News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masuk Daftar Tarif Section 301 USTR, Pemerintah Pastikan Negosiasi dengan AS Terus Berlanjut

Pemerintah memastikan terus melakukan langkah diplomasi dan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) menyusul kebijakan tarif tambahan yang diterapkan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Jumat, 24 Juli 2026 - 15:51 WIB
Masuk Daftar Tarif Section 301 USTR, Pemerintah Pastikan Negosiasi dengan AS Terus Berlanjut
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memastikan terus melakukan langkah diplomasi dan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) menyusul kebijakan tarif tambahan yang diterapkan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Di saat yang sama, pemerintah juga mempercepat diversifikasi pasar ekspor untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan Indonesia mencermati kebijakan terbaru USTR sekaligus mengapresiasi pengakuan pemerintah AS terhadap komitmen Indonesia dalam memberantas praktik kerja paksa (forced labor) di rantai pasok global.

“Pemerintah Indonesia mencermati pengakuan USTR bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang secara aktif berkomitmen dan memiliki kerangka regulasi untuk mencegah serta memberantas praktik kerja paksa (forced labor) dalam rantai pasok global,” kata Haryo dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Menurut Haryo, pemerintah juga terus menjalin komunikasi intensif dengan otoritas AS selama proses investigasi Section 301. Indonesia bahkan terlibat aktif dalam seluruh tahapan investigasi yang mencakup isu excess capacity sektor manufaktur dan larangan impor barang yang diproduksi melalui kerja paksa.

“Pemerintah Indonesia secara rutin melakukan komunikasi dengan Pemerintah AS terkait dengan proses investigasi Section 301. Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam proses investigasi yang mencakup 2 isu, yaitu excess capacity sektor manufaktur dan larangan impor barang yang dihasilkan dari kerja paksa, mulai dari menyampaikan written submission, hadir dalam public hearing dan juga konsultasi antar pemerintah,” tegasnya.

Haryo menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi Section 301 of the Trade Act of 1974, USTR menetapkan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap Indonesia bersama 16 negara dan wilayah lainnya, seperti Malaysia, India, Meksiko, Kanada, dan Inggris.

Meski demikian, pemerintah mencatat sejumlah produk ekspor Indonesia tetap memperoleh pengecualian tarif dari USTR.

“USTR menetapkan tarif berdasarkan hasil investigasi Section 301 of the Trade Act of 1974 terhadap 60 negara/ekonomi. Indonesia masuk ke dalam negara yang dikenakan tarif tambahan sebesar 10 persen di bawah Section 301, bersama 16 negara/wilayah lainnya (seperti Malaysia, India, Meksiko, Kanada, Inggris, dll.),” ungkap dia.

“Kami juga turut mencermati penetapan dari USTR untuk beberapa produk dari Indonesia masuk ke dalam daftar pengecualian tarif (product exemptions),” lanjutnya.

Pemerintah kini menunggu hasil investigasi lanjutan terkait isu excess capacity yang menurut informasi dari pihak AS akan diumumkan dalam waktu dekat. Indonesia berharap keputusan akhir yang diambil tetap memberikan ruang kompetitif bagi produk nasional di pasar Amerika.

“Berdasarkan info dari pihak AS, hasil investigasi terkait isu excess capacity akan diterbitkan dalam waktu dekat. Kita masih menunggu hasil dan pengumuman resmi hasil investigasi tersebut dan tentunya berharap agar tarif yang diterapkan favorable bagi Indonesia, serta produk-produk yang sudah dikecualikan dengan penandatanganan perjanjian ART sebelumnya dapat diakomodasi. Pemerintah secara aktif terus berkonsultasi dengan USTR untuk mendapatkan tarif yang terbaik dan kompetitif,” ungkap Haryo.

Mengantisipasi dampak kebijakan perdagangan AS, pemerintah juga menyiapkan strategi ganda untuk menjaga daya saing ekspor nasional. Langkah pertama dilakukan melalui reformasi di dalam negeri dengan memangkas hambatan regulasi, sementara strategi kedua ditempuh dengan memperluas akses ke pasar-pasar ekspor baru.

“Untuk menjaga daya saing ekspor, Pemerintah berfokus pada dua langkah utama. Dari sisi domestik, menyederhanakan regulasi impor bahan baku guna menekan biaya produksi agar produk ekspor dalam negeri semakin kompetitif,” urainya.

“Dari sisi pasar, mengoptimalkan perjanjian dagang yang sudah ada (IA-CEPA, IK-CEPA, RCEP, dll) dan secara agresif membuka pasar baru (melalui I-EAEU FTA, IEU-CEPA, ICA-CEPA) sebagai alternatif pasar AS,” tandas dia.(agr/raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Diminta Tindaklanjuti Kasus Penipuan yang Seret Kepala Daerah di Aceh 

Polda Metro Jaya Diminta Tindaklanjuti Kasus Penipuan yang Seret Kepala Daerah di Aceh 

Seorang pelapor berinisial A meminta Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti dugaan tidak pidana penipuan yang telah dilaporkannya terkait salah satu kepala daerah di Provinsi Aceh inisial SA.
Kemendagri Kantongi Peta Titik Rawan Korupsi, Gandeng KPK Perkuat Pencegahan di Daerah

Kemendagri Kantongi Peta Titik Rawan Korupsi, Gandeng KPK Perkuat Pencegahan di Daerah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi mendalam terhadap area-area yang rentan terjadi praktik korupsi di tingkat daerah.
Kapolri Resmikan Sekber Koalisi Besar Buruh Indonesia: Saya akan Berada di Garda Terdepan untuk Memperjuangkan

Kapolri Resmikan Sekber Koalisi Besar Buruh Indonesia: Saya akan Berada di Garda Terdepan untuk Memperjuangkan

Kapolri menyampaikan apresiasi seluruh konfederasi buruh yang telah bergabung dan mempersatukan perjuangan melalui Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia.
Kejagung Bentuk Tim 9 untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Bentuk Tim 9 untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung memastikan penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tetap berjalan.
Kapolri Ajak Elemen Buruh Kawal Keseimbangan Hak Pekerja dan Iklim Investasi: Tetap Jaga Kondusivitas

Kapolri Ajak Elemen Buruh Kawal Keseimbangan Hak Pekerja dan Iklim Investasi: Tetap Jaga Kondusivitas

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, perjuangan kaum buruh juga menjadi bagian penting dalam mengawal berbagai program pemerintah, khususnya hilirisasi.
Pantang Tampil Kendor di Depan Bobotoh, Persib Siap Tunjukkan Performa Maksimal Hadapi Arema di Piala Presiden

Pantang Tampil Kendor di Depan Bobotoh, Persib Siap Tunjukkan Performa Maksimal Hadapi Arema di Piala Presiden

Persib Bandung bersiap melakoni laga perdana di turnamen pramusim Piala Presiden. Duel menghadapi Arema FC akan dijalani besok Sabtu (25/7/2026) malam WIB.

Trending

Scout Camp 2026 Digelar di Thailand, Kontingen Pramuka Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Scout Camp 2026 Digelar di Thailand, Kontingen Pramuka Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Kontingen Pramuka sekolah mengharumkan Indonesia di International Education Adventure 4.0 (Scout Camp 2026) yang digelar di Sangkhom Islam Wittaya School, Sadao, Provinsi Songkhla, Thailand, pada 20–23 Juli 2026.
Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan zodiak keuangan 25 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aries untung besar dan Cancer diminta tahan jajan di Sabtu akhir pekan ini.
APMI Bersama BPDP  Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia

APMI Bersama BPDP  Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia

Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama BPDP sebagai BLU Kementerian Keuangan menyelenggarakan STORY 2026: Sawit Creator Academy Ekspedisi Aceh.
4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang mendadak cuan pada 25 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
3 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Timur, Ada Pelajar Jadi Korban hingga Penembakan Warga

3 Kasus Begal Terbaru di Jakarta Timur, Ada Pelajar Jadi Korban hingga Penembakan Warga

Kasus Begal di Jakarta Timur kembali menjadi sorotan sepanjang Juni-Juli 2026. Pelajar hingga warga menjadi korban dalam sejumlah aksi kriminal jalanan.
John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya ungkap perkembangan terbaru terkait komposisi skuad Garuda jelang Piala AFF 2026. Ada 26 pemain dipertahankan.
Selengkapnya

Viral