News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trauma Masa Lalu dan Hal yang Wajib Diperhatikan

Memelihara hewan peliharaan memang menyenangkan dan bermanfaat untuk kesehatan mental.
Jumat, 12 Desember 2025 - 08:01 WIB
ILUSTRASI - Trauma
Sumber :
  • Freepik

Penulis: Rr. Keiko Maheswari, M. Dhiemas Arya

Memelihara hewan peliharaan memang menyenangkan dan bermanfaat untuk kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jika seseorang terlalu dekat secara emosional dengan hewan peliharaannya, ini bisa jadi tanda ada masalah dalam hubungan dengan orang lain.

Banyak orang merasa lebih nyaman berbagi cerita dengan kucing atau anjing peliharaan mereka daripada dengan keluarga atau teman.

Hewan peliharaan tidak menghakimi, selalu setia, dan memberikan kenyamanan tanpa syarat.

Namun ternyata, kelekatan berlebihan ini bisa menjadi sinyal bahwa ada yang perlu diperhatikan.

Susah Percaya Orang Lain

Survei terhadap 610 pemilik anjing di Jerman menemukan hal menarik. Orang yang sangat dekat dengan anjing peliharaannya ternyata cenderung mengalami masalah kesehatan mental lebih berat.

Bukan karena anjingnya berbahaya, tapi karena mereka punya masalah dalam berhubungan dengan manusia.

Mereka yang sangat terikat dengan hewan peliharaan biasanya susah mempercayai orang lain atau takut ditinggalkan. Mereka merasa lebih aman dengan hewan peliharaan daripada dengan manusia.

Akar masalahnya sering berawal dari masa kecil yang kurang mendapat perhatian atau kasih sayang dari orang tua atau pengasuh.

Pelarian dari Luka Masa Kecil

Anak-anak yang pernah mengalami kekerasan, diabaikan, atau kehilangan orang yang dicintai empat kali lebih mungkin merasa aman dengan hewan peliharaan dibandingkan dengan orang dewasa yang seharusnya merawat mereka.

Bagi mereka, hewan peliharaan menjadi tempat berlindung yang lebih bisa diandalkan.

Mahasiswa perempuan yang mengalami penelantaran saat kecil juga menunjukkan kedekatan lebih kuat dengan hewan peliharaan mereka.

Mereka mencari di hewan peliharaan apa yang tidak mereka dapatkan dari manusia: perhatian, kehangatan, dan kesetiaan tanpa syarat.

Bahkan pada anak-anak yang susah bergaul atau trauma, kehadiran anjing terapi memberikan efek lebih baik dibandingkan kehadiran orang dewasa yang ramah sekalipun.

Ini menunjukkan bahwa hewan bisa menjadi jembatan emosional bagi mereka yang kesulitan berinteraksi dengan manusia.

Bukan Berarti Tidak Boleh Sayang pada Hewan

Perlu dipahami bahwa sayang pada hewan peliharaan itu wajar dan sehat.

Yang menjadi masalah adalah ketika seseorang hanya bisa merasa aman dan nyaman dengan hewan peliharaan, sementara dengan manusia selalu merasa cemas, takut, atau tidak percaya.

Bagi orang yang tidak punya masalah dalam berhubungan dengan sesama manusia, memelihara hewan tetap memberikan manfaat positif.

Mereka bisa menikmati kehadiran hewan peliharaan tanpa menjadikannya satu-satunya sumber dukungan emosional.

Namun bagi mereka yang punya trauma atau kesulitan bergaul, hewan peliharaan sering menjadi pengganti untuk kebutuhan emosional yang seharusnya juga dipenuhi lewat hubungan dengan manusia. Ini yang perlu diwaspadai.

Tanda-Tanda yang Perlu Diperhatikan

Beberapa tanda bahwa kelekatan dengan hewan peliharaan mungkin berlebihan:

  • Lebih suka bercerita pada hewan peliharaan daripada pada manusia
  • Merasa hanya hewan peliharaan yang benar-benar mengerti diri sendiri
  • Susah mempercayai atau bergantung pada orang lain
  • Takut berlebihan ditinggalkan atau tidak dicintai
  • Menghindari hubungan dekat dengan manusia

Jika mengalami hal-hal di atas, bukan berarti harus menjauhkan diri dari hewan peliharaan.

Yang diperlukan adalah bantuan profesional untuk membangun kemampuan berhubungan yang lebih sehat dengan sesama manusia.

Psikolog atau konselor bisa membantu memahami dari mana akar masalah ini berasal dan bagaimana cara mengatasinya.

Hewan peliharaan tetap bisa menjadi teman yang menyenangkan, tapi tidak seharusnya menjadi satu-satunya tempat mencari dukungan emosional.

Memahami hubungan kita dengan hewan peliharaan bisa menjadi jendela untuk melihat pola hubungan kita dengan manusia.

Dan dengan pemahaman ini, kita bisa mencari bantuan yang tepat untuk hidup yang lebih seimbang dan bahagia.

Daftar Pustaka

Lass-Hennemann, J., Schäfer, S. K., Sopp, M. R., & Michael, T. (2022). The relationship between attachment to pets and mental health: The shared link via attachment to humans. BMC Psychiatry, 22(586). https://doi.org/10.1186/s12888-022-04199-1. 

Tentang Penulis:

Rr. Keiko Maheswari, yang akrab disapa Keiko, adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan peminatan Public Relations di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.

Ia perempuan berusia 20 tahun yang memiliki ketertarikan mendalam pada dunia tulis-menulis sejak kecil.

Passion-nya terhadap interaksi manusia dan komunikasi mendorongnya untuk mengeksplorasi berbagai bentuk narasi, baik dalam konteks profesional maupun kreatif.

Melalui tulisan, Keiko berupaya membangun jembatan komunikasi yang jelas dan bermakna dengan pembaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

M. Dhiemas Arya, yang akrab disapa Dimas, adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan peminatan Public Relations di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia yang tengah mengasah kemampuan menulisnya melalui salah satu kelas yang dia ambil.

Bagi Dimas, menulis adalah keterampilan yang terus diasah. Ia melihat menulis sebagai alat penting dalam dunia PR, di mana setiap kata memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi dan membangun narasi.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setan Dibelenggu di Bulan Ramadhan, tapi Kenapa Sih Perbuatan Maksiat Masih Marak Terjadi?

Setan Dibelenggu di Bulan Ramadhan, tapi Kenapa Sih Perbuatan Maksiat Masih Marak Terjadi?

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengupas alasan banyak fenomena yang berbuat maksiat di bulan Ramadhan. Padahal dalam hadis riwayat, setan dibelenggu selama bulan suci.
Polisi Tak Bisa Simpulkan Penyebab Kematian Lula Lahfah, Ternyata Karena Ini...

Polisi Tak Bisa Simpulkan Penyebab Kematian Lula Lahfah, Ternyata Karena Ini...

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengaku tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian selebgram Lula Lahfah.
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT