Tutup Menu
LIVESTREAM
Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim
Sulawesi Lainnya
Artikel
Ceramah Ustadz Adi Hidayat.
Sumber :
  • twitter @yaniarsim

Viral Nama Asli Pahlawan Nasional Asal Maluku Thomas Matulessy adalah Ahmad Lussy

Selasa, 5 Juli 2022 - 14:02 WIB

Jakarta - Beberapa hari terakhir media sosial dihebohkan dengan pernyataan Ustadz Adi Hidayat yang mengatakan nama asli pahlawan nasional asal Maluku Pattimura bukan Thomas Matulessy tetapi Ahmad Lussy

Dalam rekaman yang diunggah @yaniarsim dan berdurasi 1 menit 24 detik yang viral tersebut, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa nama asli Thomas Matulessy adalah Ahmad Lussy. Dalam ceramahnya tersebut, Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa kesimpulan nama Ahmad Lussy disebut setelah para ahli sejarah menelusuri hal ini.

Lebih lanjut Ustadz Adi Hidayat juga mengatakan bahwa Ahmad Lussy seorang pejuang dan kyai.

Hal yang sama juga sempat dikemukakan Prof Ahmad Mansur Suryanegara dalam buku 'Api Sejarah'. Dalam buku tersebut disebutkan kalo nama asli Thomas Matulessy adalah Ahmad Lussy.(chm)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Situs Kostrad Diretas Indian Cyber Mafia, Tim Cyber TNI AD Turun Tangan

Situs Kostrad Diretas Indian Cyber Mafia, Tim Cyber TNI AD Turun Tangan

Situs Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) www.kostrad.mil.id tidak bisa diakses. Situs resmi pasukan elite TNI AD itu diduga diretas.
Warga Binaan Pamer Karya Dalam Publik Ekspo Kanwil Kemenkumham Sulbar

Warga Binaan Pamer Karya Dalam Publik Ekspo Kanwil Kemenkumham Sulbar

Publik ekspo kanwil Kemenkumham memamerkan hasil karya kerajinan tangan warga binaan lapas dan rumah tahanan di Sulawesi barat, publik ekspo berlangsung 2 hari
Surya Darmadi Ditahan, Kejagung Periksa 4 Karyawannya Jadi Saksi

Surya Darmadi Ditahan, Kejagung Periksa 4 Karyawannya Jadi Saksi

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa 4 orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi PT. Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu atas nama Tersangka RTR dan Tersangka Surya Darmadi (SD).
Lokasi Eks Diskotek Diduga Berubah Fungsi Jadi Barak Narkoba, Warga Binjai Minta Polisi Gerebek

Lokasi Eks Diskotek Diduga Berubah Fungsi Jadi Barak Narkoba, Warga Binjai Minta Polisi Gerebek

Sejumlah elemen warga Binjai mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak menutup barak-barak narkoba di lokasi bekas TF (eks Diskotek),
Akhirnya Terungkap, Sebelum Menghabisi Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Terlibat Pembicaraan Empat Mata

Akhirnya Terungkap, Sebelum Menghabisi Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Terlibat Pembicaraan Empat Mata

Komnas HAM menyebut bahwa sebelum mengeksekusi Brigadir Yosua, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terlibat pembicaraan empat mata selama kurang lebih satu jam.
77 Bendera Merah Putih warnai Bukit Purba Pulau Kojadoi

77 Bendera Merah Putih warnai Bukit Purba Pulau Kojadoi

Menyemarakkan HUT RI ke 77, warga Pulau Kojadoi Alok Timur Kabupaten Sikka memasang 77 bendera di bukit Purba sebagai simbol bangkitnya pariwisata pasca pandemi
Trending

"Saya Teraniaya, Dihina, Dizalimi. Saya Tembak Habis Dia" Pengakuan Ferdy Sambo Kepada Kompolnas

Terbongkar bagaimana pengakuan palsu yang disampaikan Ferdy Sambo kepada kompolnas untuk mendukung skenario drama adu tembak anggota polisi di rumah dinasnya.
Curahan Hati Bharada E: Lahir dan Besar di Brimob, Saya Ingin Tetap Berkarir

Curahan Hati Bharada E: Lahir dan Besar di Brimob, Saya Ingin Tetap Berkarir

Melalui kuasa hukumnya yang baru, Ronny Talapess, terlepas dari polemik yang membelitnya saat ini, Bharada E mencurahkan keinginan terdalamnya untuk tetap bisa berkarier di kepolisian
Terbongkar! Mahfud MD Ungkap Skenario Palsu Irjen Ferdy Sambo: Dia Nangis-Nangis Bilang ´Saya Dihina dan Didzalimi Brigadir J, Saya Habisi Langsung Kalau Ada Di Situ´

Terbongkar! Mahfud MD Ungkap Skenario Palsu Irjen Ferdy Sambo: Dia Nangis-Nangis Bilang ´Saya Dihina dan Didzalimi Brigadir J, Saya Habisi Langsung Kalau Ada Di Situ´

Jakarta –Mahfud MD selaku Menko Polhukam blak-blakan soal scenario palsu yang dibuat mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang kini ditetapkan menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J. Ternyata, pada awalnya Sambo sempat berpura-pura menangis seolah didzalimi oleh sang ajudan.
40 Parpol Mendaftar Sebagai Peserta Pemilu 2024

40 Parpol Mendaftar Sebagai Peserta Pemilu 2024

Sebanyak 40 partai politik (parpol) resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai calon peserta Pemilu 2024 hingga batas waktu penutupan, Minggu
Komnas HAM: Pemeriksaan Rumah Dinas Ferdy Sambo Diundur Pukul 15.00 WIB

Komnas HAM: Pemeriksaan Rumah Dinas Ferdy Sambo Diundur Pukul 15.00 WIB

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menjadwalkan ulang pemeriksaan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Ferdy Sambo yang ada di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Terungkap! Banyak Pihak Tertipu Tangisan ´Air Mata Palsu´ Irjen Ferdy Sambo Dalam Kasus Brigadir J, Mahfud MD: Awalnya Percaya Lihat Jenderal Nangis-Nangis, Ini Jebakan Psikologis

Terungkap! Banyak Pihak Tertipu Tangisan ´Air Mata Palsu´ Irjen Ferdy Sambo Dalam Kasus Brigadir J, Mahfud MD: Awalnya Percaya Lihat Jenderal Nangis-Nangis, Ini Jebakan Psikologis

Jakarta – Irjen Ferdy Sambo selaku mantan Kadiv Propam, pada awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J sempat menangis sesenggukan mengaku dirinya telah dianiaya dan didzalimi oleh sang ajudan. Mahfud MD mengungkapkan bahwa tangisan air mata palsu itu adalah jebakan psikologis yang buat semua percaya tentang skenario palsunya.
Bukan Lagi Skenario, Ferdy Sambo dan Bharada E Beri Keterangan Serupa Soal Motif Pembunuhan Brigadir J

Bukan Lagi Skenario, Ferdy Sambo dan Bharada E Beri Keterangan Serupa Soal Motif Pembunuhan Brigadir J

Keterangan motif yang disampaikan Irjen Ferdy Sambo, sejalan dengan yang disampaikan Bharada E bahwa ada peristiwa di Magelang sebelum Brigadir J ditembak.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Fakta
21:00 - 22:00
Kabar Utama
22:00 - 22:30
Menyingkap Tabir
22:30 - 23:30
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
Selengkapnya