LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Anggota Ombudsman RI, Indraza Marzuki Rais saat jumpa pers usai menyampaikan laporan kajian sistemik ke Kementerian Sosial di Kantor Ombudsman.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Temui Pelanggaran HAM, Ombudsman Minta Kemensos Perbaiki Layanan Rehabilitasi Sosial Disabilitas Mental

Anggota Ombudsman RI, Indraza Marzuki Rais mengungkapkan, pihaknya menemukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di beberapa unit rehabilitasi sosial.

Rabu, 21 Desember 2022 - 23:53 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Ombudsman RI, Indraza Marzuki Rais mengungkapkan, pihaknya menemukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di beberapa unit rehabilitasi sosial.

Temuan ini Ombudsman dapati usai melakukan kajian sistemik kepada Kementerian Sosial terkait penyelenggaraan tata kelola pelayanan unit rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas mental (PDM).

"Masih banyak ditemukan pelanggaran HAM yang dirasakan oleh para penyandang disabilitas mental," ucap Indraza, Rabu (21/12/2022).

Indraza menuturkan, stigma negatif di masyarakat dan berbagai bentuk diskriminasi masih kerap terjadi bahkan di tempat rehabilitasi.

Baca Juga :

"Yang seharusnya untuk membantu memulihkan dan mengembalikan PDM untuk dapat hidup secara inklusif di masyarakat," katanya.

Kemudian, Indraza memberikan contoh pelanggaran HAM yang ditemukan Ombudsman.

"Kurang layaknya ruang tidur karena tidak ada sarana dan prasarana yang memadai," ujar dia.

"Sehingga, penyandang disabilitas mental tidur hanya beralaskan lantai atau bahkan di gubuk," imbuhnya.

Selain itu, Indraza mengatakan, Ombudsman juga menemukan ruangan yang penghuninya melebihi kapasitas.

Oleh karena itu, menurut dia, masih banyak standar pelayanan yang harus dipenuhi.

"Pemenuhan standar pelayanan yang harus dipenuhi antara lain tentang bagaimana prosedur pelayanan (syarat, biaya, jangka waktu), jenis layanan, ketersediaan sarpras, ketersediaan dan kompetensi SDM, mekanisme pengawasan, pengelolaan pengaduan," paparnya.

Terakhir, Indraza menyebut kajian sistemik terkait rehabilitasi sosial ini dilakukan Ombudsman sebagai bentuk pencegahan terjadinya maladministrasi pada unit rehabilitasi sosial milik pemerintah dan swasta.

“Tidak terpenuhinya pemenuhan standar pelayanan publik dapat menjadi peluang terjadinya berbagai penyimpangan terhadap PDM yang berada di panti rehabilitasi sosial," tukasnya.

Berdasarkan pantauan dan temuan tersebut, Indraza berharap, Menteri Sosial dapat membagi praktik baik dalam pemenuhan standar pelayanan publik di panti sosial.

"Dalam rangka perbaikan kualitas pelayanan publik yang mampu menjamin hak asasi para penyandang disabilitas mental," kata dia.

Secara luas, sambung dia, Ombudsman juga berharap kepada para masyarakat, untuk juga mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang inklusif yang ramah bagi kaum rentan khususnya para penyandang disabilitas mental.(rpi/muu)

 

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Kabar Baik untuk Shin Tae-yong? Federasi Irak Pusing Sang Pelatih Tergoda Bela Timnas Korea Selatan

Kabar Baik untuk Shin Tae-yong? Federasi Irak Pusing Sang Pelatih Tergoda Bela Timnas Korea Selatan

Pelatih Timnas Irak, Jesus Casas mendapatkan tawaran membela Timnas Korea Selatan, timnas negara asal Shin Tae-yong. 
Ahli Metafisika Sebut Suara Vina yang Disebut-sebut Merasuki Linda Harus Diverifikasi Lebih Lanjut: Itu Jin Qorin

Ahli Metafisika Sebut Suara Vina yang Disebut-sebut Merasuki Linda Harus Diverifikasi Lebih Lanjut: Itu Jin Qorin

Ahli Metafisika Kirama Wijaya menyebut suara Vina yang disebut-sebut merasuki Linda harus diverifikasi lebih lanjut. Begini katanya.
Beda Sikap dengan Timnas Indonesia, Media Vietnam Justru Bersyukur Megawati Hangestri Batal Tampil di AVC Challenge Cup 2024, Katanya Megatron Itu...

Beda Sikap dengan Timnas Indonesia, Media Vietnam Justru Bersyukur Megawati Hangestri Batal Tampil di AVC Challenge Cup 2024, Katanya Megatron Itu...

Media asal Vietnam ini justru bersyukur saat mendengar kabar kalau Megawati Hangestri tidak akan tampil bagi tim voli putri Indonesia di ajang AVC Challenge Cup
Hasil Survei: Kepercayaan Semua Warga Indonesia pada Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Capai 67,4 Persen

Hasil Survei: Kepercayaan Semua Warga Indonesia pada Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Capai 67,4 Persen

Survei lembaga Rekapol Research and Consulting merilis tingkat kepercayaan semua warga Indonesia terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 67,4 persen.
AMPI Tegaskan Golkar Loyal Prabowo-Gibran, Jerry: Data Errornya Qodari 100 Persen

AMPI Tegaskan Golkar Loyal Prabowo-Gibran, Jerry: Data Errornya Qodari 100 Persen

Ketua Umum DPP AMPI Jerry Sambuaga mengecam pernyataan Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari yang menyebut Partai Golkar bisa menjadi 'Brutus' di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Kabar Gembira! 1,78 Juta Pegawai Honorer Lolos Verval BKN dan Jadi Prioritas Pengadaan PPPK di Seleksi CASN 2024, Cek Namamu di Sini

Kabar Gembira! 1,78 Juta Pegawai Honorer Lolos Verval BKN dan Jadi Prioritas Pengadaan PPPK di Seleksi CASN 2024, Cek Namamu di Sini

Sebanyak 1.788.851 tenaga non ASN atau honorer masuk database BKN setelah lolos verifikasi dan validasi. Mereka yang lolos verval akan diprioritaskan diangkat.
Trending
Kompolnas Kritik Keras Polda Jabar Lambat Ungkap Kasus Vina Cirebon: Sudah Bukan Zamannya Nutup-nutupi

Kompolnas Kritik Keras Polda Jabar Lambat Ungkap Kasus Vina Cirebon: Sudah Bukan Zamannya Nutup-nutupi

Kompolnas menilai Polda Jabar lambat dalam merespons kasus Vina Cirebon. Peringatan keras terhadap institusi Polri agar tidak menutup-nutupi kasus Vina Cirebon.
Bejat! Pria di Garut Tega Menyetubuhi Anak Kandung Sejak 2022, Alasannya di Luar Nalar

Bejat! Pria di Garut Tega Menyetubuhi Anak Kandung Sejak 2022, Alasannya di Luar Nalar

Seorang pria di Garut, Jawa Barat, tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. Aksi bejat itu sudah dilakukan pelaku sejak tahun 2022.
Polda Jabar Dinilai Sangat Lamban Menangani Kasus Vina Cirebon Hingga Kemunculan Sejumlah Fakta Baru

Polda Jabar Dinilai Sangat Lamban Menangani Kasus Vina Cirebon Hingga Kemunculan Sejumlah Fakta Baru

Kemunculan sejumlah fakta baru kasus penganiayaan disertai pembunuhan terhadap Vina dan Eky sudah diprediksi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebelumnya.
Bukan Rahasiakan Hal Ini dari Negara Lawan, Shin Tae-yong Malah Bocorkan Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Rahasiakan Hal Ini dari Negara Lawan, Shin Tae-yong Malah Bocorkan Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jelang dua pertandingan tersisa grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, pelatih Shin Tae-yong justru mengungkapkan kelemahan dari anak asuhnya di Timnas Indonesia.
Merasa Kurang Khusyuk, Bolehkah Mengulang Shalat Fardhu? Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Itu Hukumnya...

Merasa Kurang Khusyuk, Bolehkah Mengulang Shalat Fardhu? Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Itu Hukumnya...

Apakah boleh mengulang shalat karena merasa kurang khusyuk dalam shalatnya? Bagaimana jika merasa batal shalat, apakah boleh diulang? Ustaz Adi Hidayat jelaskan
Jadwal Lengkap Final Championship Series Liga 1 2023/2024: Persib Bandung Menderita Kerugian Kontra Madura United?

Jadwal Lengkap Final Championship Series Liga 1 2023/2024: Persib Bandung Menderita Kerugian Kontra Madura United?

Persib Bandung berpotensi merugi ketika menghadapi Madura United di final Championship Series Liga 1 2023/2024 karena akan tampil di kandang terlebih dulu.
Pengakuan Mengejutkan Saka Tatal Soal Vina Cirebon, Kerap Disiksa hingga Disetrum Polisi selama Dipenjara

Pengakuan Mengejutkan Saka Tatal Soal Vina Cirebon, Kerap Disiksa hingga Disetrum Polisi selama Dipenjara

Salah satu terpidana pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal buka suara soal kronologi dan pengalamannya selama dalam penjara. Kerap Disiksa hingga disetrum polisi.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Siang
13:00 - 14:00
Damai Indonesiaku
14:00 - 14:30
Manusia Nusantara
14:30 - 15:00
Kabar Pasar Sore
15:00 - 16:00
Ragam Perkara
16:00 - 17:00
Kabar Petang Pilihan
Selengkapnya