News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senior Dokter Alex Cristo Lotis Diperiksa Terkait Perundungan hingga Dua Jenis Obat Ditemukan dalam Tas Korban

Kasatreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos sebut tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di jasad korban. Namun, pihaknya masih menunggu hasil visum dan autopsi
Jumat, 17 Juli 2026 - 09:28 WIB
dr Alex Kristo Loris, Dokter PPDS Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Riau (RIAU) di RSUD Tengku Rafian yang ditemukan tewas di semak belukar
Sumber :
  • Instagram/@fkunri_official

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi temukan dua jenis obat di dalam tas dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi di RSUD Tengku Rafian, Siak, Alex Cristo Lotis (30).

Sebelumnya, jenazah dokter Alex Cristo Lotis ditemukan pada Selasa, 14 Juli 2026 di semak belukar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos menyebut tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di jasad korban. Namun, pihaknya masih menunggu hasil visum dan autopsi secera keseluruhan.

“Jadi terkait hal tersebut belum bisa kami tanggapi. Sama sama kita tunggu hasil visum resminya,” kata Kasat Kosmos pada Kamis (16/7/2026). 

Ilustrasi jenazah ditemukan di semak belukar
Ilustrasi jenazah ditemukan di semak belukar
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Lebuh lanjut, Raja Kosmos menyebut pihak kepolisian menemukan dua jenis obat, masing-masing berisi 3 buah ditemukan di dalam tas korban di TKP.

“Penemuan obat itu juga sudah dikirimkan ke labfor untuk pemeriksaan, hari ini diantarkan (ke laboratorium),” terangnya.

Selain itu, demi memastikan tidak ada kekerasan dan perundungan dalam pendidikan kedokteran, khususnya PPDS, senior korban di RSUD Tengku Rafian juga dimintai keterangan, termasuk hubungan emosional selama dua pekan ini. 

Kronologi Penemuan Jenazah Dokter PPDS di Semak Belukar

1. Hilang Kontak

Awal mula kasus ini terungkap berasal dari istri korban. Pada Senin, 13 Juli 2026 sore hari, sang istri berinisial YM (31) coba menghubungi suaminya.

YM yang juga berprofesi sebagai dokter terkejut nomor dalam telepon genggam AKL sudah tidak aktif. Hal ini membuat istri korban resah karena suaminya hilang kontak.

Sang istri berupaya untuk mendatangi RSUD Tengku Rafian sebagai tempat AKL melaksanakan kegiatan sehari-harinya. YM bertanya terkait keberadaan suaminya kepada semua rekan sejawatnya.

Alih-alih mendapatkan jejaknya, tak sedikit dari rekan-rekan sesama dokter tidak mengetahui keberadaan korban. Pada akhirnya, YM berusaha menghubungi keluarga korban di Bagan Batu, Rokan Hilir.

Upaya tersebut lagi-lagi tidak menemukan jawaban sesuai harapan. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga di Bagan Batu, korban tidak berada di lokasi tersebut.

2. Periksa Rekaman CCTV

Lanjut Dedek, istri korban bersama petugas keamanan rumah sakit kemudian melakukan pemeriksaan kamera CCTV. Mereka mengecek rekaman di bagian radiologi RSUD Tengku Rafian.

Dari rekaman tersebut, terdapat petunjuk jejak terakhir AKL. Dokter PPDS residen anestesi itu tertangkam kamera sedang berjalan kaki keluar dari area rumah sakit.

AKL terekam keluar melalui pintu keluar di depan pos sekuriti II. Korban saat itu tengah menuju ke arah keluar RSUD Tengku Rafian.

Sayangnya kamera tersebut tidak menunjukkan tujuan akhir korban pasca meninggalkan area rumah sakit. Hal ini membuat pencarian dilanjutkan pada keesokan harinya.

3. Ditemukan di Semak Belukar

Pada Selasa (14/7/2026), sekitar pukul 07.30 WIB, petugas keamanan sempat kembali bertanya kepada tenaga medis maupun aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di RSUD Tengku Rafian. Mereka tidak mengetahui keberadaan korban yang masih menjadi misteri.

Rekan-rekan sejawat dan pihak rumah sakit sempat ikut melakukan pencarian. Sayangnya proses penyisiran tersebut tidak berbuah hasil sehingga menggerakkan tiga orang petugas berinisiatif menyisir ke area tempat lain.

Ketiga orang tersebut menjadi saksi. Statusnya merupakan dua petugas keamanan rumah sakit bernama Arif Syahdu (31) dan Yuudi Arianto (35), sedangkan satunya merupakan seorang pengemudi ambulans bernama Selamat (55).

Pada pukul 11.30 WIB, ketiga saksi coba melakukan penyisiran ke area semak belukar. Letaknya hanya berada di luar rumah sakit.

Alasan ketiganya menyisir ke area semak belukar karena menjadi titik terakhir pergerakan AKL saat terekam dalam kamera CCTV.

Seorang saksi coba memanjat pagar pembatas rumah sakit untuk melihat di sekitarnya yang berada di luar area rumah sakit. Di momen inilah, ia melihat seorang jenazah dalam posisi telentang dan telah tewas di tengah semak belukar.

Jarak jasad korban hanya sekitar 5 meter dari pagar pembatas RSUD Tengku Rafian. Jika dari tepi Jalan Raja Kecik, lokasi korban hanya berjarak 30 meter.

4. Polisi Olah TKP

Penemuan ini membuat pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Pihak kepolisian langsung bergegas untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, polisi juga memasang garis polisi hingga mengamankan sejumlah barang bukti. Saat jenazah ditemukan, petugas mendapatkan sebuah tas sandang diduga milik AKL.

Tidak hanya tas sandang berwarna hitam, barang bukti yang diamankan yakni sejumlah alat medis, dompet, telepon genggam, kartu identitas atau ID Card RSUD Tengku Rafian milik korban.

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Pekanbaru. Tujuannya untuk langsung diautopsi agar motif kematian dokter PPDS tersebut terang benderang.

5. Hasil Autopsi Sementara

Kasubbid Penmas Polda Riau, AKBP Rudi Samosir mengungkap hasil autopsi sementara terhadap jenazah AKL. Hasil pertama mengenai rentang waktu korban meninggal dunia diperkirakan sudah 12-24 jam.

Jenazah korban telah memasuki kondisi pembusukan awal. Selain itu petugas medis juga mendapatkan adanya luka berbentuk titik serta pembengkakan di punggung tangan kiri.

"Ada juga ditemukan memar pada kepala akibat kekerasan tumpul," lanjut Rudi.

Terkait luka pasca-kematian, polisi menduga pola dan gambarannya akibat gigitan serangga. Hal itu menyasar pada daerah leher, dada, perut, punggung, serta kedua lengan korban.

Hingga kini, penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. Polisi masih menunggu hasil autopsi secara keseluruhan. (hap/muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3.600 Pelari Lintas Alam dari 30 Negara Akan Bertarung di Cultra 2026

3.600 Pelari Lintas Alam dari 30 Negara Akan Bertarung di Cultra 2026

Sebanyak 3.600 pelari lintas alam dari lebih dari 30 negara ambil bagian dalam ajang CULTRA 2026 yang digelar di Cameron Highlands, Malaysia. Jumlah peserta pada tahun ini meningkat dibandingkan edisi sebelumnya yang diikuti 2.600 pelari.
4 Shio yang Mendadak Merasakan Getaran Cinta di Sabtu 18 Juli 2026, Kerbau Bikin Hati Deg-degan

4 Shio yang Mendadak Merasakan Getaran Cinta di Sabtu 18 Juli 2026, Kerbau Bikin Hati Deg-degan

Ramalan cinta 12 shio Sabtu 18 Juli 2026 sudah hadir! Ada 4 shio yang mendadak merasakan getaran cinta besok, nomor dua bikin hati deg-degan. Cek shiomu sekarang!
Kuasa Hukum Ruben Onsu Respons Video Giorgio Antonio, Sebut Klarifikasi Sah Tapi Publik Tetap Berhak Berpendapat

Kuasa Hukum Ruben Onsu Respons Video Giorgio Antonio, Sebut Klarifikasi Sah Tapi Publik Tetap Berhak Berpendapat

Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, merespons video klarifikasi Giorgio Antonio dan menegaskan publik tetap berhak menilai serta berpendapat.
Apa Saja Hasil Autopsi Motif Kematian Dokter PPDS Alex Cristo Loris Ditemukan Tewas di Semak-semak RSUD Siak?

Apa Saja Hasil Autopsi Motif Kematian Dokter PPDS Alex Cristo Loris Ditemukan Tewas di Semak-semak RSUD Siak?

Polres Siak berbicara hasil autopsi jenazah dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi di RSUD Tengku Rafian, Siak, Alex Cristo Loris (30).
DPRD Jawa Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 Menjadi Perda

DPRD Jawa Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 Menjadi Perda

Plh Sekretaris DPRD Jawa Barat Iman Tohidin membacakan keputusan Ranperda menjadi Perda yang kemudian ditandatangani oleh Pimpinan DPRD Jaabar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
5 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 18 Juli 2026: Virgo Dipercaya Atasan, Capricorn Melesat

5 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 18 Juli 2026: Virgo Dipercaya Atasan, Capricorn Melesat

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam karier pada 18 Juli 2026, di antaranya Virgo dipercaya atasan dan karier Capricorn melesat. Ada zodiakmu?

Trending

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Teka-teki Ledakan Maut Gudang Amunisi TNI di Madiun, Kadispenad: Jangan Berspekulasi

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat merespons insiden meledaknya Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang terjadi pada Kamis (16/7). 
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung pada 18 Juli 2026: Leo Panen Peluang, Cancer Diselimuti Rezeki

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 18 Juli 2026, di antaranya Leo panen peluang dan Cancer diselimuti rezeki. Ada zodiakmu?
Ramalan Zodiak 18 Juli 2026: Cancer Dibanjiri Rezeki, Capricorn Saatnya Atur Keuangan

Ramalan Zodiak 18 Juli 2026: Cancer Dibanjiri Rezeki, Capricorn Saatnya Atur Keuangan

Ramalan zodiak keuangan 18 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Cancer dibanjiri rezeki sementara Capricorn saatnya atur keuangan di Sabtu ini.
4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 Shio yang Dianugerahi Peluang Emas pada 18 Juli 2026, Ayam Paling di Luar Dugaan

4 shio yang dianugerahi peluang emas pada 18 Juli 2026 sudah terungkap! Ayam paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio besok sekarang!
Open BO Berujung Pemerasan, Kenapa AI Menjadi Tujuan Cewek usai Buat ASN BPN Lompat dari Lantai 12 Apartemen?

Open BO Berujung Pemerasan, Kenapa AI Menjadi Tujuan Cewek usai Buat ASN BPN Lompat dari Lantai 12 Apartemen?

2 wanita open BO , FR (31) & JS (29) buka AI untuk tempat solusi saat dikejar polisi akibat pemerasan bikin ASN BPN Nias tewas lompat dari lantai 12 apartemen.
Apa Saja Hasil Autopsi Motif Kematian Dokter PPDS Alex Cristo Loris Ditemukan Tewas di Semak-semak RSUD Siak?

Apa Saja Hasil Autopsi Motif Kematian Dokter PPDS Alex Cristo Loris Ditemukan Tewas di Semak-semak RSUD Siak?

Polres Siak berbicara hasil autopsi jenazah dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi di RSUD Tengku Rafian, Siak, Alex Cristo Loris (30).
5 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 18 Juli 2026: Virgo Dipercaya Atasan, Capricorn Melesat

5 Zodiak Paling Hoki dalam Karier pada 18 Juli 2026: Virgo Dipercaya Atasan, Capricorn Melesat

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam karier pada 18 Juli 2026, di antaranya Virgo dipercaya atasan dan karier Capricorn melesat. Ada zodiakmu?
Selengkapnya

Viral