News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kronologi Tangkap Paksa Azis. Mulai Isoman Fiktif Hingga Negative Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan perihal kronologi penangkapan Azis Syamsuddin ke gedung KPK untuk ditetapkan sebagai tersangka
Sabtu, 25 September 2021 - 05:47 WIB
saat pendemo menuntut KPK untuk mengusut kasus Azis Syamsudin
Sumber :
  • istimewa

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan perihal kronologi penangkapan Azis Syamsuddin ke gedung KPK untuk ditetapkan sebagai tersangka (25/9), kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah, Lampung.

Bahwa Azis yang diagendakan untuk menjalani pemeriksaan di KPK Jumat siang (24/9), batal hadir/mangkir dikarenakan melalui surat yang dilayangkan olehnya. Azis menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan dari sedianya Jumat (24/9) menjadi Senin (4/10), dikarenakan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut isi surat tertanggal 23 September 2021 yang ditandatangani Azis tersebut ditujukan kepada Pimpinan KPK u.p. Direktur Penyidikan KPK.

"Sehubungan dengan Surat Panggilan KPK No. SPGL/4507/DIK.01.00/23/09/2021 tanggal 15 September 2021 dimana saya diminta menghadap Penyidik KPK pada hari Jumat, tanggal 24 September 2021 untuk didengar keterangannya, maka saya dengan ini bermaksud menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan tersebut menjadi tanggal 4 Oktober 2021," dikutip dari isi surat Azis tersebut.

Azis mengaku sedang menjalani isoman, karena sempat berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

KPK pun tak tinggal diam, dalam keterangannya kepada wartawan melalui pesan singkat, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan "Hari ini terjadwal pemanggilan sdr AS, namun sampe siang td ybs tdk memenuhi pemanggilan. Saat ini peyidik melakukan pencarian keberadaan sdr AS. Mengingat saat ini pandemi covid masih menjadi keprihatinan kita maka tentu kami mengikutsertakan tim covid 19 untuk memastikan kondisi beliau. Kami mentaati protkes covid 19 dan junjung tinggi HAM. Tim juga dilengkapi tim covid 19 dan jika ketemu ybs, maka tim akan laksanakan tes swab antigen. Jika negatif, maka sdr AS akan dibawa ke gd merah putih. Kita kerja profesional pd saatnya kami akan memberikan penjelasan kepada publik. terima kasih." tulis Firli

Memastikan proses penyidikan berjalan sempurna, Tim KPK langsung bergegas menuju ke kediaman Azis yang berada di Pondok Indah, di jalan Gedung Hijau II, nomer 11, Jakarta Selatan.

Tim pantauan tvonenews.com pada pukul 19.10 WIB melihat ada dua mobil minibus yang datang, yang diduga penyidik KPK dengan plat kendaraan dinas, terparkir di halaman dan teras rumah milik Azis Syamsuddin.

Tak berselang lama, sejumlah petugas pun keluar rumah dengan terburu-buru kembali kedalam mobil, dan meninggalkan lokasi.

Dalam peristiwa ini, Tim Penyidik yang dipimpin oleh Direktur Penyidikan melakukan upaya 
paksa penjemputan terhadap Azis dengan langsung mendatangi rumah kediamannya yang 
berada di Jakarta Selatan.

"Mengingat yang bersangkutan meminta penundaan pemanggilan dan pemeriksaan hari ini karena dengan alasan Isoman, tim KPK sekaligus melakukan pengecekan kesehatan Azis yang dilakukan oleh Tim Penyidik dengan melibatkan petugas medis." ujar Firli dalam konpers.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya pengecekan kesehatan terhadap Azis berlangsung di rumah pribadinya dengan hasil ternyata 
menunjukkan non-reaktif covid-19 sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh KPK. Tim KPK selanjutnya membawa Azis ke Gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan. Tanpa membutuhkan waktu 1x24 jam, Azis Syamsuddin langsung ditetapkan sebagai tersangka. 

Kini, Aziz sudah mendekam di Rutan titipan Polres Jakarta Selatan, terhitung mulai tanggal 
24 September 2021 s/d 13 Oktober 2021. Selama 20 hari kedepan, Azis akan menjalani Isoman terlebih dahulu sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19. (Fhm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Seruan Gulingkan Prabowo, DPR hingga Hasan Nasbi Kecam Omongan Saiful Mujani: Hati-hati Berbicara

Viral Seruan Gulingkan Prabowo, DPR hingga Hasan Nasbi Kecam Omongan Saiful Mujani: Hati-hati Berbicara

Anggota DPR RI Firman Soebagyo hingga mantan Kepala PCO Hasan Nasbi memberikan reaksi keras terhadap pernyataan kontroversial Saiful Mujani yang diduga menyerukan untuk menjatuhkan Prabowo.
Saatnya Berbahagia, 4 Shio Ini Diprediksi Bakal Keluar dari Masa Sulit

Saatnya Berbahagia, 4 Shio Ini Diprediksi Bakal Keluar dari Masa Sulit

Kabar baik! Empat shio ini diprediksi keluar dari masa sulit pada 6 April 2026. Simak siapa saja dan bagaimana perubahan positif mulai terjadi pada mereka.
Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Simak ramalan tarot mingguan 6-12 April 2026 untuk semua zodiak. Ini adalah Waktunya untuk refleksi diri, menyelesaikan hal lama, dan bersiap memulai fase baru.
Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan jaminan bahwa layanan kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung tetap beroperasi dengan aman meskipun sedang terjadi cuaca ekstrem. 
Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo mengakui Yamaha mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2026.
KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa negara akan memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. 

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral