Mendapat Firasat Buruk Hingga Tak Bisa Tidur, Mahareza Ungkap Kecurigaan di Hari Kematian Brigadir J
Mahareza Rizky Hutabarat, Adik dari Brigadir J menjadi salah satu saksi diantara 12 orang yang hadir pada sidang lanjut kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.
Alm. Brigadir J bersama Sang Adik, Mahareza Rizky Hutabarat
Sumber :
Istimewa
“Karena ibu minta saya untuk jadi ajudan untuk mengawal ibu,” sambungnya.
Orang tua dan Kakak Brigadir J, Yuni Artika Hutabarat. (Viva/Zendy Pradana)
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, Yuni juga menjelaskan bahwa adiknya merasa lebih menyukai pekerjaannya saat menjadi ajudan Ferdy Sambo daripada Putri Candrawathi.
“Dia kadang jadi ajudan bapak (Ferdy Sambo) juga. Enakan bapak katanya, karena kalau ibu ribet, tidak diceritakan bagaimana ribetnya,” ungkap Yuni.
Brigadir J selama ini tidak menceritakan suka duka menjadi ajudan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Brigadir J hanya bercerita bahwa menjadi ajudan memiliki tugas dan risiko yang berat.
“Dia cuma bilang risiko berat, tugasnya berat, karena mengawal bapak kemana-mana,” tuturnya.
Brigadir J Ditembak dalam Keadaan Mata Terbuka
Tangis histeris Rosti Simanjuntak selaku Ibunda Brigadir J tak terbendung di depan Majelis Hakim saat bersaksi dalam sidang agenda pemeriksaan saksi dengan terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Tangis histeris itu semakin tak terbendung dari sosok Ibunda Brigadir J hingga sempat tak kuasa menjawab pertanyaan dari Hakim Ketua saat mengisahkan kabar duka tersebut.
Rosti mengatakan dirinya tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan sang anak ditembak dalam keadaan mata terbuka.
"Jadi atas meninggalnya anak saya ini, dengan sangat berat saya rasakan dengan mata terbuka anak saya dihabisi, anak saya dicabut nyawanya," dengan suara sesenggukan akibat tangisan histeris yang tak dapat ditahannya di depan Majelis Hakim, Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Tak cukup sampai di situ, kesedihan itu terus tertampak dari sosok ibu yang bersaksi dalam kasus kematian sang anak.
Ia menyebut tak ada satupun manusia yang memiliki hak untuk mencabut nyawa seseorang termasuk sang anak tercinta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nyawa itu adalah hak Tuhan itu secara manusia bapak, sebagai ibunya saya menangis, menangis setiap siang dan malam," ungkapnya.
Saudara kandung Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat dan Yuni Artika Hutabarat menjadi saksi dari 12 orang yang sebelumnya telah dihadirkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengakhiri putaran pertama final four Proliga 2026 dengan manis setelah mereka dipastikan keluar sebagai juara
Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Load more