News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kesaksian Keluarga dari 4 Mayat di Citra Garden, Polsek Metro Kalideres Beberkan Fakta Terbaru

Kasus penemuan mayat satu keluarga atau empat (4) mayat di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, masih menyisahkan tanda tanya publik. Bahkan, pihak
Minggu, 13 November 2022 - 17:36 WIB
Ini Kesaksian Keluarga dari 4 Mayat di Citra Garden, Polsek Metro Kalideres Beberkan Fakta Terbaru
Sumber :
  • Istimewa/tim tvone

Jakarta - Kasus penemuan mayat satu keluarga atau empat (4) mayat di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, masih menyisahkan tanda tanya publik. Bahkan, pihak kepolisian hingga saat ini masih mencari motif tewasnya satu keluarga tersebut. 

Untuk mendalami kasus tersebut, pihak kepolisian pun memanggil pihak keluarga terdekat dari 4 mayat yang tewas diduga kelaparan, di Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, pada hari Sabtu (12/11/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, pihak keluarga dari 4 orang yang tewas tersebut, yakni, pasangan Ria Astuti dan Handoyo memberikan kesaksian berupa keterangan kepada pihak kepolisian. 

Dari keterangan Handoyo, dirinya sudah 20 tahun tidak berkomunikasi dengan kepala keluarga yang tewas tersebut, yakni Rudianto Gunawan. 

Akan tetapi, ia sebutkan sang istrinya, Ria Astuti pernah melakukan komunikasi kepada korban yang tewas satu keluarga di Kalideras itu. 

Hanya saja, ia akui, bahwa komuniksai itu sebatas untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan komunikasi itu dilakukan dua tahun yang lalu. 

"Paling istri saya yang hubungi, cuman ngucapin selamat ulang tahun saja," ungkap Handoyo.

Evakuasi 4 Mayat yang Ditemukan Warga di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. 

Bahkan, dia juga mengaku kaget mendengar berita Rudianto Gunawan dan keluarganya tewas diduga akibat kelaparan.

Untuk diketahui, mayat satu keluarga tersebut di antaranya, yakni RG (71), anak berinisial DF (42), ibu berinisial RM (66) dan paman atau ipar korban berinisial BG (69). 

Kemudian, adik kandung korban RM, Ria Astuti mengaku sudah lama putus kontak dengan keluarga kakaknya tersebut. 
 
Di samping itu, pihak kepolisian dari Polsek Metro Kalideres juga membeberkan fakta-fakta terbaru dari peristiwa satu keluarga yang tewas di Perumahan Citra Garden itu.

Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar Beberkan Fakta-fakta Terbaru Soal Tewasnya Satu Keluarga di Perumahan Citra Garden.

Kapolsek Metro Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengungkapkan, bahwa pihaknya mendapatkan adanya bedak bayi dan kapur barus pada sekitar jasad yang ditemukan di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (10/11/2022) malam. 

Menurutnya, usai pemeriksaan tim Forensik kapur barus dan bedak bayi itu ditujukan untuk menghilangkan bau pada jasad yang tewas terlebih dahulu.   

"Itu ditemukan ada beberapa bekas bedak bayi dan kapur barus, menurut dokter hal itu untuk menghilangkan bau," ungkapnya.

Sementara, dari hasil pemeriksaan Dokter Forensik Polri menyebutkan jika jasad satu keluarga terus tewas tidak dalam waktu yang bersamaan. 

"Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda," beber Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, Jumat (11/11/2022). 

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, sedang Meberikan Keterangan Soal Perkembangan Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Perumahan Citra Garden. 

Lanjut dijelaskannya, pihak Dokter Forensik Polri masih melakukan pendalaman pada jasad satu keluarga tersebut guna mengungkap teka-teki kematiannya.   

Lalu, dijelaskannya kembali, untuk hasil sementara didapati bahwa organ lambung pada keempat jasad tersebut tak memiliki asupan makanan. 

"Kemarin disampaikan sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian. Menurut dokter bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih," ungkap Kapolres Jakarta Barat.

Tak hanya itu saja, Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan juga jelaskan, bahwa setelah hasil autopsi terhadap keempat jenazah tersebut tidak ditemukan sisa makanan di dalam organ pencernaannya, kini polisi lakukan uji toksikologi.

“Sedang diambil sampel hati untuk toksikologi, kami menunggu hasil toksikologinya,” beber Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan, Jumat (11/11/2022).

Menurutnya para jasad satu keluarga tersebut dinyatakan meninggal dalam waktu yang berbeda. 

"Betul. Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda," ungkapnya. 

Temuan jasad satu keluarga di perumahan elit tersebut terjadi pada Kamis (10/11/2022) sekitar pukul 18.00 WIB. 

Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko saat Ditemui Awak Media di Lokasi Tempat Terjadinya Satu Keluarga Tewas di dalam Rumah, Perumahan Citra Garden.

Ternyata, kasus ini tak hanya menyita perhatian publik, namun juga menyita perhatian orang nomor satu di Jakarta Barat, yakni Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko. 

Dia juga meninjau lokasi di mana tempat satu keluarga yang tewas tersebut pada hari Sabtu (12/11/2022). Lalu, dia katakan, bahwa dugaan kelaparan jauh kemungkinan dari penyebab kematian satu keluarga itu mengingat kediaman yang terletak di perumahan elit Kalideres.

"Tapi bukan berarti yang bersangkutan tidak memiliki pangan. Karena tetangganya jualan dan rumahnya juga kita lihat seperti ini ya," ujarnya kepada awak media di lokasi, Jakarta, Sabtu (12/11/2022).

Yani Wahyu Purwoko juga mengatakan, dugaan tersebut muncul di publik usai pihak Dokter Forensik Polri mendapatkan adanya lambung yang sudah tak memiliki zat makan saat otopsi berlangsung.

Diungkapkannya, Dokter Forensik Polri tak hanya memeriksa organ lambung melainkan keseluruhan dari tubuh keempat jasad tersebut. 

"Terkait dengan adanya statement seperti itu tentu perlu kita luruskan ya. Kita ini jangan sampai terjebak oleh diksi tentang kelaparan ya. Memang hasil pemeriksaan oleh dokter di laboratorium autopsi itu kan memeriksa dalam rangka untuk mengetahui dengan jelas dengan terang apa yang menjadi sebabnya, kan gitu," jelasnya. 

"Bukan hanya dilihat dari sisi sari-sari makanan dan sebagainya tidak, tapi dilihat zat-zat apa saja yang ada di dalam kandungan, itu kan. Memang tidak ada ditemukan sari-sari makanan seperti itu. Oleh karena itu, itu adalah hasil pemeriksaan dokter," sambungnya menjelaskan. 

Lanjutnya mengakui, bahwa tak ditemukannya bahan makanan maupun air yang ada di kediaman tersebut oleh pihak kepolisian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, pihaknya membantah penyebab utama kematian satu keluarga tersebut akibat kelaparan. 

"Memang hasil penyelidikan kepolisian ya hasil komunikasi saya dengan Pak Kapolsek, Kapolres. Memang salah satu hasil penyelidikan diantaranya tidak ditemukan bahan pangan di area rumah dan galon-galon air juga enggak ada. Dan di dalam kulkas juga kosong. Tapi bukan berarti yang bersangkutan tidak memiliki pangan," pungkasnya. (raa/put/aag)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Inter Milan mulai bergerak lebih awal dalam menyusun kekuatan musim depan. Langkah yang diambil adalah memantau gelandang muda milik Como FC, Maximo Perrone.
Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro sukses mengamankan kemenangan 3-1 dengan skor 25-19, 25-19, 21-25, dan 25-23. Sementara Gresik Phonska cenderung mengandalkan momen
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencakan penerbitan surat edaran (SE) agar anak muda di Jabar menikah sederhana ketimbang menggelar pesta pernikahan.
Prabowo Lantik Pimpinan Hingga Anggota Ombudsman RI, Sumpah Anti Suap dan Setia UUD 1945

Prabowo Lantik Pimpinan Hingga Anggota Ombudsman RI, Sumpah Anti Suap dan Setia UUD 1945

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyaksikan pengucapan sumpah jabatan pimpinan dan anggota Ombudsman Republik Indonesia masa jabatan 2026–2031.
Inter Milan Ketiban Untung, Rekrutan Gagal dari Brasil Ini Banjir Tawaran dan Siap Dijual ke Klub Inggris Musim Panas Nanti

Inter Milan Ketiban Untung, Rekrutan Gagal dari Brasil Ini Banjir Tawaran dan Siap Dijual ke Klub Inggris Musim Panas Nanti

Masa depan Luis Henrique bersama Inter Milan mulai diselimuti ketidakpastian, Pemain asal Brasil itu dikabarkan masuk dalam daftar jual pada musim panas nanti.
Belum Sempat Reuni dengan Megawati Hangestri, Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Sudah Isyaratkan Pensiun?

Belum Sempat Reuni dengan Megawati Hangestri, Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Sudah Isyaratkan Pensiun?

Padahal lagi gencar-gencarnya diisukan bakal reuni dengan Megawati Hangestri di Korea Selatan, kapten Red Sparks Yeum Hy-seon mendadak isyaratkan gantung sepatu

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral