Pemprov Jawa Barat Targetkan 100 Persen Berlistrik pada 2027, Sisa 70 Ribu Warga Belum Terlayani
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimis dapat mewujudkan target seluruh wilayah teraliri listrik pada tahun 2027.
Saat ini, jumlah penduduk yang belum memiliki akses listrik telah berkurang drastis, dari semula sekitar 500 ribu jiwa kini hanya menyisakan sekitar 70 ribu jiwa.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pemerataan energi adalah prioritas utama agar manfaat pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di Bandung, Rabu (29/7), ia menyatakan keyakinannya bahwa sisa tantangan tersebut akan terselesaikan dalam waktu dekat.
"Jawa Barat mentargetkan tahun depan, seluruh rakyat Jawa Barat sudah punya listrik. Dari 500.000 yang tidak punya listrik, sekarang tinggal 70.000 lagi. Tahun depan tuntas," ujar Dedi.
Selain mengejar cakupan akses, Dedi melontarkan gagasan agar masyarakat yang tinggal di wilayah penghasil energi—seperti area geotermal, surya, air, hingga pengolahan sampah, mendapatkan kompensasi berupa tarif listrik yang lebih terjangkau.
"Dalam jangka panjang, energi ini pikiran, gagasan, boleh saya punya pikiran ke depan itu, daerah yang menghasilkan energi, dalam pikiran saya daerah di mana desa energi itu ada, di mana energi itu dilahirkan, listrik dilahirkan, mereka harus mendapatkan listrik yang murah dari PLN," tuturnya.
Dedi berpendapat bahwa kebijakan ini akan memicu rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat lokal untuk menjaga keberlanjutan sumber daya energi di wilayah mereka.
Ia mencontohkan khusus untuk wilayah penghasil panas bumi agar diberikan keistimewaan.
"Penghasil geotermal, bila perlu desanya listriknya harus gratis. Kenapa? Mereka akan bersyukur, 'Tempat saya melahirkan geotermal, manfaatnya bagi saya adalah listrik di desa saya gratis.' Untuk itu, jaga geotermal," tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemprov Jawa Barat berharap tidak ada lagi ironi di mana warga di sekitar pembangkit listrik justru kesulitan mendapatkan layanan energi.
Langkah strategis ini diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan sekaligus memastikan keadilan pembangunan di seluruh Jawa Barat. (ant/dpi)
Load more