News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lawatan Jokowi Ke Ukraina dan Rusia, Pengamat: Pertegas Politik Bebas Aktif Indonesia

Kedatangan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia sebagai negara yang sedang berkonflik, mempertegas posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif
Kamis, 30 Juni 2022 - 13:58 WIB
Presiden Jokowi disambut Presiden Zelenskyy setiba di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, Rabu (29/06/2022)
Sumber :
  • (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Kupang - Kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina dan Rusia sebagai negara yang sedang berkonflik, mempertegas posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

"Indonesia kembali mempertegas standing position dalam menyikapi konflik Rusia-Ukraina yaitu prinsip politik luar negeri bebas aktif dengan kunjungan Jokowi untuk menemui pemimpin kedua negara yang berkonflik," kata Pengamat Hukum Internasional, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr DW Tadeus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, kunjungan Jokowi ke kedua negara menunjukkan bahwa Indonesia tidak bisa diintervensi dalam mengambil keputusan politik menyikapi konflik militer tersebut.

Artinya Indonesia bebas menentukan sikap untuk berkunjung ke kedua negara tanpa harus berada di sisi Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengecam atau menyalahkan Rusia.

"Jika Jokowi hanya mengunjungi Ukraina, maka patut dinilai sikap politik bebas aktif kita telah diintervensi untuk mendukung salah satu pihak yang berperang," katanya lagi.

"Jadi kunjungan ke kedua negara ini menunjukkan Indonesia tidak harus mengikuti maunya Amerika Serikat untuk berpihak ke mereka. Kita punya sikap yang berbeda, sehingga tidak diremehkan dunia," katanya pula.

DW Tadeus mengatakan pada sisi lain, Ukraina dan Rusia tetap menganggap Indonesia sebagai teman, sehingga Indonesia mudah mengambil peran untuk mencoba mendamaikan kedua belah pihak.

"Sikap ini yang ditunggu-tunggu masyarakat dunia dengan harapan agar konflik bisa mereda, sehingga ancaman krisis energi, pangan, dan sebagainya secara global bisa teratasi," katanya.

Menurut dia, jika ke depan konflik kedua negara dapat mereda, maka Indonesia turut mencatatkan sejarah ikut menciptakan perdamaian dunia melanjutkan apa yang telah dirintis Presiden pertama Indonesia Soekarno (Bung Karno). (ant/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

I Wayan Sudirta Dilantik Jadi Wakil Ketua MKD, Gantikan TB Hasanuddin

I Wayan Sudirta Dilantik Jadi Wakil Ketua MKD, Gantikan TB Hasanuddin

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), I Wayan Sudirta dilantik sebagai Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) periode 2024-2029
DPR Ungkap Alasan Inosentius Diganti: Adies Kadir Sudah Lewati Semua Mekanisme

DPR Ungkap Alasan Inosentius Diganti: Adies Kadir Sudah Lewati Semua Mekanisme

Pimpinan DPR RI mengungkap alasan di balik pergantian Inosentius Samsul sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR RI
Bencana Alam Sumatera Rusak Jalur Transportasi di Tiga Provinsi, Kemenhub Ajukan Anggaran Triliunan Rupiah

Bencana Alam Sumatera Rusak Jalur Transportasi di Tiga Provinsi, Kemenhub Ajukan Anggaran Triliunan Rupiah

Kementerian Perhubungan RI mengungkap dampak bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatra. Menurut Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bencana ekologis
FIFA Beri Lampu Hijau! John Herdman yang akan Terbang ke Eropa Bisa Rayu 4 Pemain Keturunan Ini untuk Perkuat Timnas Indonesia, Siapa Saja?

FIFA Beri Lampu Hijau! John Herdman yang akan Terbang ke Eropa Bisa Rayu 4 Pemain Keturunan Ini untuk Perkuat Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman dikabarkan terbang ke Eropa untuk memantau pemain keturunan. 4 nama ini masuk radar naturalisasi demi memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series.
Bencana Sumatra, Menteri Ara Andalkan CSR Swasta untuk Bangun 2.603 Hunian Tetap di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Bencana Sumatra, Menteri Ara Andalkan CSR Swasta untuk Bangun 2.603 Hunian Tetap di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pemerintah mulai mengandalkan skema gotong royong dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mempercepat pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Meski Mulai Februari Tak Berlaku, Ternyata Girik hingga Letter C Masih Diperlukan, Begini Penjelasannya

Meski Mulai Februari Tak Berlaku, Ternyata Girik hingga Letter C Masih Diperlukan, Begini Penjelasannya

PP Nomor 18 Tahun 2021 menetapkan surat tanah lama seperti girik hingga letter C tidak berlaku mulai Februari 2026, tapi ternyata masih diperlukan untuk hal ini

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Persib kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Media Prancis sorot tajam keputusan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT