News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haru, Selama 34 Jam Tertimpa Reruntuhan, Perempuan Korban Gempa Turki Berhasil Diselamatkan

Seorang perempuan tertimpa reruntuhan berhasil diselamatkan di Turki Tenggara Selasa (7/2/2023). Perempuan itu berhasil diselamatkan setelah 34 jam tertimpa
Rabu, 8 Februari 2023 - 09:31 WIB
Gempa Turki
Sumber :
  • ole.com.ar

Jakarta - Penuh haru, seorang perempuan yang tertimpa reruntuhan berhasil diselamatkan di Turki Tenggara pada Selasa (7/2/2023). Perempuan tersebut berhasil diselamatkan setelah 34 jam tertimpa puing-puing bangunan.

Melansir dari Anadolu Agency pada Rabu (8/2/2023), Fiiz Abar berhasil diselamatkan dari sisa bangunan enam di lantai Gaziantep. Gaziantep adalah salah satu provinsi yang dilanda gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6 skala richter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudah-mudahan, mereka yang tersisa juga bisa keluar," ucap saudara laki-laki Fiiz Abar.

"Saya percaya kepada Allah, semoga Allah membantu tim penyelamatan. Tim bekerja dengan hati dan jiwa mereka," sambungnya.

Sebelumnya, melansir dari Viva saat tim penyelamat yang bekerja dalam suhu beku, mencoba menggali dengan tangan kosong, bahkan dengan sisa-saia bangunan yang diratakan oleh gempa berkekuatan 7,8 SR, terus menemukan korban jiwa gempa bumi itu.

Namun, yang paling menyedihkan saat operasi penyelamatan dan memberikan  bantuan besar-besaran di tempat kerusakan yang terbesar, seringkali alami kesulitan untuk mencapai kota-kota yang hancur itu. 

Bahkan yang paling memilukan, saat tim penyelamat mendengar suara-suara yang berteriak dari puing-puing runtuhan akibat gempa itu.

“Kami dapat mendengar suara mereka, mereka meminta bantuan,” kata Ali Silo, yang dua kerabatnya tidak dapat diselamatkan di kota Nurdagi, Turki, dilansir dari VIVA, Rabu (8/2/2023). 

Pada akhirnya, seorang Suriah yang tiba dari Hama satu dekade lalu, Silo dan warga lainnya pun berusaha mengevakuasi jenazah dan dua korban lainnya. 

Tim penyelamat dan warga berkejaran dengan waktu untuk menyelamatkan para korban yang terjebak dalam reruntuhan.

Untuk diketahui, gempa hari Senin telah menyebabkan kehancuran pada ratusan kilometer (mil) wilayah melintasi tenggara Turki dan negara tetangga Suriah, dan merobohkan ribuan bangunan. 

Gempa menambah lebih banyak kesengsaraan di wilayah Suriah yang dilanda perang saudara selama 12 tahun dan krisis pengungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skala penderitaan dan upaya penyelamatan yang menyertainya sangat mencengangkan.

Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengatakan, lebih dari 8.000 orang telah ditarik dari puing-puing di Turki saja, dan sekitar 380.000 telah mengungsi di tempat penampungan pemerintah atau hotel. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Jepang akan menjajal kekuatan Timnas Futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 
Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Buntuk kasus anak bunuh diri di NTT, KemenPPPA diminta segera menyusun program perlindungan psikologis anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan di wilayah 3T.
Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT