News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lukas Enembe Jadi Tersangka Direspon Kemarahan Warga Papua, Pigai: Harus Dibina Bukan Dibinasakan

Menurut Pigai, hukum harusnya menjadi langkah terakhir yang ditempuh untuk mengoreksi kesalahan Lukas Enembe.
Selasa, 20 September 2022 - 17:07 WIB
Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait aliran uang yang diduga hasil korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe ke kasino judi di luar negeri diragukan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai. Mantan Komisioner Komnas HAM itu mengatakan, sebagai orang Papua, ia akan membela pemimpin asal Papua.

"Saya jujur, saya ini selalu melindungi pemimpin orang Papua. Karena ketika figur pemimpinnya itu diganggu maka saya meyakini itu ancaman serius bagi orang Papua," katanya, Selasa (20/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, dalam konteks yang lebih luas, mengganggu Lukas Enembe bagi dia sama seperti mengganggu tokoh agama Islam. Menurut dia, warga Papua terganggu setelah Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam konteks yang lebih luas seperti yang saya sering sampaikan jaga ulama, ustad karena kalau ulama, ustaz itu diganggu, sama saja dengan mengganggu eksistensi agama Islam," ujarnya.

Menurut dia, Lukas Enembe harusnya diberi pembinaan. Bukan hanya bagi Lukas Enembe tetapi juga bagi seluruh warga Papua. Dia juga tak yakin dengan data dari PPATK yang menyebut terdapat transfer uang senilai Rp 560 milyar ke kasino judi di luar negeri.

"Jadi saya itu sebenarnya secara keseluruhan memandang orang Papua itu harus dibina bukan dibinasakan," ujarnya.

Menurut dia, hukum harusnya menjadi langkah terakhir yang ditempuh untuk mengoreksi kesalahan Lukas Enembe. Pembinaan, kata dia, harus menjadi langkah prioritas kepada warga Papua termasuk Lukas Enembe.

"Semua orang Papua, saya tidak bicara spesifik bawa semuanya orang Papua posisinya harus dibina bukan dibinasakan Hukuman itu harus ultimum remedium, langkah terakhir, pilihan terakhir," ungkap mantan Komisioner Komnas HAM.

(Gubernur Papua, Lukas Enembe. Sumber: tim tvonenews)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Kepala PPATK) Ivan Yustiavandana sebut dana ratusan miliar rupiah mengalir dari tersangka kasus korupsi Lukas Enembe ke Kasino judi. Temuan itu merupakan salah satu dari 12 temuan transaksi mencurigakan milik Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Salah satu hasil analisis itu adalah terkait dengan transaksi setoran tunai yang bersangkutan di kasino judi senilai 55 juta dolar atau 560 miliar rupiah. Itu setoran tunai dilakukan dalam periode tertentu," kata Ivan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (19/9/2022). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Depak Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Pelatih yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia untuk Sisa Laga Piala Dunia 2026

Tunisia mengambil langkah mengejutkan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan mendepak pelatih Sabri Lamouchi usai kekalahan 5-1 atas Swedia pada laga perdana.
Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Apakah Gempa Palu M 6,7 Berpotensi Tsunami? BMK Beri Keterangan Detailnya

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menegaskan dampak dari gempa bumi magnitudo 6,7 di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak berpotensi tsunami.
Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Wapres Gibran: Jangan Sekadar Jadi Penonton, Kita Harus Menjadi Penguasa Teknologi AI

Dalam upaya menyambut visi Indonesia Emas 2045, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mendorong seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun pelajar, untuk aktif beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). 
Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Pelatih Iran Ngamuk di Piala Dunia 2026: Kami Paling Tertindas!

Iran terpaksa meninggalkan Los Angeles, Amerika Serikat (AS) untuk kembali ke markas mereka di Tijuana, Meksiko, setelah pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Saksi Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Sejumlah saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq dijadwalkan akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menyebut turunnya harga minyak dunia harus segera disambut cepat oleh pemerintah Indonesia untuk memperbaiki fiskal.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral