News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Batik dan Kekuatan Diplomasi Indonesia

Pemerintah tetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional  setelah PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (Unesco) mengesahkan Batik warisan budaya tak benda
Minggu, 25 September 2022 - 21:40 WIB
Kain Batik
Sumber :
  • Pexels.com/John Bastian

Magelang, Jawa Tengah - Pemerintah menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional  setelah Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (Unesco) mengesahkan salah satu produk kebudayaan bangsa ini, sebagai warisan budaya tak benda.

Hingga saat ini, setiap 2 Oktober diselenggarakan perayaan Hari Batik Nasional dengan berbagai cara. Perayaan dilakukan berbagai lapisan masyarakat Indonesia, tak terkecuali  jajaran aparatur pemerintahan dan swasta.

Seperti diketahui, Unesco pada tanggal 2 Oktober 2009 mengukuhkan batik Indonesia sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan tak benda. Batik Indonesia, antara lain melingkupi hal-ikhwal tentang tradisi dan ekspresi lisan, kebiasaan sosial dan adat istiadat masyarakat, serta kemahiran kerajinan tradisional para pewarisnya dari zaman ke zaman.

Catatan dari penelusuran tentang batik disebutkan bahwa batik berasal dari masa Kerajaan Majapahit (1293-1527). Batik yang pada awalnya bagian dari kekayaan tradisi budaya keraton, kemudian mengalami perkembangan dan menyebar ke segala kalangan masyarakat, hingga melahirkan inspirasi tentang macam-macam wahana dan ragam motifnya pada zaman sekarang.

Bahkan, setelah penetapan Hari Batik Nasional, mulai 2 Oktober 2019, setiap daerah seakan berlomba-lomba mengembangkan motif batik sebagai identitas khas daerah. Para perajin dan seniman batik mengembangkan kreasi, inovasi, dan terobosan menjadi beragam karya dengan inspirasi batik.

Motif batik tak lagi tertoreh pada kain sebagaimana catatan historis awal jagat perbatikan Indonesia. Kemampuan kreatif warga, mendorong lahirnya motif-motif batik untuk berbagai wahana, seperti badan pesawat, tembok bangunan, ruang publik, sampul buku, lukisan kanvas, karya tembang dan sastra, suvenir, serta atraksi wisata.

Begitu pula dengan teknik membatik yang semula menggunakan canting dan malam di lembaran kain sebagai batik tulis, berkembang menjadi batik cap, lukisan batik dengan kuas, ukiran batik, dan animasi batik dalam dunia digital.

Bahan-bahan pewarnaan pun berkembang, termasuk melewati kecenderungan kembali dari warna sintetis ke penggunaan warna alam, sebagaimana dijalani seorang seniman batik dan salah satu pengelola "Krandan Ciblon Papringan" di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Agus Daryanto.

Melalui uji cobanya bertahun-tahun menggunakan macam-macam bahan, seperti dedaunan, buah-buahan, dan empon-empon, dia menghasilkan karya seni batik dan mengajarkan anak-anak sekolah, wisatawan, serta para pemanfaat tempat wisata desa itu melalui lokakarya batik warna alam.

Kekuatan diplomasi

Batik juga menjadi kekuatan diplomasi Indonesia di dunia internasional. Dalam rangkaian agenda pertemuan G20 kebudayaan, para delegasi diajak ke Taman Buah Karangrejo di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (14/9), untuk merasakan membatik.

Praktik membatik yang mereka jalani dinilai penting oleh Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Restu Gunawan, supaya mereka memahami dan menghargai batik dengan lebih baik.

Proses membatik, bukan sekadar keterampilan tangan yang mumpuni para perajin batik Indonesia saat ini. Akan tetapi, juga menyangkut perjalanan pewarisan budaya dari nenek moyang bangsa dari generasi ke generasi, atas nilai-nilai luhur terkait dengan ketelitian, kesabaran, dan kedalaman filosofi batik.

Seorang mahasiswa antropologi Universitas Sophia Tokyo, Jepang, Yuga Orita (22), terpantik hendak membawa pulang oleh-oleh buku tulis bersampul motif batik. Belum lama ini, ia tinggal di Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, selama dua minggu untuk keperluan risetnya. Ketika hendak memfotokopi surat-surat keperluannya di salah satu toko di perempatan jalan Secang, ia melihat buku notes batik terpajang di tempat tersebut.

Buku notes motif batik hampir mudah dijumpai di berbagai toko buku dan tempat-tempat fotokopi yang sekaligus menjual peralatan tulis di berbagai kota dan desa.

Mungkin kebanyakan orang Indonesia tak menyadari betapa notes batik memikat orang mancanegara. Yuga membeli beberapa eksemplar buku bersampul motif batik untuk buah tangan lawatannya ke Yogyakarta dan Jawa Tengah, belum lama ini. Untuk lebih afdal, ia pun membeli kenang-kenangan baju batik.

Tak cukup mendapatkan buku batik itu secara fisik dari sejumlah toko, ia menelusuri dunia internet untuk mengetahui motif batik di buku notes. Yuga menemukan motif batik di buku yang sudah di tangannya itu sebagai batik parang. Batik parang disebut sebagai motif dasar tertua dari batik.

Motif batik parang, antara lain menggambarkan ketangguhan bangsa Indonesia, dunia kemaritiman, dan tautan filosofi kekeluargaan bangsa ini. Yuga pun seakan menjadi beroleh literasi atas makna di balik motif batik Indonesia.

Batik telah membuktikan diri sebagai warisan kebudayaan secara berkelanjutan bangsa ini. Ia bukan sekadar bukti upaya terus-menerus setiap generasi bangsa melestarikan warisan budayanya, tetapi juga mengkreaasi sesuai dengan perkembangan dan tantangan zaman.

Tentu saja, keberadaan museum batik di sejumlah kota juga berperan penting untuk jalan pelestarian batik. Berbagai agenda acara dengan cita rasa batik dan program-program diplomasi budaya untuk mempromosikan batik dengan perkembangannya, akan memperkuat kebanggaan bangsa dan mengantar batik Indonesia menjadi milik masyarakat global, memperagam pemanfaatan, serta tentu saja memperkuat pasar produksi.

Batik Indonesia telah menghadirkan wajah jejak kebudayaan bangsa ini yang mampu melewati titian jalannya dari zaman ke zaman. (ant/mii)

Wajah Indonesia dengan jalan batiknya, kiranya menjadi salah satu bukti pernyataan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid pada suatu rangkaian pertemuan G20 bidang kebudayaan di Indonesia.

Dunia batik Indonesia membuktikan ketangguhan dan keuletan bangsa ini melakukan terobosan dan inovasi perjalanan kehidupan bersama. Batik telah menggambarkan konsep hidup berkelanjutan yang bersumber dari kekayaan kebudayaan Nusantara.

Setiap warga bangsa ini, kiranya boleh menautkan kebanggaan dan optimismenya, bahwa wajah keluhuran Indonesia tertoreh secara berkelanjutan melalui jagat batik.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kunjungi TK Dharma Wanita Kefamenanu, Ketum TP PKK Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Kunjungi TK Dharma Wanita Kefamenanu, Ketum TP PKK Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa keluarga memegang peran utama dalam membentuk karakter anak.
Bursa Transfer AC Milan: Jadi Idaman Ruben Amorim, Incaran Rossoneri Ini Berpotensi Sulit Datang ke San Siro

Bursa Transfer AC Milan: Jadi Idaman Ruben Amorim, Incaran Rossoneri Ini Berpotensi Sulit Datang ke San Siro

Morten Hjulmand masih jadi target impian Ruben Amorim pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, peluang AC Milan merekrut gelandang Denmark itu kian kecil.
Ruben Amorim Putuskan Pertahankan Christopher Nkunku di AC Milan, Tolak Semua Tawaran yang Datang

Ruben Amorim Putuskan Pertahankan Christopher Nkunku di AC Milan, Tolak Semua Tawaran yang Datang

Christopher Nkunku tetap menjadi bagian dalam proyek AC Milan musim 2026/2027. Ruben Amorim dikabarkan telah meminta manajemen Rossoneri mempertahankannya.
Prabowo Terima Banyak Usulan dari Para Akademisi dalam Sarasehan Kebangsaan

Prabowo Terima Banyak Usulan dari Para Akademisi dalam Sarasehan Kebangsaan

Prabowo menyampaikan apresiasi atas usulan dan masukan yang diberikan oleh para akademisi dan ilmuwan dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Jaron Ennis Nodai Rekor Xander Zayas, Ben Whittaker Menang TKO

Rekap Hasil Tinju Dunia: Jaron Ennis Nodai Rekor Xander Zayas, Ben Whittaker Menang TKO

Rekap hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil menodai rekor sempurna Xander Zayas, sedangkan Ben Whittaker sukses meraih kemenangan TKO.
Masih Ingat Herve Renard? Pernah Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Kini Timnya Hancur Lebur di Piala Dunia 2026

Masih Ingat Herve Renard? Pernah Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Kini Timnya Hancur Lebur di Piala Dunia 2026

Nama Herve Renard tentu masih melekat di benak para pendukung Timnas Indonesia. Pernah bikin skuad Garuda kesulitan, kini dibantai habis di Piala Dunia 2026.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
Kondisi Terkini Caddy Golf yang Dianiaya di Tangerang, Polisi Sebut Alami Luka Serius di Kepala

Kondisi Terkini Caddy Golf yang Dianiaya di Tangerang, Polisi Sebut Alami Luka Serius di Kepala

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang, yang sempat viral di media sosial (medsos) memasuki babak baru.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Xander Zayas melalui pertarungan selama tujuh ronde yang berlangsung seru dan ketat.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Hotman Paris Desak Komisioner Komnas Perempuan Mundur dari Jabatan Buntut Pernyataan Kasus YTR

Hotman Paris Desak Komisioner Komnas Perempuan Mundur dari Jabatan Buntut Pernyataan Kasus YTR

Hotman Paris Hutapea desak Komisioner Komnas Perempuan Sondang Frishka Simanjuntak mundur buntut pernyataan kasus YTR bukan penyiksaan menurut konvensi PBB.
Selengkapnya

Viral