Temuan Barang Mencengangkan di Sekitar Mayat Satu Keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres!
- tim tvOne/Arief Budiman
Jakarta - Linimasa media sosial dihebohkan dengan kabar temuan mayat satu keluarga yang telah mengering di Perumahan Citra Garden Kalideres, Jakarta Barat.
Satu keluarga yang tewas tersebut berjumlah 4 orang yang terdiri dari seorang bapak berinisial RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial KM (66), dan paman berinisial BG 68.
Awalnya mencuat kabar bahwa satu keluarga tersebut tewas karena dugaan kelaparan. Hal ini merujuk pada laporan hasil otopsi yang menyebutkan bahwa tidak ditemukan sisa makanan di tubuh korban dan otot-otot mengecil.![]()
Temuan satu keluarga yang meninggal di Perumahan Citra Garden Kalideres (Kolase tvOnenews.com / Arief Budiman / VIVA)
Sontak, hal tersebut membuat publik mengarahkan mata pada tetangga dari satu keluarga yang meninggal tersebut, atau lebih tepatnya warga Perumahan Citra Garden.
Namun tidak berselang lama, kepolisian menemukan fakta baru terkait temuan satu keluarga meninggal tersebut.
Temuan terbaru ini menyebutkan bahwa ada bedak bayi dan kapur barus pada sekitar jasad satu keluarga yang meninggal di Perumahan Citra Garden Kalideres tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Metro Kalideres AKP Syafri Wasdar pada Kamis (10/11/2022).
Menurut AKP Syafri Wasdar, usai pemeriksaan tim Forensik kapur baru dan bedak bayi itu ditujukan untuk menghilangkan bau pada jasad yang tewas terlebih dahulu.
"Itu ditemukan ada beberapa bekas bedak bayi dan kapur barus, menurut dokter itu untuk menghilangkan bau," ungkapnya.
Di sisi lain, pihak Dokter Forensik Polri juga sempat menyebutkan jika jasad satu keluarga tersebut tidak tewas secara serentak di waktu yang sama.
"Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, Jumat (11/11/2022).
Sementara itu, pihak Dokter Forensik Polri masih melakukan pendalaman pada jasad satu keluarga tersebut guna mengungkap teka-teki kematiannya.
Hasil sementara didapati bahwa organ lambung pada keempat jasad tersebut tak memiliki asupan makanan.
"Kemarin disampaikan sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian. Menurut dokter bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih," katanya.
Load more