GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Ungkap Perbedaan Mencolok Saat Jadi Wakil Presiden RI di Era SBY dan Jokowi, Ternyata...

Adapun Jusuf Kalla diketahui pernah menjadi wakil presiden RI sebanyak dua kali, yang pertama, Jusuf Kalla mendampingi Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono
Rabu, 19 Oktober 2022 - 10:50 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono, Jokowi, dan Jusuf Kalla
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta - Sosok Jusuf Kalla menjadi salah satu sosok yang paling familiar di era pemerintahan era Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. 

Jusuf Kalla Ungkap Perbedaan Mencolok Saat Jadi Wakil Presiden RI di Era SBY dan Jokowi, Ternyata...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ya, adapun Jusuf Kalla diketahui pernah menjadi wakil presiden RI sebanyak dua kali, yang pertama, Jusuf Kalla mendampingi Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada periode 2004-2009.

Kemudian yang kedua, saat itu, Jusuf Kalla menjadi wakil presiden mendampingi Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi di periode 2014-2019.


Mantan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla. (ist)

Hal tersebut menjadikan Jusuf Kalla sebagai orang pertama yang menjabat sebagai wakil presiden Indonesia sebanyak dua kali secara tidak berturut-turut.

Dalam wawancaranya beberapa tahun silam, saat itu Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa ia adalah juara Indonesia.

"Ya, saya itu juara Indonesia, tak ada orang seperti saya," kata Jusuf Kalla, Jumat (26/10/2017) dalam sebuah wawancaranya di sebuah stasiun televisi swasta.

Ucapan soal dia adalah juara Indonesia maksudnya adalah, menurutnya, dia satu-satunya orang Indonesia yang mengikuti tiga kali pemilihan presiden dan wakil presiden (saat itu sebelum Prabowo resmi maju di Pilpres 2019).

Saat itu, Jusuf Kalla pernah maju di Pilpres 2004, 2009, dan 2014. 

Dan hasilnya, dua kali menang dan satu kali kalah.

Kekalahan Jusuf Kalla saat itu terjadi pada Pilpres 2009. 


Jusuf Kalla bersama Wiranto. (ist)

Ya, saat itu, Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden berpasangan dengan Wiranto dan kalah.

Berbicara di acara Satu Meja Kompas TV 2018 silam, Jusuf Kalla saat itu pernah ditanya tentang pengalaman menjadi wakil presiden dari dua tokoh yang berbeda, yakni SBY dan Jokowi.

Saat itu, Jusuf Kalla dilempar pertanyaan lebih nyaman mana bekerja sebagai wakil presiden bersama SBY atau Jokowi.

Secara blak-blakan, Jusuf Kalla menyebut pada dasarnya menjadi wakil presiden SBY atau Jokowi menurutnya sama saja secara umum.


Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY. (ist)

Namun, kata Jusuf Kalla, terdapat perbedaan yang cukup mencolok antara era kepempimpinan SBY dan Jokowi.

Adapun kata Jusuf Kalla, perbedaan tersebut terletak pada kegiatan rapat.

"Pada zaman Pak SBY saya lebih banyak berbicara atau menangani masalah-masalah ekonomi. Rapatnya tidak terlalu banyak. Sekarang masalah politik, ekonomi, sosial itu dirapatkan. Sehingga saya ingin sekali lagi katakan itu keputusan bersama," kata Jusuf Kalla.

Adapun Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa hampir semua keputusan di era kepemimpinan presiden Jokowi diambil dalam rapat bersama sehingga menjadi keputusan bersama.


Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau Jokowi. (ist)

Pertanyaan serupa juga pernah dilemparkan ke Jusuf Kalla di acara Mata Najwa Trans 7 di tahun 2018.

Saat itu, Jusuf Kalla sempat ditanya soal kesan menjadi wakil dari dua presiden yang berbeda.

"@Pak JK: enakan mana pak, jadi wapresnya pak Jokowi atau wapresnya pak SBY? Dan apa kelebihan dan kekurangan dari kedua presiden tersebut?" tulis netizen bernama Agus Susanto yang kemudian dibacakan oleh Najwa Shihab.

Mendengar pertanyaan itu, Jusuf Kalla pun justru tertawa.

"Tak etis untuk menilai atasan. Kalau saya menilai tentu tidak enak, tidak bagus, dan jangan begitu, " kata Jusuf Kalla.

Adapun Najwa Shihab kemudian menimpali Jusuf Kalla yang enggan menjawab pertanyaan netizen tersebut.


Mantan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla. (ist)

"Kalau begitu memuji dua-duanya deh, Pak. Pujiannya harus beda tapi pak," kata Najwa Shihab.

Akhirnya Jusuf Kalla pun bersedia menjawab pertanyaan tersebut.

Ya, menurut Jusuf Kalla, pada era Presiden Joko Widodo atau Jokowi, lebih banyak agenda rapat ketimbang era SBY.

"Rapat itu boleh 2 sampai 3 kali seminggu. Waktu Pak SBY paling tidak sekali seminggu. Semua dirapatkan, semua hal-hal dimusyawarahkan," kata Jusuf Kalla.

Adapun Jusuf Kalla menjelaskan, sering atau tidaknya rapat, punya kelebihan dan kekurangan.

Kelebihannya, kata Jusuf Kall, semua hal bisa dimusyawarahkan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan. 

Sedangkan kekurangannya, kata Jusuf Kalla, ia menjadi tidak bisa pergi ke mana-mana.

"Kalau di era Pak Jokowi, saya pergi, tiba-tiba dipanggil pulang (untuk rapat)," katanya.


Mantan Wakil Presiden RI Periode 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla. (ist)

Saat itu Najwa Shihab sebagai host acara tersebut sempat heran.

"Loh, saya ngiranya malah sebaliknya tuh pak? (maksudnya justru zaman Pak SBY yang lebih banyak rapat kabinet dibanding era Jokowi)," sela Najwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi zaman waktu SBY kurang rapat bagus juga, jadi bebas untuk ke mana-mana," kata Jusuf Kalla. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Lagi Langsung Dikelola LIB, Divisi Championship Punya Operator Baru Bernama PT LUI

Tak Lagi Langsung Dikelola LIB, Divisi Championship Punya Operator Baru Bernama PT LUI

PT Liga Utama Indonesia (LUI) resmi menjadi operator baru kompetisi Championship yang merupakan kasta kedua Liga Indonesia. Entitas tersebut diperkenalkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa.
Usai Viral, DPR Minta Kebijakan Unhan Tak Ada Larangan Hijab Diterapkan Konsisten

Usai Viral, DPR Minta Kebijakan Unhan Tak Ada Larangan Hijab Diterapkan Konsisten

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta kebijakan soal tidak adanya larangan penggunaan hijab di lingkungan kampus Unhan diterapkan secara konsisten...
2 Fakta Terbaru dari Viralnya Wanita di Surabaya Mengamuk di Jalan usai Menabrak Seseorang

2 Fakta Terbaru dari Viralnya Wanita di Surabaya Mengamuk di Jalan usai Menabrak Seseorang

Viral di media sosial dengan video seorang wanita yang marah-marah setelah menabrak di Surabaya. Begini faktanya.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Istana Pastikan Karhutla di Empat Provinsi Sumatera Terkendali: Beberapa Tidak Ada Titik Api

Istana Pastikan Karhutla di Empat Provinsi Sumatera Terkendali: Beberapa Tidak Ada Titik Api

Pemerintah memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera mulai menunjukkan perkembangan positif.
Hati Berbunga-Bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Soal Cinta Besok 26 Agustus 2026

Hati Berbunga-Bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Paling Beruntung Soal Cinta Besok 26 Agustus 2026

Lima zodiak ini diprediksi paling beruntung soal cinta besok, 26 Agustus 2026. Ada yang dapat perhatian spesial hingga kejutan romantis.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
30 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang Penuh Doa, Bisa Banget untuk Sambutan dan Ceramah

30 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang Penuh Doa, Bisa Banget untuk Sambutan dan Ceramah

Berikut rekomendasi 30 ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh doa untuk bahan sesi sambutan dan ceramah.
Aktor Korea Jang Dong Yoon Akan Menikah Oktober 2026 dengan Aktris Kim Seung Yoon

Aktor Korea Jang Dong Yoon Akan Menikah Oktober 2026 dengan Aktris Kim Seung Yoon

Aktor Korea Jang Dong Yoon akan menikah bulan Oktober 2026 mendatang dengan aktris Kim Seung Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Selengkapnya

Viral