News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Viral Ferdy Sambo Beri Ucapan Soal Jabatan Sifatnya Sementara, Netizen: Sebelum Dibutakan Harta Tahta

Beredar kembali di media sosial video viral Ferdy Sambo beri ucapan soal jabatan sifatnya sementara, Netizen: sebelum dibutakan harta tahta, Minggu (4/9/2022).
Minggu, 4 September 2022 - 18:22 WIB
Irjen Ferdy Sambo Mantan Kadiv Propam Polri
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Beredar kembali di media sosial dan bikin geger cuplikan video lawas, Seorang Ferdy Sambo saat masih menjabat sebagai Kapolres Brebes.

Nama Ferdy Sambo memang menyita perhatian publik sebulan terakhir ini, atas kasus yang menimpanya karena terlibat menjadi dalang pembunuhan berencana ajudannya sendiri yakni Brigadir J atau Brigpol Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video Viral Ferdy Sambo Beri Ucapan Soal Jabatan Sifatnya Sementara, Netizen: Sebelum Dibutakan Harta Tahta.

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebelum seperti sekarang , Sempat menduduki posisi sebagai Kapolres Purbalingga pada tahun 2012 sampai 2013, lalu menjadi Kapolres Brebes pada tahun 2013 sampai 2015 silam.

Karir Ferdy Sambo digadang-gadang melejit cukup cepat, mengingat usianya yang kini baru menginjak 49 tahun, ia sudah mengemban jabatan strategis dan pangkat jenderal bintang dua.

Sosok Ferdy Sambo telah menyita perhatian masyarakat Indonesia, baru-baru ini beredar cuplikan video lawas sang jenderal ketika sedang membawakan sambutannya beberapa tahun silam.

Video viral itu diunggah oleh akun Instagram @zal_05, pada 1/9/2022. Sangat menarik perhatian atas segala ucapannya jaman dulu saat masih menjabat Kapolres Brebes dengan pangkat AKBP.

Dalam video itu memperlihatkan saat Sambo berbicara tegas, namun terasa lembut di sebuah acara yang bertajuk "Nyambung Paseduluran" di Bumi Ayu tahun 2013 silam.
 
Sambo berbicara di hadapan para tamu hadirin di sebuah aula, dirinya menyebutkan bahwa kedudukan mereka semua sama di hadapan Yang Maha Kuasa.

"Saya tidak pernah merasa kalau saya ini Kapolres, saya tidak pernah merasa bahwa saya lebih baik dari bapak dan ibu, karena saya ini bahwa pada saatnya nanti, saya dan bapak ibu nanti sama di hadapan pencipta kita," ucap Ferdy Sambo dikutip tvonenews.com dari akun Instagram @zal_05 pada Sabtu (3/9/2022).

Sambo mengingatkan tentang jabatan dan pangkat hanya sementara saja, karena pada akhirnya kita semua sama dikuburkan di liang lahat yang ukurannya sama.

"Apakah kemudian saya seperti ini beda dengan Pak Suhadi? Lubang kita sama, dua kali satu, Kapolres selakunya dua kali dua, dua kali satu. Ini semua ditinggal, semua pakai kain, enggak ada yang dibawa," ucap sambungnya.

Lebih lanjut, Suami dari Putri Candrawathi ini mengajak orang-orang untuk berperilaku positif, tidak melanggar hukum dan menikmati hidup agar selalu bahagia.

"Untuk hidup ini adalah anugerah, mari kita saling menikmatinya dan hidup hanya sekali dengan tidak memfitnah, tidak berlaku anarkis, tidak melakukan perbuatan melanggar hukum, Mari kita bisa bahagia," ujarnya.

Diketahui Irjen Ferdy Sambo juga disebut sebagai jenderal bintang dua termuda di Mabes Polri. Usai ada tahun 2020 diangkat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan atau Kadiv Propam Polri yang dilantik oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Sontak saja, unggahan cuplikan video lawas itu menyita perhatian netizen di media sosial, tak sedikit menilai jika perkataan Mantan Kadiv Propam itu sangat berbanding terbalik dengan kasus yang menimpanya yakni pembunuhan berencana kepada Brigadir Yoshua.


"Mungkin dulu dia orang baik (mungkin) dan berjalan nya waktu dia terbiasa dengan hal2 lumrah di dalamnya, akhir jadi ketagihan dan skrg jadi Kejam." tulis netizen.

"Sebelum dibutakan dgn harta dan tahta," ucap netizen.

"Itu dulu, memang melihat humble ya humoris, tp setelah naik pangkat bintang jd beda," ujar netizen.

"Kala itu masih waras.... Duwit blm banyak spt sekarang," tulis netizen.

"Coba ada yg bisa putar dihadapan dia, omongan dia semua ini... terketuk nggak hatinya dan jujur... dari kejadian CCTV hilang sudah tidak percaya lagi," tulis netizen.

"Tp kenapa tega mencabut hak hidup org lain? Apa dia bs membuat nyawa? Berlagak speeti Tuhan..." komen netizen.

"Memang pintar dan manis dia bikin narasi kata kata, sehingga semua kena Prank, termasuk atasan nya." komen netizen.

Ketika masih kinyis2, idealismenya masih tinggi," tulis netizen.

"Preeettt.... memang benar ya, harta tahta membuat orang menjadi lupa segalanya," komen netizen. 

Untuk diketahui atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J Bareskrim Polri telah menetapkan total lima tersangka 

Diketahui dalam kasus kematian Brigadir J saat ini Polri saat ini sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf serta Putri Candrawhati.  

Kejadian itu bermula pada Jumat (8/7/2022), saat Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain memerintah, mantan Kadiv Propam itu diduga juga merekayasa kronologi kasus pembunuhan seolah-olah terjadi baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah dinasnya. 

Sementara itu, Bripka RR dan KM yang diduga berperan dan ikut membantu serta menyaksikan penembakan Bharada E terhadap korban juga terseret menjadi tersangka. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan lewat pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 tentang pembunuhan berencana. 

Tidak hanya itu, sebanyak 97 polisi hingga saat ini telah menjalani pemeriksaan oleh tim inspektorat khusus karena diduga melanggar disiplin dan etika saat menangani perkara ini. Dari jumlah itu, 16 polisi diantara telah menjalani penempatan khusus di Mako Brimob dan Div Propam Polri. (ind)


Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya: Mahasiswa Harus Punya Mental Aktivis, Daya Saing Global dan Hati Nasionalis

Wamendagri Bima Arya: Mahasiswa Harus Punya Mental Aktivis, Daya Saing Global dan Hati Nasionalis

Wamendagri Bima Arya di hadapan peserta Rapimnas II KAMMI di Banten, menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia harus punya mental aktivis, berdaya saing global, dan nasionalis.
Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan

Sebanyak 18 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, diamankan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Selasa (16/6) dini hari. 
Cara Menyikapi Tahun Baru Islam 1448 H, Begini Menurut Ustaz Adi Hidayat

Cara Menyikapi Tahun Baru Islam 1448 H, Begini Menurut Ustaz Adi Hidayat

Memasuki 1 Muharram 1448 H, begini pesan Ustaz Adi Hidayat tentang bagaimana seharusnya umat Muslim menyambut dan memaknai Tahun Baru Islam.
Jembatan Gantung Rusak, 2.000 Warga di Mukomuko Terisolasi, Ekonomi dan Pendidikan Lumpuh

Jembatan Gantung Rusak, 2.000 Warga di Mukomuko Terisolasi, Ekonomi dan Pendidikan Lumpuh

Kerusakan jembatan gantung sepanjang 80 meter di Desa Talang Buai, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan pemerintahan bagi hampir 2.000 warga setempat.
Pelatih Timnas Iran Blak-blakan Mengaku Diminta Segera Tinggalkan AS Usai Mainkan Laga Perdana di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Iran Blak-blakan Mengaku Diminta Segera Tinggalkan AS Usai Mainkan Laga Perdana di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko, berjalan dengan sulit untuk Timnas Iran, bukan hanya di dalam lapangan tapi juga dari luar lapangan.
Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Baru-baru ini beredar detik-detik mengerikan rumah dinas Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Untuk diketahui,

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral