GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosiolog Sebut Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Tepis Dugaan Paham Sekte

Kasus tewasnya satu keluarga di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, masih misterius. Pasalnya hingga saat ini, motif dari kasus tersebut masih ter
Rabu, 16 November 2022 - 00:23 WIB
Pakar Sosiolog, Trubus Rahardiansyah Sebut Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Tepis Dugaan Paham Sekte
Sumber :
  • tim tvone/tim tvone

Jakarta - Kasus tewasnya satu keluarga di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, masih misterius. Pasalnya hingga saat ini, motif dari kasus tersebut masih terus diselidiki pihak kepolisian.

Bahkan, isu penyebab tewasnya satu keluarga di Kalideres itu karena diduga paham sekte apokaliptik pun tertepiskan. Sebab, Pakar Sosiolog, Trubus Rahardiansyah mengukapkan, bila tewasnya satu keluarga merupakan tindakan bunuh diri tidak masuk akal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena kalau bunuh diri itu kan tindakan individual, itu persoalan ada harapan yang dinyatakan sama keinginan dan kenyataannya tidak sesuai, itu orang melakukan bunuh diri," kata Pakar Sosiolog, Trubus Rahardiansyah kepada tvone, Selasa (15/11/2022) malam.

Rumah Tempat Satu Keluarga Tewas di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat.  

Menurutnya, kalau teori bunuh diri Emile Durkheim, mejelaskan secara jelas bunuh diri dilakuka secara induvidu. Sementara, dia sebutkan, kejadian di Kalideres ini bukan sendiri melainkan kolektif, berarti dugaan bunuh diri itu terbantahkan.

"Nah, berangkat dari situ lah bahwasanya kejadian di Kalideres ini ada suatu perencanaanya atau pembunuhan yang terencana. Karena nggak ada sesuatu yang kemudian tiba-tiba empat orang mati secara bersama, itu nggak ada," ungkapnya. 

"Terkecuali ada faktor, misalnya eks faktor interpensi kayak racun atau faktor apa atau gas apa, itu bisa dinyatakan mati bersama, tetapi ini kan tidak ada, berarti di situ ada proses kemudian, ntah itu ada proses kemudian, ntah itu yang pertama, berikutnya dan terakhir kemudian bunuh diri, bisa teori itu dipakai," jelasnya.

Namun, ia juga menduga tewasnya satu keluarga ini bisa jadi penyebabnya datang dari orang luar. Kemudian, ia katakan, bila orang luar masuk, berarti ada indikasinya ada telepon gemgam. 

"Nah, telepon gengam yang untuk pesan makanan selama ini apa? kan ada telepon gemgam. Kemudian, di situ juga motornya tidak ada, kendaraan juga tidak ada, nah itu kan bisa menguatkan ada orang luar, ntah itu jaringan keluarganya juga kita nggak tau kan," pungkasnya. 

Personel Polisi Lagi Evakuasi Mayat Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres

Bahkan, ia juga menduga, bila ada jaringan keluarga yang sering masuk ke rumah itu, juga bisa saja melakukan tindakan pembunuhan. Oleh sebab itu, para tetangga pun tidak curiga. 

"Nah, sehingga saya juga melihat penyebab kematian ini karena adanya orang luar, bukan karena mati satu-satu, justru ini ada orang luar yang melakukan perencanaan, karena apa? sebab di lihat di situ ada macem-macemnya juga (bukti bedak)," ungkapnya. 

Selanjutnya, di saat disinggung soal hasil outopsi yang tidak ada bekas kekerasan di 4 mayat satu keluarga tesebut. Dia malah menjelaskan, bahwa kasus tewasnya satu keluarga itu sama halnya dengan kasus pembunuhan di Kolam UI. Di mana pelakunya sampai saat ini belum ditemukan.

"Seperti kematian di danau UI itu, itu sampai sekarang tidak diketahui pelakunya, bahkan dikatakan tidak ada bukti-bukti soal pembunuhan, lantas bagaiaman dia bisa mati terjun sampai ke danau itu, kalau tidak ada indikasi pembunuhan," jelasnya. 

Polisi sedang Evakuasi Mayat Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres

Sementara, Kriminologi Adrianus Meliala menduga empat anggota keluarga yang tewas di Kalideres tersebut memiliki keyakinan apokaliptik atau keyakinan terhadap akhir dunia. 

Sekte apokaliptik disangkut-pautkan dengan kasus ini lantaran hasil otopsi menyebut bahwa tidak ditemukan makanan dalam waktu yang lama pada tubuh satu keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres tersebut. 

Apokaliptik merupakan aliran yang percaya akan datangnya penghakiman Tuhan karena dunia ini sudah rusak dan akan digantikan oleh dunia baru. 

Dalam dunia baru tersebut, yang baik akan dianugerahi kebaikan, sedangkan yang jahat akan dihukum. Kejadian ini tidak hanya terjadi di indonesia, di luar sana ada kejadian yang serupa. 

Hingga kini, penyabab kematian satu keluarga yang ditemukan tewas mengering di rumah berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat, masih misterius.

Sebelumnya diberitakan, tewasnya keluarga yang beranggotakan 4 orang di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat kini sedang ramai dibicarakan publik.

Diduga Mobil Hilang, Percakapan Terakhir pada Ponsel Keluarga Tewas di Kalideres Bisa Jadi Petunjuk

Korban ditemukan setelah mendapat laporan dari warga yang mencium aroma bau yang tidak sedap dan sangat menyengat berasal dari dalam rumah.

Dalam keadaan rumah yang masih tertutup rapat, pihak kepolisian sempat memeriksa kedalam rumah dengan membobol paksa.

Terdapat 4 orang yang telah tewas dalam beberapa hari. Korban tersebut yakni RD (71) Suami/Kepala Keluarga, RM (68) Istri, DF (42) Anak, dan BG (69) Ipar.

Namun, polisi menemukan beberapa bekas kapur barus dan bedak bayi di sekitar jasad korban.

Saksi mengatakan keluarga tersebut memiliki sebuah mobil, polisi menduga mobil tersebut hilang. Berikut beberapa informasi yang membuat timbulnya kecurigaan pada kasus kematian keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. 

- Dugaan Mobil Hilang

Polisi selidiki dugaan hilangnya mobil milik keluarga yang ditemukan tewas dalam rumah di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Selain itu Polres Metro Jakarta Barat dan jajarannya juga masih selidiki penyebab pasti kematian satu keluarga di Kalideres yang berjumlah empat orang tersebut. 

Sebelumnya menurut keterangan warga, keluarga tersebut memiliki sebuah mobil semasa hidupnya, namun beberapa hari sebelum satu keluarga tersebut ditemukan tewas, mobilnya pun sudah tidak ada.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki dugaan mobil milik satu keluarga tersebut yang diduga hilang. 

"Untuk mobil yang hilang masih dalam penyelidikan, pendalaman, karena kan ini tidak ada yang mengetahui," ujar Pasma dikonfirmasi, Jumat 11 November 2022 

Pasma menduga hanya pihak keluarga korban yang mengetahui keberadaan mobil tersebut, pihaknya pun hingga kini berupaya berkomunikasi dengan pihak sanak saudara keluarga yang ditemukan tewas itu. 

Evakuasi Mayat Satu Keluarga di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat.

Disisi lain, penyidik Polres Metro Jakarta Barat juga masih periksa percakapan korban di ponsel masing-masing. 

"Kita masih menanyakan kepada saksi-saksi, ada mungkin keluarga yang ada, juga termasuk isi percakapan dari HP yang mungkin jadi petunjuk buat kami," ujarnya. 

Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Jakarta Barat Kompol Taufik, penemuan jenazah empat orang dari satu keluarga tersebut berawal dari laporan warga dan juga ketua RT yang mencium bau busuk sangat menyengat yang berasal dari sebuah rumah di Perum Citra I Extension Blok AC5 RT 7 RW 7 Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis 10 November 2022 Pengurus RT pun melapor ke polisi yang kemudian dengan cepat tiba di lokasi. 

Anggota polisi yang datang pertama kali, mendapati pintu pagar dan rumah dalam keadaan terkunci, petugas terpaksa membobol kunci pintu dan pagar rumah tersebut untuk dilakukan penyelidikan. 

"Itu rumah terkunci, jadi rumah dibuka, terus dibongkar pintu besi, pagar, dan pintu utama, ternyata dalam rumah itu ada empat mayat," ujarnya. 

Sementara itu, hasil autopsi terhadap empat jasad tersebut tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi keempat korban diduga tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman yang cukup lama. 

"Jadi berdasarkan dari pemeriksaan bahwa dari lambung para mayat ini tidak ada makanan. Jadi bisa diduga berdasarkan dari pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena ditemukan dari otot-otot sudah mengecil," ujarnya. (tvone/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penukaran Uang Baru 2026 Dibuka Lagi 26 Februari, Cek Link dan Cara Daftarnya di PINTAR BI

Penukaran Uang Baru 2026 Dibuka Lagi 26 Februari, Cek Link dan Cara Daftarnya di PINTAR BI

Penukaran uang ini ditujukan untuk masyarakat yang ingin menukar uang menjelang periode akhir Februari hingga pertengahan Maret.
PT KAI Minta Maaf Karena Jalur Kereta Kembali Tergenang Banjir, Jalur KA Selatan Rel Ganda di Gubug Tutup

PT KAI Minta Maaf Karena Jalur Kereta Kembali Tergenang Banjir, Jalur KA Selatan Rel Ganda di Gubug Tutup

PT KAI Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa perjalanan kereta api terganggu akibat banjir yang terjadi di KM 32+5/7 pada petak jalan antara Stasiun Karangjati - Gubug pada Senin (16/2/2026) pukul 09.59 WIB sampai pukul 13.00 WIB.
Turun Dua Hari Berturut-turut, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Sentuh Angka Rp2.918.000 per Gram

Turun Dua Hari Berturut-turut, Harga Emas Antam Hari Ini 17 Februari 2026 Sentuh Angka Rp2.918.000 per Gram

Turun dua hari berturut-turut, harga emas Antam hari ini 17 Februari 2026 menyentuh angka Rp2.918.000 per gram.
Juventus Dapat Kabar Campur Aduk Jelang Hadapi Galatasaray di Liga Champions: Ada yang Kembali tapi Ada yang Hilang

Juventus Dapat Kabar Campur Aduk Jelang Hadapi Galatasaray di Liga Champions: Ada yang Kembali tapi Ada yang Hilang

Juventus mendapatkan kabar campur aduk menjelang duel kontra Galatasaray di Liga Champions. Sebab, ada pemain yang kembali namun juga ada yang mendadak absen.
Perempuan Malaysia Hidup Susah 18 Tahun Usai Dinikahi Pria WNI di Lombok, Pemerintah Negeri Jiran Bergerak Jemput Warganya

Perempuan Malaysia Hidup Susah 18 Tahun Usai Dinikahi Pria WNI di Lombok, Pemerintah Negeri Jiran Bergerak Jemput Warganya

Media Malaysia memberitakan kisah viral tentang Norida Akmal Ayob (45). Norida merupakan perempuan Malaysia yang hidup susah selama 18 tahun usai dinikahi pria WNI di Lombok. 
Mantan Pelatih Top Liga Italia Ikut Kritik Cristian Chivu dan Alessandro Bastoni usai Kontroversi di Derby d'Italia

Mantan Pelatih Top Liga Italia Ikut Kritik Cristian Chivu dan Alessandro Bastoni usai Kontroversi di Derby d'Italia

Mantan pelatih top Liga Italia, Fabio Capello, ikut mengkritik Cristian Chivu dan Alessandro Bastoni. Hal ini seiring kontroversi yang terjadi saat Inter Milan mengalahkan Juventus.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT