News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik

Pemimpin seperti layaknya ratu adil, satrio piningit yang diutus Tuhan,  mengenal mekanisme kontrol: raja alim raja disembah, raja lalim raja disanggah.
Senin, 14 Agustus 2023 - 09:00 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background pengamat politik Rocky Gerung.
Sumber :
  • tim tvonenews

Rendra paham persis fungsi bersikap urakan dalam memajukan bangsa. Bagi Rendra sikap urakan penting untuk merangsang perubahan, bisa menjadi alternatif atau minimal jadi lawan dialog bagi norma norma yang dianggap “mapan” dan masyarakat punya pembanding bagi norma normanya.

Dari sejarah kita tahu pemimpin yang jadi tenaga pendorong perubahan besar di masyarakat adalah pribadi tidak munafik, otentik dan urakan: Ken Arok, Gajah Mada, Joko Tingkir, Soekarno, Ali Sadikin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian, harusnya kita tak risau dengan kritik, sekasar apapun itu disampaikan. Kita risau justru jika kaum intelektual terus menerus diam (karena tak punya nyali atau patah hati) dan berkhianat pada fungsi sosio politiknya. 

Itulah sebuah kehilangan besar yang sesungguhnya. Kita kehilangan orang orang yang hidup di menara gading karenanya  bisa melihat kenyataan sosial dalam berbagai lapisannya,  dengan pikiran tak terkotori oleh nafsu sempit dan sesaat. Pendeknya, kehilangan peran intelektual sebagai  pengawal suara ruh.

Intelektual semacam Rocky melanjutkan apa yang dilakukan Socrates di abad ke-4 Masehi di Yunani. Socrates orang yang meresahkan banyak orang dengan pertanyaan dan gugatan. Tiap pagi ia mendatangi pasar pasar, ke gymnasium, ke palaestra, ke rumah rumah penduduk. Di semua tempat yang dikunjungi ia melemparkan gugatan yang memancing diskusi.

(Patung Filsuf Socrates. Sumber: Gettyimages)

Semangat Socrates selalu ingin menjelaskan bahwa definisi, konsep, pemahaman umum yang dipercaya sebenarnya sesuatu yang mudah goyah dan mencong ke kanan dan kiri. Dengan logika filsafat ia mengoyak istilah istilah yang mulai lapuk di masyarakat. 

Ia bahkan tak peduli jika dengan tuduhan “tak mengakui dewa dewa yang diakui negara” dan “merusak jiwa pemuda”, ia harus dihukum mati dengan menenggak racun.

Dalam pembelaannya di depan hakim Socrates menyebut ia hanya ingin berperan sebagai lalat pengganggu. Baginya negara yang lamban seperti seekor sapi raksasa memerlukan seekor lalat seperti dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Aktivis dan sastrawan Wiji Thukul. Sumber: tempo.co)

Sajak Wiji Thukul menjadi pengingat, jika kelas menengah diam, kritik hanya muncul tersembunyi di bawah tilam, disampaikan bisik bisik oleh rakyat terbawah, tukang sate, abang becak, pedagang sayur, tukang tambal ban, justru keadaan sudah gawat:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Pujian untuk Indonesia Meski Kalah 0-1 dari Bulgaria, Ini Alasannya

FIFA Beri Pujian untuk Indonesia Meski Kalah 0-1 dari Bulgaria, Ini Alasannya

FIFA beri pujian untuk Indonesia usai kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, ternyata ini alasannya.
Sebelum Laga Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Tiba-tiba Diserbu Netizen Setelah Mereka Umumkan...

Sebelum Laga Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Tiba-tiba Diserbu Netizen Setelah Mereka Umumkan...

Menjelang laga perdananya di babak final four Proliga 2026, akun media sosial juara bertahan yakni Jakarta Pertamina Enduro mendadak di serbu netizen.
KPK Lanjut Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

KPK Lanjut Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan kegiatan penggeledahannya terhadap rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, kali ini di Indramayu.
Paolo Maldini dan Roberto Baggio Bakal Masuk FIGC usai Gabriele Gravina Mundur? Begini Skenarionya

Paolo Maldini dan Roberto Baggio Bakal Masuk FIGC usai Gabriele Gravina Mundur? Begini Skenarionya

Paolo Maldini dan Roberto Baggio berpotensi masuk dalam struktur pengurus Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Hal ini akan terjadi jika Giovanni Malago terpilih menggantikan Gabriele Gravina.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Samator, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Samator, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN

Berikut link live streaming final four Proliga 2026, di mana ada pertandingan seru antara Jakarta Bhayangkara Presisi vs Surabaya Samator dan Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN.
Bersinar di FIFA Series 2026, Dony Tri Pamungkas Dapat Pengakuan dari Calvin Verdonk: Layak Bersaing di Eropa

Bersinar di FIFA Series 2026, Dony Tri Pamungkas Dapat Pengakuan dari Calvin Verdonk: Layak Bersaing di Eropa

Calvin Verdonk memberikan pujian kepada Dony Tri Pamungkas usai penampilan impresifnya di FIFA Series 2026, bahkan menyebut sang pemain layak bersaing di Eropa.

Trending

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral