GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Ungkap Tragedi Kanjuruhan: Polisi Bombardir Pakai Gas Air Mata Kedaluwarsa Sebanyak 45 Kali

Kasus Tragedi Kanjuruhan menewaskan ratusan Aremania. Komnas HAM ungkap Tragedi Kanjuruhan: Polisi bombardir pakai gas air mata kedaluwarsa sebanyak 45 kali
Kamis, 3 November 2022 - 05:58 WIB
Beka Ulung Hapsara (Komisioner Komnas HAM) ungkap temuan Tragedi Kanjuruhan.
Sumber :
  • tim tvonenews/Rika Pangesti

Berikutnya, personel Brimob kembali menembakkan gas air mata pada pukul 22.11.09 WIB hingga pukul 22.15 WIB. Dalam periode tersebut, Komnas HAM memperkirakan ada sebanyak 24 kali penembakan gas air mata.

Lalu, jumlah amunisi yang terlihat dalam video sebanyak 30 amunisi yang bersumber dari 10 tembakan," ujar Beka. (mir/ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polri akui gunakan gas mata kedaluwarsa

Detik-detik Tragedi Kanjuruhan. (dok.ANTARA).

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akhirnya mengakui menggunakan gas air mata yang sudah kedaluwarsa atau expired saat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Diduga, beberapa gas air mata yang ditembakkan dalam tragedi Kanjuruhan itu sudah habis masa penggunaannya pada tahun 2021. 

“Ada beberapa yang diketemukan, ya. Yang tahun 2021 ada beberapa,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri pada Senin, 10 Oktober 2022.

Namun, Dedi mengaku belum mengetahui berapa jumlah pastinya gas air mata yang ditemukan kadaluwarsa tersebut. Menurut dia, hal tersebut perlu dikonfirmasi lagi kepada tim laboratorium forensik (labfor). 

“Saya masih belum tahu jumlahnya. Tapi itu yang masih didalami, tapi ada beberapa. Sampai saat ini, dari hasil pemeriksaan tersangka dan hasil oleh TKP dari Inafis dan Labfor diketemukan seperti itu,” ujarnya. 

Menurut dia, sebagian besar gas air mata yang digunakan ada tiga jenis dalam insiden Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022. Tiga jenis gas air mata itu berwarna merah, hijau dan biru. Warna hijau, kata dia, gas air mata berupa smoke, dimana jenis ini hanya ledakan dan berisi asap putih. 

Kedua, sifatnya sedang dan digunakan untuk klaster dari jumlah kecil. kemudian, gas air mata warna merah adalah untuk mengurai massa dalam jumlah yang cukup besar. “Sebagian besar yang digunakan, ya tiga jenis ini yang digunakan,” jelas dia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadiv Humas Mabes Polri sebut gas air mata kedaluwarsa tidak berbahaya 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkap hasil penyidikan terkait adanya gas air mata kadaluwarsa atau expired yang ditembakan personel polisi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Emosi! Uang Nenek Penjual Nasi Uduk Digasak Pemuda di Bekasi Viral, Raib Sekitar Ratusan Ribu

Bikin Emosi! Uang Nenek Penjual Nasi Uduk Digasak Pemuda di Bekasi Viral, Raib Sekitar Ratusan Ribu

Nenek penjual nasi uduk, Atnah alias Mpok Atnah (65) alami pencurian uang hasil dagangan oleh pemuda di Jatiwarna, Pondok Melati, Bekasi, viral di media sosial.
Liga Inggris Kembali Beri Jeda untuk Berbuka Puasa, Begini Skema Pertandingan Selama Ramadhan

Liga Inggris Kembali Beri Jeda untuk Berbuka Puasa, Begini Skema Pertandingan Selama Ramadhan

Sebagian besar pemain muslim di Liga inggris tetap bertanding seperti biasa
Menkes Minta Dana Renovasi Ribuan Rumah Nakes yang Terdampak Bencana Sumatera Dipercepat, Target Cair Sebelum Lebaran

Menkes Minta Dana Renovasi Ribuan Rumah Nakes yang Terdampak Bencana Sumatera Dipercepat, Target Cair Sebelum Lebaran

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mendesak percepatan pencairan dana renovasi untuk ribuan nakes yang terdampak bencana di Sumatera.
Stargazer Lama vs Cartenz: Spesifikasi dan Alasan Hyundai Masih Pertahankan Dua Model

Stargazer Lama vs Cartenz: Spesifikasi dan Alasan Hyundai Masih Pertahankan Dua Model

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memasarkan dua generasi MPV di segmen Stargazer. Satu sisi, hadir model baru seperti Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X.
Sebanyak 209 Desa di Aceh Tamiang Terima Sapi Meugang Bantuan Presiden

Sebanyak 209 Desa di Aceh Tamiang Terima Sapi Meugang Bantuan Presiden

Sebanyak 209 desa terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang menerima bantuan sapi meugang dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menyambut bulan
Tampil Heroik Sejak Menit Pertama, Sandy Walsh Bawa Buriram ke Babak 16 Besar ACL Elite

Tampil Heroik Sejak Menit Pertama, Sandy Walsh Bawa Buriram ke Babak 16 Besar ACL Elite

Berbeda dari musim lalu di mana Sandy Walsh tampil di babak 16 besar sebagai pemain baru Yokohama FC, Sandy Walsh berhasil membawa timnya, Buriram United ke babak 16 besar setelah menyelesaikan babak fase grup. 

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT