News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Tewasnya Brigadir J Terungkap Setelah Jenazah Tiba di Jambi

Pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo masih terus menyita perhatian publik. Kasus terungkap ketika jenazah Brigadir J tiba di rumah duka.
Rabu, 24 Agustus 2022 - 11:52 WIB
Ibu Brigadir Nofiansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J)
Sumber :
  • Dokumentasi tvOnenews.com

Jakarta - Pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo masih terus menyita perhatian publik.

Kasus pembunuhan ini terungkap ketika jenazah Brigadir J tiba di rumah duka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenazah Brigadir J dibawa ke Jambi pada 9 Juli 2022. Pada saat itu, yang menerima jenazah adalah bibinya karena orang tua Brigadir J masih berada di kampung halaman untuk berziarah.

Rohani Simanjuntak, bibi Brigadir J, meminta untuk memeriksa jenazah Brigadir J. Namun, hal itu tidak diizinkan.

Akibat tidak diizinkan untuk diperiksa, bibi dari Brigadir J pun menolak menerima jenazah.

Ia kemudian memerintahkan Kombes Leonardo David Simatupang untuk menunggu orang tua dari Brigadir J agar langsung diserahkan saja kepada mereka selaku orang tua.

Karo Paminal nonaktif Brigjen Hendra Kurniawan juga ikut dalam tim menyerahkan jenazah Brigadir J.

Brigjen Hendra tidak hanya berdua dengan Kombes Leonardo, tapi juga ada beberapa orang yang ikut. Hadir juga perwakilan dari Polres Jakarta Selatan.

Usai menerima kabar tersebut, malam itu juga kedua orang tua Brigadir J langsung datang ke rumah duka.

Orang tua dari Brigadir J kemudian meminta kepada tim untuk melihat isi peti untuk memastikan apakah benar yang ada di dalam peti jenazah itu adalah anaknya.

Kemudian, tim yang mengantarkan jenazah Brigadir J mengatakan peti jenazah tidak bisa dibuka karena kasus ini merupakan aib.

Tim yang mengantarkan jenazah Brigadir J merasa tersudutkan oleh permintaan keluarga.

Akhirnya permintaan keluarga untuk melihat jenazah anaknya disetujui oleh polisi dan kemudian peti tersebut dibuka.

Bagian pertama yang dibuka adalah bagian wajah. Ketika dibuka, nampak bagian wajah jenazah Brigadir J sudah ada luka bahkan hidungnya dijahit akibat sobekan.

Selain ada pertanyan-pertanyaan pihak keluarga untuk tim yang mengantar jenazah tersebut, peti harus dibuka untuk dimasukan ulos.

Diketahui, keluarga Brigadir J sangat taat terhadap adat istiadat sehingga keluarga meminta untuk dibukakan peti tersebut.

Brigjen Hendra dan rekan timnya memerintahkan agar pintu gerbang harus ditutup untuk menjaga agar tidak ada orang lain yang tidak berkepentingan hadir disana.

Tak hanya memerintahkan menutup pintu-pintu, Brigjen Hendra mengatakan jangan ada dokumentasi dalam bentuk apapun.

Setelah mendengar kronologi dari Brigjen Hendra dan tim lainnya, orang tua Brigadir J kemudian meminta bukti untuk lebih meyakinkan diri mereka, termasuk soal pelecehan seksual yang dilakukan anak mereka kepada istri Irjen Ferdy Sambo.

Begitu polisi keluar dari dalam rumah, maka itulah kesempatan keluarga untuk memeriksa semua tubuh Brigadir J.

Saat itu, mereka memeriksa sampai bagian pusar, sepatu dan kaos kaki yang saat itu dikenakan Brigadir J.

Momen tersebut digunakan untuk mengabadikan kondisi tubuh dari Brigadir J yang pada akhirnya foto dan video tersebut dijadikan bukti oleh pihak keluarga yang percaya bahwa anak mereka mengalami hal yang mengarah pada pembunuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo terjadi di rumah dinasnya di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Perkembangan kasus pembunuhan ini masih terus berlangsung. Hingga kini, sudah ada lima tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir J antara lain FS, Bharada E, Bripka RR, KM dan PC. (mg2/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral