sontak, terlapor menyuruh temannya membeli bensin guna meluruskan kayu bengkok sebagai bahan pembuatan ketapel.

Kelima santri itu masuk ke sebuah ruangan dan mengunci pintu agar aktivitas mereka aman dan tidak diketahui pengasuh hingga pimpinan pondok pesantren.

Tragedi terjadi setelah bensin di dalam mika yang terbakar tersenggol. Kelalaian ini membuat api terkena kasur bekas pengasuh pondok pesantren yang dulu dan sudah tidak terpakai.

Dari dua versi kronologi ini, Polda NTB masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam. Terkini, polisi telah menaikkan status kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Raharja mengatakan, pihaknya berupaya akan menetapkan status tersangka pada pekan ini. Hal tersebut bertujuan untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat mengenai kejelasan kasus santri dibakar senior.

"Kami berupaya semaksimal mungkin agar pekan ini tersangka dapat ditetapkan dan diumumkan," ungkap Kalingga.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 11 Oktober 2026, Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik!

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 11 Oktober 2026, Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 11 Oktober 2026, ada peluang rezeki hingga kabar baik datang menghampiri. Zodiakmu termasuk?
Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026 yang kini memasuki hari kedua di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026) dimana akan tersaji sesi kualifikasi dan juga Sprint Race.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral